ESENSINEWS.com – Bank SulutGo merupakan mitra pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan salah satunya Kota Manado  Untuk mewujudkannya, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bank SulutGo di Manado Selasa (15/6/2021).

Kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak diantaranya menyangkut tentang Pemanfaatan Aplikasi Kas Daerah Secara Online System yang Terintegrasi dengan Aplikasi Simda Keuangan dalam rangka Peningkatan Pelayanan Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Manado.

Hadir dalam MoU ini diantarnya Sekretaris Kota Manado, Micler C.S. Lakat, Direktur Utama Bank SulutGo, Revelino Pepah SE, Kepala BPKP, Setya Nugraha, serta unsur Direksi dan Pimpinan Bank SulutGo.

Usai penandatangan kerja sama dengan Bank SukutGo, Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Sekot Manado Micler Lakat dan Kadis DLH Manado Franky Porawouw langsung bergegas menuju kompleks Pasar 45 dan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) untuk memantau wilayah ini.

ESENSINEWS.com – Ada yang menarik dengan Wali Kota Manado Andrei Angouw yakni melewatkan akhir pekan dengan memantau tumpukan sampah di kawasan Sumompo, Sabtu (12/06/2021).

Kendati begitu padat dengan aktifitas mulai Senin- Jumat, tapi pada akhir pekan beliau pun menyempatkan diri melihat kondisi TPA ini. Barangkali Ini  adalah komitmen politisi PDIP ini dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini mengahantui Kota Manado.

Bukan hanya itu tapi ini janji politiknya dalam mengikuti kontestasi Pilkada di tahun 2020 lalu.

Sehingga penanganan sampah pun menjadi salah satu program prioritas Andrei Angouw – Richard Sualang (AA-RS) setelah terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kota Manado periode 2021-2024.

Barangkali apa yang di lakukan Walikota dan Wawali merupakan untuk menjadikan Kota Manado Bersih, Maju dan Sejahtera.

Dalam kunjungan ini, Walikota Andrei Angouw dalam didampungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Franky Porawouw dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, Peter Eman. Untuk kesekian kalinya semenjak dilantik, Wali Kota kembali mengunjungi TPA Sumompo untuk memastikan proses pengolahan sampah berjalan dengan baik.

Tampak Andrei memakai seragam kebesarannya klub ternama Liga Italia AC Milan, dia pun mengelilingi bukit sampah yang berada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo.

Kepada petugas TPA, Anderi menuturkan roses pembuangan sampah harus tetap diatur semaksimal mungkin agar tidak terjadi lagi kemacetan kendaraan pengangkut sampah.

“Setelah TPA regional Ilo-ilo beroperasi, pihaknya akan memberikan wajah baru di TPA Sumompo dengan menjadikannya ruang terbuka hijau,” ujar dia.

“Manado harus lebih baik dari sebelum-sebelumnya terutama bagaimana kita menata estetika kota agar semakin menarik. Salah satunya adalah Kota Manado harus bersih. Makanya penanganan sampah harus bernar-benar dilakukan secara baik dan profesional serta tidak merugikan masyarakat secara umum,” ucap orang nomor satu di Kota Manado ini.

Sementara sebelum tiba di TPA Sumompo, dirinya pun sempat bertatap muka dan berdialog dengan pekerja taman di Griya Paniki Indah (GPI), tepatnya di Taman Nursery Mapanget terkait pembibitan, pemeliharaan sampai pemanfaatan bunga-bunga yang ada.

ESENSINEWS.com – Antrean Peserta Vaksinasi Hebat yang digeber Pemkot Manado membludak di beberapa titik lokasi Vaksinasi. Rabu, ( 9/6/2021).

Antrean peserta vaksinasi Hebat Pemerintah Kota Manado yang dilaksanakan disejumlah titik tempat pelaksanaan Vaksin yaitu rumah – rumah ibadah yang ada di Kota Manado, dan di setiap Kecamatan.

Dengan estimasi target vaksinasi Hebat dari Pemerintah Kota Manado,
7.000 Orang/hari, 140.000 Orang/bulan
420.000 Orang/3 bulan.

“Dengan iko vaksinasi ekonomi Kota Manado pasti bangkit”.

Rumah Ibadah terdiri dari, Gereja ,Mesjid yang ada di Kota Manado. Lokasi vaksinasi Hebat dibanjiri warga Gereja, Mesjid, bahkan masyarakat disekitar lokasi yang mengadakan vaksinasi juga ikut mengantre untuk mendapatkan vaksin Hebat yang di gencarkan oleh Pemerintah Kota manado. Antrean terpantau juga dilokasi vaksinasi setiap Kecamatan yang ada di Kota Manado, membludak sekitar pukul 09.41 WITA. Rabu, ( 9/6/2021).

Membludaknya antrean terjadi di Gereja GPDI Pusat Samrat, GMIM Bumorik, GMIM Logos Paniki, dan Mesjid Miftahul Janna, dan disetiap Kecamatan antara lain kecamatan Tuminting, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kecamatan Sario dan titik lokasi vaksinasi lainnya. tampak sejumlah petugas atau panitia kewalahan untuk mengondisikan para peserta vaksinasi.

Rian salah satu peserta vaksinasi hebat yang ditemui dilokasi Vaksinasi menyebut, antrean menumpuk karena proses verifikasi yang cukup lama. tapi tidak mengapa, karena program Pemerintah Kota Manado ini sangat membantu kami demi menjaga dan melindungi keluarga kami.

Ditambah antusiasme para calon peserta vaksinasi yang berasal dari daerah lain tapi bekerja di wilayah Pemerintah Kota Manado.

Marijo sama – sama torang samua masyarakat sukseskan vaksin Hebat, program vaksin Hebat ini tidak di pungut biaya apapun (Gratis).

ESENSINEWS.com – Bahas sejumlah hal, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna tentang Ranperda Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dareah Kota Manado Tahun anggaran 2020, Rabu (09/06/2021).

Rapat paripurna ini dihadiri Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.

Saat menyampaikan sambutannya, Wali Kota menyampaikan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Manado TA. 2020 yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota Manado nomor 4 tahun 2019 tanggal 27 Desember 2019 merupakan program kerja Pemerintah Kota Manado untuk tahun anggaran 2020.

“Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19 pada tahun 2020, maka Pemerintah Kota Manado melaksanakan kebijakan anggaran pergeseran untuk melaksanakan kegiatan belanja tak terduga dan kegiatan yang berkaitan dengan pandemi covid-19. Adapun kebijakan anggaran pergeseran terakhir ditetapkan melalui peraturan Wali Kota Manado nomor 34 tahun anggaran 2020 tanggal Desember 2020,” papar Andrei.

Selain itu, dia menyampaikan secara garis besar pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja Daerah Kota Manado tahun anggaran 2020 dimana rincian dan perhitungannya secara detail dapat dicermati pada dokumen-dokumen laporan keuangan yang telah disampaikan pada Dewan yang terhormat.

Selesai sambutan Walikota, rapat paripurna diskors 30 menit untuk memberikan kesempatan kepada fraksi-fraksi menyiapkan Pemandangan Umum terhadap Ranperda ini.

Menggingat masih dalam suasana pandemi, semua faksi setuju agar pemandangan umum tidak dibacakan dalam ruangan rapat. Oleh karena itu, lewat kesepakatan langsung diserahkan kepada wali kota dan pimpinan sidang tentang pemandangan umum Fraksi-fraksi.

Barangkali Rapat Paripurna kali ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana kondisi saat ini masih menghadapi pandemi Covid-19, jadi ilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan.

Bagi pejabat yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat  masing-masing.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey sekaligus memimpin rapat paripurna, unsur  pimpinan dan anggota DPRD lainnya, Sekkot Manado Micler C.S. Lakat, Sekwan Zainal Abidin, dan sejumlah pejabat lainnya.

ESENSINEWS.com –  Saat hadir dalam kegiatan penanaman pohon yang sedianya akan dilakukan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani di Taman Berkat Manado, Senin (7/6/2021), Wali Kota Andrei Angouw meminta para kepala perangkat daerah agar langsung mengerjakan tugas-tugas yang bersifat normatif tanpa harus menunggu petunjuk dari atasan untuk mempercepat akselerasi pembangunan.

“Hal-hal yang sifatnya normatif sehubungan tupoksi, silahkan dilaksanakan tanpa harus selalu minta petunjuk,” tandas dia.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota pun berharap jajarannya tetap bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

“Namanya saja normatif, jadi silahkan jalankan tupoksi yang berdasarkan aturan tersebut,” ucap politisi PDI-P.

Hadir mendampingi Wali Kota Andrei Angouw yakni Wakil Wali Kota Richard Sualang dan Sekda Micler Lakat. Usai kegiatan langsung memantau proses pengerjaan renovasi Taman Berkat yang menjadi salah satu ikon Manado sebagai Kota Doa dan Kota Toleran di Indonesia.

ESENSIINEWS.com – Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya bersama Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan dan menjalankan rangkaian kalender kegiatan sosial untuk membantu saudara-saudara yang sebelumnya terdampak bencana alam, khususnya di Desa Welai Selatan, Kabupaten Alor, Alor Kepulauan, Nusa Tenggara Timur.

Dengan sinergitas sektor pendidikan dan penerbangan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar, Program Kepedulian dan Berbagi Sesama di Alor ini diselenggarakan, bertepatan momentum periode Mei, yakni Idul Fitri 1442 Hijriah dan rangkaian sebelumnya- Ramadhan 1442 Hijriah, Hari Kenaikan Isa Almasih (13 Mei 2021), Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2021),Hari Kebangkitan Nasional (20 Mei 2021) dan Donasi Alor (dampak bencana alam – banjir).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan peran Lion Air Group dengan UPH Kampus Surabaya akan menjadi salah satu contoh kegiatan (pilot project) yang menyediakan ruang bagi kalangan akademisi.

“Ini salah satu contoh kegiatan (pilot project) yang menyediakan ruang bagi kalangan akademisi untuk terlibat secara mendalam di kegiatan sosial seperti kampanye kesehatan, tanggap untuk membantu dampak bencana, kunjungan ke yayasan dan membantu kepada sesama yang lebih membutuhkan. Sangat penting bagi pelaku di industri penerbangan dan pendidikan semakin mengenal dan berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda,” katanya, dalam rilis Senin (31/5/2021).

Dari hasil donasi terbuka periode dimaksud Rp 7.000.000 dibelikan (dibelanjakan) dalam bentuk barang-barang terutama sembako (kebutuhan sehari-hari).

Proses pengiriman sembako dari titik kumpul UPH Kampus Surabaya, dikirim melalui Lion Air penerbangan JT-690 dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) tujuan Bandar Udara Eltari, Penfui, Kupang, Nusa Tenggara Timur (KOE).

Penerbangan lanjutan (connecting flight) dengan pesawat ATR 72-500 nomor penerbangan Wings Air nomor ID-1931 tujuan Bandar Udara Mali di Alor (ARD). Selanjutnya, menempuh perjalanan darat berkisar 160 menit dari Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola ke lokasi tujuan – Desa Welai Selatan.

Penyerahan diterima langsung oleh Kepala Desa Welai Selatan, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kristofel Manilehi yang dilaksanakan dan saksikan oleh Station Manager Wings Air – Lion Air Group Alor, Jerry Adam; Koordinator Pelaksanaan Donasi Alor UPH Surabaya, Richardo Evan Wongharyono; Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Agenda yang bertemakan “Kepedulian dan Berbagi Sesama di Alor” ini merupakan bagian penggalangan dana terbuka kalender pengabdian masyarakat atau Management Outreach Program (MOP): keempat (open donation series #4).

Kelanjutan dari 23 April 2021 (open donation #3) Gerakan 18.000 Masker untuk Bima; 11 Maret 2021 (open donation #2) dalam rangka membantu dampak bencana alam di Mamuju, Sulawesi Barat serta 11 Februari 2021 (open donation series #1) untuk penyaluran serentak di 8 (delapan) kota atau daerah yakni Surabaya, Kediri, Blitar, Pasuruan, Bali, Lombok, Banjarmasin dan Manado.

Executive Director UPH Kampus Surabaya, Dr. Ronald Suryaputra, ST., MM., CSMA, CDM, PMA mengatakan terima kasih kepada pihak- pihak yang membantu kelancaran kegiatan sosial ini.

“Kami atas nama civitas akademika Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Surabaya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak (lingkungan internal dan eksternal) dalam membantu kelancaran kegiatan sosial ke Alor. Dukungan yang tak ternilai ini sangat berarti dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita,” katanya.

“Kegiatan yang melibatkan donasi secara langsung ke lokasi ini juga sebagai bentuk dukungan secara moril, dengan tujuan memberikan empati dan semangat, sekaligus sebagai bagian pembelajaran praktikum,” lanjutnya.

“UPH Kampus Surabaya mengucapkan terima kasih kepada Lion Air Group yang dalam kegiatan ini dapat bersinergi dengan baik dan bisa menginspirasi kalangan akademisi, antara lain pola kerjasama antarlembaga, pengetahuan atau informasi tentang penerbangan serta nilai positif program sosial guna menunjang materi kuliah. Harapan di waktu yang akan datang, bisa terlaksana dengan agenda-agenda lainnya yang sejenis,” papar Ronald.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro pada kesempatan yang sama mengatakan beterima kasih pada semua pihak yang sudah memberikan bantuan atau penggalangan terbuka dan mendukung pelaksanaan kegiatan sosial ini.

“Lion Air Group berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan bantuan – donasi atau penggalangan terbuka dan mendukung pelaksanaan kegiatan sosial “Kepedulian dan Berbagi Sesama di Alor.”

Kolaborasi yang mengutamakan peran dan kontribusi terhadap sosial kemasyarakatan ini sebagai bagian inisiasi dari sektor pendidikan dan penerbangan melalui program sosial lebih fokus dalam upaya mendukung penyelenggaraan bentuk aktivitas berupa pengabdian masyarakat dan sosial (management outreach program 2021/ MOP) dengan harapan kegiatan penggalangan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan. Harapan utama ialah dapat membantu meringankan kepada saudara-saudara kita yang sebelumnya tertimpa bencana alam di Pulau Alor.

“Dengan demikian memberikan motivasi yang dimulai dari lingkungan kampus (UPH Surabaya) dan perusahaan (Lion Air Group) untuk bekerja sama menciptakan kesetaraan terhadap kepedulian kepada sesama serta sekitar. Selain itu, bagian pembelajaran dalam mengembangkan diri di kehidupan bermasyarakat,” tambah Danang.

Kepala Desa Welai Selatan, Kecamatan Alor Tengah Utara, KristofelManilehi mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang dijalankan oleh UPH Kampus Surabaya dan Lion Air Group.

“Kami atas nama warga Desa Welai Selatan dan pemerintah daerah setempat mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang dijalankan oleh UPH Kampus Surabaya dan Lion Air Group. Program sosial seperti ini akan memberikan manfaat kepada kami, meliputi barang yang diterima dapat digunakan kebutuhan sehari-hari, mempereratkan rasa persaudaraan antarsesama, terciptanya kerukunan sosial, terjalinnya hubungan baik antarpihak satu dengan lainnya, saling bertukar pikiran dan saling memahami serta mewujudkan gotong royong sebagai budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia,” katanya.

