Breaking News

Begini Perjuangan Zhou Qunfei Jadi Wanita Terkaya di China Berharta Rp 60 T

Esensinews.com – Kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Mungkin, pepatah tersebut cocok disematkan kepada Zhou Qunfei salah satu wanita terkaya asal China.

Kekayaan Qunfei saat ini mencapai US$ 4 miliar atau Rp 60 triliun (kurs Rp 15.000). Berdasarkan catatan Forbes, ia masuk dalam daftar 56 miliuner wanita yang kaya raya berkat usaha sendiri.

Harta Qunfei berasal dari Lens Technology. Perusahaan tersebut memproduksi layar untuk berbagai ponsel canggih seperti Samsung dan Apple.

Qunfei tidak kaya begitu saja. Dia harus berjuang untuk mendapatkan kekayaannya tersebut.

Seperti dikutip detikFinance dari CNBC, kehidupan Qunfei dahulu jauh berbeda dengan saat ini. Dia dibesarkan keluarganya di sebuah desa kecil di China.

Ibu Qunfei meninggal ketika ia berusia 5 tahun. Sementara, ayahnya buta sebagian dan kehilangan jari dalam sebuah kecelakaan. Sebagai seorang anak, ia kemudian memelihara babi dan bebek untuk menghidupi keluarganya.

Di usia 16 tahun, Qunfei terpaksa meninggalkan bangku sekolah guna menafkahi keluarganya. Dia bekerja di pabrik pembuatan jam dengan upah sekitar US$ 1 per hari. Dalam sebuah surat kabar, Qunfei menceritakan lingkungan tempatnya bekerja sangat buruk.

“Saya bekerja dari 8 pagi hingga jam 12 pagi, dan kadang sampai jam 2 pagi,” katanya.

Pada usia 22 tahun, dia memutuskan memulai usaha dengan membuat lensa jam. Dia berusaha dengan modal US$ 3.000. Saat itu, Qunfei tinggal dan bekerja di apartemen kecil bersama saudara-saudaranya.

Usahanya terus berkembang. Namun, bisnisnya meroket saat membuat layar untuk telepon selular.

Motorola adalah yang menjadi pelanggannya pada tahun 2003. Kemudian, diikuti oleh yang lainnya seperti HTC, Nokia, Samsung, hingga Apple.

Menurutnya, merintis bisnis memang tidak mudah. Qunfei bahkan bekerja selama 18 jam hingga tinggal di kantornya.

Namun kerja kerasnya itu terbayar. Lens Technology kini mempekerjakan 74 ribu orang di 32 pabrik di 7 lokasi yang berbeda.

Dalam sebuah wawancara dengan Times, Qunfei menceritakan kehidupannya di mana untuk seorang gadis sepertinya tidak memiliki kemewahan untuk pergi ke sekolah menengah atas. Satu-satunya pilihan ialah menikah dan menghabiskan seluruh hidupnya di desa. Tapi, Qunfei menolak hal itu.

“Saya memilih untuk berbisnis, dan saya tidak menyesalinya,” ujar Qunfei.

Tonton juga video ’10 Jajaran Orang Terkaya Sejagat di 2018′:

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *