ESENSINEWS.com – Lomba Olahraga Piala Walikota se-PKB GMIM yang digelar di Hall Getseman Sakobar wilayah Manado Sario dibuka Wali Kota Manado Andrei Angouw didampingi Ketua P/KB Wilayah Manado dan Getsemani Sakobar Pnt dr. Roland Roeroe membuka, Sabtu (03/07/21).

Saat menyampaikan sambutannya Wali Kota Andrei Angouw mengapresiasi kegiatan ini apalagi kegiatan yang bernuansa olah raga. Mengenai sportivitas tinggi dunia olahraga akan membantu nilai-nilai kehidupan
Untuk lebih sportif, fair, dan berintegritas tinggi.

“Kegiatan ini menjadi alat pemersatu masyarakat yang kuat dan membantu prestasi olaraga daerah. Kegiatan olah raga harus didorong dan digiatkan ditengah-tengah masyarakat agar masyarakat sehat dan dapat melaksanakan aktifitas keseharian dengan baik,” kata walikota yang juga turut bermain tenis meja.

Ketua Panitia Pelaksana Pnt James Monolimay mengatakan Lomba olahraga yang memperebutkan Piala Walikota Manado ini adalah yang pertama dilaksanakan sejak dilantiknya Andrei Angouw dan Richard Sualang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado.

“PKB Wilayah Manado Sario menyelenggarakan kegiatan ini tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Pnt. James Monolimay sebagai Ketua Panitia Pelaksana.

Ditempat yang sama Ketua P/KB Getsemani Sakobar Pnt Roland Roeroe memaparkan bahwa kegiatan ini kental dengan pluralisme. Dimana pesertanya setiap tim/kontingen adalah gabungan dari anggota jemaat GMIM dan anggota masyarakat dari berbagai denominasi agama dan kepercayaan.

“Pesertanya datang dari beberapa jemaat GMIM yang tersebar di seluruh penjuru Sulawesi Utara. Untuk lomba ada tiga kategori yaitu Catur, Tenis Meja dan Bridge,” jelas Roeroe yang juga adalah Dirut PD Pasar Manado.

Menurut Roeroe semangat olahraga ini seyogyanya bukan hanya dalam kompetisi tetapi semangat olahraga ini bagaimana kita bersama-sama bertemu dalam acara ini dan menjalin kebersamaan juga diantara Pria Kaum Bapa Se-GMIM dan berbagai denominasi Gereja yang ada serta Saudara-saudara kita dari Agama yang lain.

Kota Manado harus tampil majemuk, Kota Manado seperti pesan bapak walikota dan wakil walikota Andrei Angouw dan Richard Sualang yang kita banggakan, juga sinergitas dengan Olly Dondokambey, SE dan Drs Steven Kandouw Sulut yang menjadi gerbang pasifik serta Kota Manado menjadi tulang punggung perekonomian Sulut harus mencerminkan kemajukan, Pluralis, kebersamaan dalam berbagai bidang termasuk didalamnya semangat dan sportivitas olahraga.

“Olahraga harus menjadi alat pemersatu untuk berbagai kalangan yang latar-belakang apapun kita bisa bersatu didalam olahraga, kegiatan ini jangan dilihat kompetisinya atau hadiahnya berapa atau gengsinya seperti apa tapi marilah kita lihat di era pandemi covid -19 wilayah Manado Sario berani untuk membuat tampilan baru dengan membuat kegiatan lomba yang dimodifikasi agar tetap ikut protokol kesehatan, dan agar supaya pandemi covid-19 ini jangan menidurkan kita dalam pertumbuhan ekonomi. Dengan menggunakan prokes kita mampu membuat kegiatan seperti supaya masyarakat jangan terninabobokan dengan covid-19,” tandasnya.

Diketahui, untuk mendukung program pemerintah Kota Manado terkait dengan vaksinasi, usai kegiatan Panitia menggelar vaksinasi massal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Manado.

“Menteri Keuangan (Sri Mulyani) dan Pak Luhut Panjaitan (Menko Marves) membantah. Bahkan pada 2020, Pak Luhut sempat nantang saya untuk debat, ya saya terima asal di depan televisi, dan banyak sekali televisi yang ingin ‘cover’ itu,” kata Rizal Ramli di Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Setelah Rizal bersedia, Menko Marves Luhut mundur teratur. Kenapa demikian, Rizal yakin karena keduanya selalu menggunakan indikator yang ‘misleading’ dan relatif menyesatkan. Hal ini dilakukan untuk membenarkan perlu terus menambahkan utang.

RR dan Luhut | Foto: Istimewa

“Yaitu indikator utang dibandingkan dengan GDP rasio berapa, dikatakan ini masih aman. Lalu dibandingkan dengan Amerika, kita masih rendah banget, dibanding dengan Jepang apalagi, dan sebagainya,” kata Rizal lagi.

Rizal menilai, Luhut dan Sri Mulyani naif sekali. Amerika, satu-satunya negara yang bisa berutang berapa saja. Mereka tinggal menerbitkan uang ‘Federal Reserve’ dan dijual ke seluruh dunia.

Utang Naik | Foto: Ilustrasi

“Nah masih banyak yang beli dolar karena Amerika negara ‘super power’, satu-satunya negara yang bisa mencetak uang dan dijual ke seluruh dunia,” lanjut eks Tim Panel Ekonomi PBB ini. Tetapi jika Amerika bukan negara super power, uang US$ akan anjlok, dan bisa lagi jual US$ dollar dgn mudah ke luar negeri.

Kemudian Jepang, dikatakan utang Indonesia lebih kecil dari negeri samurai itu. Jika dilihat dari segi nilai absolut dan persentase, memang betul. Tapi yang patut dicatat, Jepang kebanyakan berutang ke dalam negeri.

“Sekitar 85 persen mereka berutang dari dalam negeri, dari investor dalam negeri. Sehingga mereka tidak mengalami istilahnya itu resiko nilai-tukar nyaris tidak ada, juga goncangan pada mata uangnya kecil,” beber eks Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Luhut-Sri Mulyani | Foto: Istimewa

Jangan lupa juga, Jepang juga investor besar di dunia, sama dengan AS. Nah, argumen ini yang tidak pernah disampaikan oleh Luhut dan Sri Mulyani secara objektif.

“Saya berikan contoh, Jepang itu nilai investasi di luar negeri dibandingkan investasi asing di dalam negeri Jepang, itu surplus plus 3,375 triliunan USD. Sementara Indonesia bukan positif, tapi negatif 281 juta USD. Negara-negara tetangga kita seperti Vietnam, Malaysia rata-rata itu “Net International investment Position (NIIP)” mereka positif. Jadi mohon maaf pejabat kita kebiasaan tidak memberikan informasi yang benar,” tandas RR, sapaan Rizal.

ESENSINEWS.com – Abdee Slank diangkat sebagai Komisaris Telkom  oleh Menteri BUMN, Erick Thohir melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Selain Abdee Slank, Erick Thohir juga mengangkat Bambang Brodjonegoro menjadi Komisaris Utama Telkom menggantikan Rhenald Kasali.

Dalam daftar komisaris Telkom juga ada beberapa nama yang tidak asing bagi publik seperti Rizal Mallarangeng dan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga.

Penunjukkan Abdee Slank sebagai komisaris Telkom rupanya membuat publik kecewa.

Pantauan Suara.com, Sabtu (29/5/2021) topik mengenai Abdee Slank masuk dalam daftar trending topic Indonesia.

Ada lebih dari 13 ribu cuitan dengan topik tersebut memenuhi linimasa Twitter.

Berbagai ungkapan kekecewaan diutarakan oleh publik melalui jejaring media sosial.

Banyak warganet mengaitkan penunjukkan Abdee Slank di perusahaan plat merah itu sebagai alasan band Slank kini bungkam mengkritisi kebijakan pemerintah, salah satunya soal pelemahan KPK.

“Salam dua jari, jangan lupa pilih Jokowi. Pantas enggak pernah kritik pelemahan KPK lagi. Abdee Slank mendapat jabatan sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia Tbk (Persero)” ujar warganet @ma********sp.

“Abdee Slank jadi komisaris Telkom. Puji Tuhan, bungkamnya Slank terhadap pembunuhan KPK sudah mulai menuai hasil, satu personelnya dapat jatah komisaris,” tutur @kaf*******is.

“Abdee Slank jadi komisaris tidak jadi soal selama yang bersangkutan punya kemampuan! Yang jadi soal adalah doi membawa brand nama besar grup band Slank, ini makin membenarkan kecurigaan semua orang bahwa diamnya mereka atas pelemahan KPK ada latar belakang kepentingan ‘sebungkus nasi'” ungkap @bo******en.

 

“Kekecewaan publik akan diamnya Slank dalam membela KPK akhir-akhir ini mulai terjawab,” ucap @ya******ap.Sementara itu, penunjukkan Abdee sebagai bagian dari pemerintahan enggan ditanggapi oleh rekan band-nya, Ridho Slank.

Ia mengaku sudah mengetahui rekannya menjadi komisaris Telkom, namun ia menolak memberikan komentar.

“Sudah tahu. Aku nggak komentar. Aku lagi rekaman. Aku nggak ada tanggapan,” kata Ridho saat dihubungi awak media

 

 

Sumber : Suara.com

ESENSINEWS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menetapkan tujuh startup yang lolos dalam tahap penjurian startup intake Indigo Creative Nation Batch 1 – 2021 kategori Education, Big Data/Artificial Intellegence, Small Medium Business, dan Health, karena prestasi dan dampak sosial yang diberikan kepada masyarakat. Ketujuh startup tersebut berkesempatan memperoleh pendanaan masing-masing mencapai Rp2 miliar untuk program akselerasi dan sebesar Rp750 juta untuk program inkubasi.

Indonesia memainkan peran kunci dalam perkembangan ekonomi baru di Asia Tenggara, karena diproyeksikan, ekonomi digital Indonesia akan mencapai 124 miliar dolar AS pada tahun 2025, atau setara dengan 40 persen ekonomi digital di Asia Tenggara. Hal ini dikemukakan oleh Economy Southeast Asia (SEA) 2020, yang dirilis Temasek, Google, dan Bain

Sebagai perusahaan BUMN yang konsisten untuk mendorong ekonomi digital di Indonesia, Telkom telah menjalankan inisiatif Program Indigo Creative Nation, yakni program inkubasi/akselerasi startup lengkap, yang mengusung prinsip kreativitas dalam berbisnis, mulai dari nurturing creativity hingga tahap Follow-on-Funding (FoF).

Program inkubasi/akselerasi startup digital Indigo, secara konsisten untuk batch intake hadir 2 kali setiap tahun, dengan menawarkan pendanaan hingga Rp2 miliar untuk setiap startup yang berhasil melalui proses inkubasi/akselerasi. Selain pendanaan, startup yang berhasil mengikuti program inkubasi/akselerasi ini berpeluang untuk mengikuti program-program mentoring, sinergi, memperoleh TelkomGroup market access, hingga dukungan untuk mendapatkan venture capital & incubator/accelerator di tingkat global.

Program Indigo Batch 1 – 2021 kali ini menarik perhatian 558 startup, sekalipun yang lolos penyaringan di tahap on desk selection sejumlah 116, hingga mengerucut pada 15 startup yang melakukan pitching secara virtual di hadapan dewan juri, yang terdiri atas tim Indigo Management, para mentor Indigo Creative Nation, serta perwakilan dari MDI Ventures dan TelkomGroup.

“Telkom melalui Indigo Creative Nation, sangat selektif dalam menetapkan para startup yang akan dibinanya, demi menumbuhsuburkan inovasi karya anak bangsa. Ketujuh startup ini mewakili startup berkualitas yang dicari, dimana mereka bukan hanya berprestasi, melainkan juga memiliki dampak sosial, serta tentu saja berpotensi dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa yang akan datang,” tutur Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid, di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Sementara itu, SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza menambahkan, ajang Indigo Creative Nation merupakan inisiatif tahunan Telkom bertujuan untuk meningkatkan daya saing, kemandirian, dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan industri digital kreatif. Selain pendanaan, startup dalam program Indigo Creative Nation akan mendapatkan aktivitas pelatihan.

“Kami harap, pemenangnya akan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dalam bidang digital business,” tambahnya.

Adapun yang lolos dalam tahap penjurian startup intake Indigo Batch 1 – 2021 ini berjumlah tujuh startup, dengan berbagai kategori, yaitu Education, Big Data/Artificial Intelligence, Small Medium Business, dan Health antara lain:

Educourse

Platform edukasi yang berfokus pada bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematic) serta bahasa asing ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR), Artificial Intelligence (AI), dan Natural Language Processing (NLP) untuk membuat kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan.

 

Tumbasin.id
Tumbasin menyediakan platform yang memberdayakan para pedagang pasar tradisional, dengan fokus membantu meningkatkan penjualan, serta membuka akses perbankan bagi para pedagang pasar tradisional melalui kerja samanya dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Komerce
Sebuah platform yang menjembatani UMKM, agar dapat terhubung dengan talenta digital yang melek teknologi, sehingga dapat mengakselerasi penetrasi market mereka di dunia maya. Daya serap tenaga kerja diharapkan bisa meningkat, mengurangi jumlah pengangguran, menekan angka penduduk yang melakukan urbanisasi, sekaligus meningkatkan daya saing, dan pendapatan UMKM melalui kehadirannya di platform digital.

Allure
Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan Allure dapat menerjemahkan swafoto konsumen menjadi data permasalahan kulit wajah yang ada, lalu merekomendasikan produk-produk yang sekiranya diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, Allure juga tengah mengembangkan teknologi Augmented Reality (AR) yang memungkinkan pengguna untuk mencoba produk make-up secara virtual.

HearMe
Menyediakan aplikasi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), dengan memanfaatkan model animasi tiga dimensi (3D) untuk menjembatani komunikasi antara Teman Tuli dan Teman Dengar. Selain itu, Teman Tuli dapat merekam gesture dari Bisindo yang ingin disampaikan, lantas diterjemahkan ke dalam bentuk teks atau suara oleh aplikasi ini.

CtScope
CtScope menawarkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan para dokter untuk melakukan pertukaran informasi kesehatan berupa manajemen rekam medis agar lebih cepat dan efektif.

Psikku
Satu-satunya startup yang berasal dari Indonesia Timur tepatnya Manado ini menawarkan tes psikologi secara daring, baik untuk perorangan maupun karyawan perusahaan. Melalui platformnya, pengguna Psikku bisa berkonsultasi dan memilih psikolog berlisensi yang telah menjadi mitra Psikku. Harapannya, pengguna Psikku dapat mengeksplorasi potensi dirinya untuk membantu proses pengambilan keputusan masa depannya.

 

Sumber : Suara.com

Wakil Rektor II Universitas Kristen Indonesia (UKI) Denny Tewu mengatakan bahwa hal tersebut baik di lakukan pemerintah, mengingat walaupun pertumbuhan ekonomi masih minus namun, terlihat progres dan trend yang membaik dari waktu kewaktu.

“Untuk itu sudah saatnya dilakukan konsolidasi fiskal, walaupun tentunya tetap menjaga stabilitas sosial ekonomi dengan berbagai kebijakan yang dapat menjaga pondasi ekonomi kerakyatan menjadi lebih kuat dan semakin mandiri, seperti tetap menjaga perlindungan sosial untuk memperkuat pondasi kesejahteraan sosial,” ujar dia Sabtu (22/5/2021).

Disatu sisi kata Denny, kebijakan fiskal akan diarahkan untuk menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial untuk memperkuat pondasi kesejahteraan sosial serta mencegah kenaikan kemiskinan dan kerentanan akibat dampak Covid-19. Hal ini juga termasuk memperkuat daya ungkit UMKM dan dunia usaha agar mampu bangkit dan menjadi lebih kuat dan berdaya tahan.

“Hal tersebut tentu harus menjadi perhatian utama atau prioritas Pemerintah agar kegiatan UMKM ditengah masyarakat tetap bertahan bahkan semakin membaik, sehingga hal ini akan sangat mendukung daya beli masyarakat yang semakin kuat, termasuk menjaga tingkat kesehatan yang lebih membaik, serta dapat mencegah kenaikan kemiskinan akibat cofid-19 sehingga terjadi situasi krisis seperti ini,” urainya.

Oleh karena itu tandas Denny Tewu, bahwa untuk mendukung arah kebijakan fiskal tahun 2022 pemerintah akan terus melaksanakan reformasi perpajakan.  Reformasi dilakukan untuk menciptakan sistem perpajakan yang efektif sebagai intrumen kebijakan optimal sebagai sumber pendapatan serta adaptif dengan perubahan struktur dan dinamika perekonomian.

“Hal ini pun sesuai tema Pemerintah untuk kebijakan fiskal yaitu ‘Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Strukturisasi yang selaras dengan tema rencana kerja Pemerintah tahun 2022, dimana Menkeu Sri Mulyani telah mencanangkan 5 prioritas utama kebijakan fiskal tahun 2022.” ucap dia.

Sementara kata dia, di dalamnya unsur kualitas SDM juga menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas melalui pendidikan, penguatan sistem kesehatan yang terintegrasi dan handal, serta perlindungan sosial sepanjang hayat.

“Sebagai masyarakat tentu kita perlu mendukung secara kritis konsep Pemerintah yang sangat memperhatikan kepentingan rakyat dalam hal pemulihan ekonomi sosial tersebut. Data dari waktu ke waktu akan berbicara secara nyata, apakah program tersebut dijalankan secara baik dan benar untuk kepentingan rakyat banyak,” ungkapnya.

Diirinya berharap pemerintah melalui akelerasi pemulihan ekonomi dan langkah reformasi fiskal, kebijakan fiskal 2022 diharapkan semakin efektif, prudent dan sustainable.

“Ditengah kondisi pemulihan ini, kita semua tetap semangat dan percaya bahwa badai ini pasti akan berlalu,” pungkasnya.

ESENSINEWS.com – Rencana infrastruktur senilai $ 2,3 triliun dari Presiden Joe Biden tidak hanya dipenuhi dengan “pemborosan, penipuan, penyalahgunaan” dan “korupsi,” tetapi inflasi yang kita lihat adalah “Pajak Biden” pada keluarga berpenghasilan rendah, menurut Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy, R-Calif.

“Ketika presiden berbicara tentang tidak menaikkan pajak pada orang di bawah $ 400.000, itu bohong,” kata McCarthy pada “The Cats Roundtable” di WABC 770 AM-NY hari Minggu “Setiap hari Anda melihat inflasi yang dia ciptakan. Ini adalah Pajak Biden. “

Proposal pembayaran utama Biden hingga saat ini adalah menaikkan pajak pada perusahaan dari 21% menjadi 28% dan orang Amerika berpenghasilan tinggi – orang-orang yang mampu membelinya – tetapi pada akhirnya akan turun.

Paket infrastruktur itu sendiri adalah kebohongan, McCarthy mengatakan kepada pembawa acara John Catsimatidis, karena “tidak perlu menghabiskan triliunan dolar ini” ketika kurang dari 10% – McCarthy menyarankan hanya 6% – benar-benar akan digunakan untuk infrastruktur.

“Tantangan sebenarnya adalah dalam tagihan besar yang besar ini hanya ada pemborosan, penipuan, penyalahgunaan, tetapi yang lebih penting korupsi,” kata McCarthy seperti dikutip newsmax.

Ambil contoh pasar kendaraan listrik. Rencana Biden akan melayani 3% teratas orang Amerika dengan program seperti mendorong kendaraan listrik, yang tidak terjangkau oleh kebanyakan orang.

“Kurang dari 3% orang Amerika memiliki mobil listrik, tetapi mereka ingin pemerintah mensubsidi,” kata McCarthy. “Dan apa yang akan mereka lakukan adalah menaikkan biaya utilitas, pajak untuk semua orang Amerika.”

Rencana Biden mendapatkan $ 174 miliar untuk “memenangkan pasar,” meskipun para kritikus Republik telah mencatat bahwa China memiliki cengkeraman pada bahan tanah jarang yang digunakan untuk membuat baterai untuk mobil listrik.

Paket ini dirancang untuk menjadi perubahan infrastruktur seperti New Deal di AS, yang terinspirasi oleh Green New Deal dari Partai Demokrat yang progresif.

Senat Republikan menentang proposal rumah di jalan, jembatan, bandara, dan pelabuhan untuk rencana infrastruktur yang sebenarnya, menghabiskan sebagian kecil dari proposal Biden sebesar $ 600 miliar.

Presiden Biden berencana untuk bertemu dengan 6 senator Republik yang dipimpin oleh Senator Shelley Moore Capito, RW.Va., untuk membahas cara agar paketnya lolos melalui Senat 50-50 yang terpisah. Di luar menggunakan rekonsiliasi anggaran yang dapat meloloskan tagihan terkait pengeluaran pada pemungutan suara partai, Biden akan membutuhkan 10 Republikan untuk menandatangani perubahan hijaunya di Amerika.

 

ESENSINEWS.com – Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengatakan, kebijakan moneter Indonesia terjebak pada kondisi yang tak selaras antara kebijakan bank sentral dengan kebijakan fiskal pemerintah dan perbankan.

Sehingga, kebijakan moneter yang telah diambil oleh Bank Indonesia (BI) dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan hingga 3,75%, tidak akan berkontribusi banyak pada peningkatan perekonomian, pasalnya tingkat suku bunga kredit masih tinggi, yakni di kisaran 9,3%-10%.

Selain itu kebijakan burden sharing atau berbagi beban antara BI dan pemerintah, di mana BI diminta untuk membeli surat berharga negara (SBN) di pasar perdana, juga turut berkontribusi terhadap tak berdayanya kebijakan moneter dalam menggerakkan perekonomian.

“BI tersandera. Tidak bisa menurunkan suku bunga karena suku bunga kredit perbankan bertahan di 10%, dan BI juga disuruh untuk membeli surat utang di pasar perdana,” katanya dalam webinar, Kamis (14/1/2021) pekan lalu.

Selain itu kebijakan burden sharing atau berbagi beban antara BI dan pemerintah, di mana BI diminta untuk membeli surat berharga negara (SBN) di pasar perdana, juga turut berkontribusi terhadap tak berdayanya kebijakan moneter dalam menggerakkan perekonomian.

“BI tersandera. Tidak bisa menurunkan suku bunga karena suku bunga kredit perbankan bertahan di 10%, dan BI juga disuruh untuk membeli surat utang di pasar perdana,” katanya dalam webinar, Kamis (14/1).

Dengan tingkat suku bunga kredit perbankan yang tinggi, telah menghambat pertumbuhan kredit masyarakat, dan dengan demikian konsumsi juga tidak meningkat.

Sedangkan, dana-dana yang terdapat di perbankan terserap habis untuk membeli surat utang negara (SUN). Anggaran yang seharusnya untuk menyalurkan kredit ke masyarakat habis hanya untuk membeli SUN.

Hal itu dapat dilihat dari angka kepemilikan SUN oleh perbankan yang terus mengalami kenaikan, terutama di 2020. Pada 2014 kepemilikan SUN di perbankan hanya Rp204 triliun, 2019 naik jadi Rp607 triliun, dan 2020 melonjak menjadi Rp1.112 triliun.

“Jadi semua likuiditas yang ada terserap seluruhnya untuk membeli SUN. Pertumbuhan SUN 2014-2020 32,6%, sedangkan pertumbuhan kredit hanya 6,9%,” ujarnya

Sponsored

Tak sampai di situ, kebijakan burden sharing yang harus dijalankan BI untuk menutupi pembiayaan APBN juga telah menyebabkan neraca keuangan BI terganggu.

Anthony pun menuturkan, akar semua persoalan tersebut berasal dari kebijakan fiskal yang rapuh. Pada 2020 pendapatan negara hanya tercatat sebesar Rp1.633,6 triliun, dengan rasio pendapatan 10,6% dari PDB atau lebih rendah dari tahun lalu yang 12,4% dari PDB. Sedangkan belanja negara membengkak jadi Rp2.589 triliun atau defisit sebesar Rp956,3 triliun atau 6,09% dari PDB. Dan di lain sisi utang melonjak menjadi Rp1.226,8 triliun.

“Ketahanan fiskal juga sangat rapuh. Sangat sulit jadi motor penggerak ekonomi,” tuturnya

ESENSINEWS.com – Tim Cook dan perusahaan besutan Mark Zuckerberg Facebook terus memanas.

Baru-baru ini, Tim Cook kembali membahas fitur di iOS 14 yang bisa menghalangi aplikasi seperti Facebook untuk memonitor aktivitas pengguna.

Lewat unggahan di media sosial Cook mengatakan bahwa pengguna internet harusnya memiliki hak untuk mengetahui data mereka dikumpulkan oleh perusahaan seperti Facebook.

“Kami yakin pengguna harus memiliki pilihan atas data yang dikumpulkan tentang mereka dan bagaimana data itu digunakan,” tulis Cook dikutip dari akun Twitternya, Rabu (23/12/2020).

“Facebook dapat terus melacak pengguna di seluruh aplikasi dan situs web seperti sebelumnya, Transparansi Pelacakan Aplikasi di iOS 14 hanya akan mengharuskan mereka meminta izin Anda terlebih dahulu,” lanjut cuitan Cook.