Program sosial oleh Lion Air Group dan UPH Kampus Surabaya dijalankan sebagaimana penerapan protokol kesehatan yang wajib dan tetap dilakukan disiplin 3M dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, meliputi menggunakan masker dengan menutupi hidung rapat sampai dagu, mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir serta menjaga jarak minimal dengan orang sekitar

Kampanye Terbang Aman dan Menyenangkan
Lion Air Group menggelar “terbang itu aman” di Bandar Udara Mali, Alor sebagai upaya untuk meningkatkan tren perjalanan udara, menggugah rasa percaya diri bepergian menggunakan pesawat udara, mengakomodir kebutuhan penumpang serta bagian mendorong pemulihan perekonomian.

“Terbang itu Aman” menjabarkan dikarenakan seluruh operasional tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan (safety first) dan diimplementasikan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada.

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta komitmen Lion Air Group dalam beroperasi yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Lion Air Group tetap menjalankan dan menekankan protokol kesehatan kepada seluruh karyawan, meliputi pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan (disposable gloves) dan wajib menggunakan masker, serta mengurangi interaksi langsung (contactless) antara sesama awak pesawat, karyawan ground staff serta dengan penumpang; Dan tindakan preventif lainnya.

ESENSINEWS.com – Sebanyak 22 anggota polisi yang bertugas di Polsek Cilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng ) terkonfirmasi positif COVID-19, sementara 5 lainnya masih belum diketahui hasil swabnya.

Diduga, para anggota Polsek ini terpapar virus korona karena tertular salah satu anggota Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi tim kesehatan kecamatan melakukan swab massal.

Karena itu, terhitung mulai Kamis (3/6/2021), Kantor Kepolisian Sektor Cilongok, Polresta Banyumas, Jawa Tengah harus dilockdown atau ditutup sementara, sebab 85% anggota Korps Bhayangkara yang bertugas disana positif terinfeksi COVID-19.

“Kita lakukan mikro lockdown, hari ini sudah disemprot disinfektan. Jika tidak bertambah, besok kita buka Polseknya. Kita ganti personil polsek dengan personil dari Polresta Banyumas,” ujar L Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman Hakim, Kamis (3/6/2021).

Kapolresta mengatakan, pelayanan untuk masyarakat Cilongok, untuk sementara dilakukan di Mapolsek daerah sekitar. “Pelayanan tetap kita buka, tapi kita alihkan ke Mapolsek sekitar dan Polresta Banyumas,” ujarnya seperti dikutip iNews.id.

Namun dari pantauan, di pintu gerbang masuk Polsek Cilongok, nampak tertutup dan bertuliskan pelayanan di polsek dipindah sementara ke Kantor Kecamatan Cilongok.

Sebelumnya, dilakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan, kantor Polsek Cilongok juga dilakukan penutupan sementara, hal tersebut dilakukan agar penularan COVID-19 tidak menjalar. Bahkan seluruh aktivitas dan pelayanan tatap muka di kantor itu pun harus dihentikan sementara.

Amin salah satu pegawai Kecamatan Cilongok mengakui jika mulai Kamis (3/6/2021) pagi, semua kegiatan pelayanan di Polsek Cilongok untuk sementara dipindah ke kantor Kecamatan Cilongok. Hal ini dilakukan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu.

“Saya lihat dipindah ke kecamatan, tapi untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Pak Camat,” katanya kepada wartawan.

Untuk mencegah penularan kian berlanjut, seluruh aparat Polsek saat ini juga sudah melakukan tes swab, sedangkan seluruh anggota sebanyak 35 anggota menjalani karantina.

Di Polsek Cilongok sendiri terdapat 35 anggota dan hasil tes swab yang sudah keluar ada 30 orang dengan masing-masing 22 anggota polisi dan 1 pegawai sipil positif COVID-19, sementara 7 anggota lainnya negatif dan 5 anggota lainnya belum diketahui hasil swabnya.