Sebelumnya, Facebook mengkritik dan menuding Apple melakukan praktik anti-kompetitif.

Tudingan ini makin memanaskan perselisihan keduanya yang sudah terjadi selama beberapa bulan ke belakang, setelah Apple mengubah aturan privasi di iOS 14.

Sebagai bentuk protes, Facebook bahkan memasang iklan sehalaman penuh di sejumlah surat kabar untuk memajang kritikan dan tudingannya ini.

Masalah antara dua perusahaan teknologi ini berawal dari aturan baru Apple di iOS 14 soal pembatasan kemampuan aplikasi untuk mengumpulkan data dari pengguna ponsel yang dijadikan target untuk iklan mereka.

Apple mengatakan aturan barunya tidak akan mengharuskan Facebook mengubah “pendekatan untuk melacak pengguna dan membuat iklan bertarget”, tapi hanya mengharuskan Facebook untuk memberi pengguna di perangkat Apple pilihan apakah setuju dalam praktik pengambilan data tersebut.

“Kami percaya bahwa ini adalah masalah sederhana dalam membela hakpengguna kami. Pengguna harus tahu kapan data mereka dikumpulkan dan dibagikan ke seluruh aplikasi dan situs web lain – dan mereka harus memiliki pilihan untuk mengizinkannya atau tidak, ”kata Appledalam sebuah pernyataan.

ESENSINEWS.com – Membaiknya beberapa sektor industri pada akhir 2020 diperkirakan akan berlanjut pada 2021 mendatang. Salah satu yang tumbuh adalah sektor properti  dimana para pelaku usaha di sektor ini optimistis akan mencapai pertumbuhan sebesar 20% pada tahun depan. Ada tiga tren yang akan mendorong pertumbuhan di sektor properti di 2021. Pertama, adanya sentimen positif akibat disahkannya UU Cipta Kerja. Kedua, demografi penduduk Indonesia. Ketiga dukungan perbankan yang kuat dengan adanya fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Apartemen (KPA).

Dari sisi penyaluran kredit, peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai sangat membantu perbankan mencegah terjadinya kredit macet di masa pandemi Covid-19, terutama dari kebijakan relaksasi pinjaman dan pembiayaan. Kebijakan ini juga akan memperkuat kinerja industri keuangan tahun 2021. “Peran OJK sangat membantu perbankan, terutama terkait relaksasi yang dilakukan oleh OJK, sehingga bank bisa leluasa melakukan restrukturisasi kredit dan pembiayaan,” jelas Ekonom PT Bank Mandiri Tbk, (BMRI) Andry Asmoro di Jakarta, Senin (14/12/2020.

Dia mengatakan, pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung merupakan kerja bersama berbagai pihak. Terutama kerja antara otoritas moneter, yaitu Bank Indonesia, serta otoritas sektor keuangan, yaitu OJK. Juga otoritas fiskal, yakni Kementerian Keuangan. Andry menambahkan, pada 2021 roda ekonomi nasional bergerak sekitar 60% hingga 70% dari total kapasitasnya. Diperkirakan, ekonomi nasional akan kembali pulih seperti kondisi sebelum pandemi pada tahun 2022. “Kami memproyeksikan pertumbuhan kredit masih maksimal 5%. Kondisi ekonomi akan pulih seperti sebelum pandemi pada 2022,” tambahnya.

Dari sisi perbankan, untuk pertumbuhan kredit, dia menilai, sangat dipengaruhi kinerja di sektor riil. Sedangkan, kinerja di sektor riil sangat dipengauhi oleh pemulihan dampak dari Covid-19. Pemulihan sektor riil akan mempengaruhi sektor keuangan karena sektor keuangan mendukung sektor riil, terutama dari sisi pembiayaan. ”Artinya kalau sektor riil belum pulih, pertumbuhan kredit masih tetap rendah,’’ucapnya.

Andry mengatakan ada beberapa sektor yang sebenarnya relatif cepat pemulihannya. Seperti sektor teknologi informasi, sektor transportasi dan sektor farmasi. “Sektor perdagangan, meski masih rendah, tetapi karena tidak ada lagi PSBB, saat ini pelaku usaha sudah mulai leluasa berdagang,” terangnya.

 

 

Sumber : Sindonews

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.