ESENSINEWS.com –Kota Bitung, Maurits Diibaratkan Wali Kota Maurits Mantiri bak hotel bintang 5 tapi tak memiliki toilet.

Hal itu disampaikan Wali Kota saat menggelar FGD Rangka Percepatan Operasionalisasi dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Bitung di Ruangan BPU Kantor Wali Kota, Kamis (03/06/2021).

Selain itu, Maurits menyebut Kota Bitung disebut sebagai kota investasi tapi tidak disiapkan toilet dalam hal ini tempat pembuangan limban B3.

“Kita (Kota Bitung,red) ibaratnya sebuah hotel bintang lima bagi para investor tapi sayangnya tidak ada toilet dan ini jadi pergumulan kita selama ini,” jelasnya.

Tapi disisi lain, masih ada kendala tandas dia yakni terkait penetapan RTRW yang sampai saat ini masih sementara berproses dan harapanya bisa selesai agar investor tidak merasa “terjebak” saat berinfestasi di Kota Bitung.

“Apalagi, jika nantinya KEK sudah 100% perjalan, maka lokasi pembuangan limban B3 harus kita siapkan. Jika tidak maka akan membebani investor karena harus dipusingkan dengan lokasi pembuangan limbah,” katanya.

Terkait RTRW, Kepala Dinas PUPR Pemkot Bitung, Ir Rudy Theno ST MT membenarkan jika RTRW Kota Bitung masih dalam pembahasan di tingkat Pemprov Sulut.

Menurutnya, untuk tingkatan kota sudah clear dan sesuai mekanisme harus dikonsultasikan dengan Provinsi sebelum diteruskan ke pusat.

“Tujuannya untuk mengsinkronkan antara RTRW kota, Provinsi dan nasional agar tidak terjadi tumpang tindih,” kata Rudy.

Harapannya kata Rudy, proses pembahasan di tingkat provinsi dan pusat nanti tidak ada kendala sehingga bisa segera direalisasikan.

“Intinya kita sudah siap, tinggal menunggu pembahasan RTRW selesai,” katanya.

Turut hadir dalam FGD ini diantaranya Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, Direktur Kawasan PT Wilmar Group, Dewan Komisaris PT Membangun Sulut Hebat, Direksi PT Membangun Sulut Hebat, Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Utara, Kepala BAPPEDA Provinsi Sulawesi Utara serta sejumah pejabat Pemprov dan Pemkot Bitung.

 

ESENSINEWS.com – Program ‘Vaksin Hebat’ bagi warga Kota Manado diluncurkan Wali Kota dan Wakil WaliKota Andrei Angouw dan Richard Sualang.

“Ini sebagai bentuk percepatan vaksinasi kepada seluruh masyarakat yang ditargetkan selesai akhir 2021,” kata Walikota Andrei Angouw saat memberikan sambutan di sela acara Halal Bihalal bersama Imam-imam Masjid se-Kota Manado di gedung serbaguna Pemkot, Rabu (2/6/2021).

Disatu sisi, dia menghimbau kepada warga Manado agar mensukseskan program vaksinasi Covid-19 dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat, maju dan sejahtera.

“Mari jo torang sama-sama sukseskan program Vaksin Hebat dengan iko vaksinasi. Iko vaksinasi ekonomi Kota Manado pasti bangkit,” terangnya.

Oleh karena itu katanya, estimasi target dari Vaksin Hebat sebanyak 7.000 orang tervaksin per hari, 140.000 orang tervaksin per bulan berdasarkan estimasi 20 hari kerja dan 420.000 orang tervaksin untuk 3 bulan kerja.

“Pemerintah kota berharap dengan teknologi yang ada saat ini diharapkan bulan Oktober semua warga Manado sudah divaksinasi. Semua harus ambil bagian dan mendukung program ini, kita juga membantu orang lain. Selain itu vaksin dapat mengadakan anti bodi. Peran tokoh agama sangat penting dalam mendukung program ini,” tandasnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.