ESENSINEWS.com – Sejumlah relasi dan kolega memberikan ucapan terakhir bagi sang pejuang demokrasi Indonesia Wempy Hadir.

Pengamat politik sekaligus Direktur Sulindo ini dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Ben Mboi Ruten, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (23/7/2021).

Banyak kenangan manis ditinggalkan oleh almarhum semasa hidupmya. Banyak sumbangsih pemikiran yang konstriktuif yang diangkat ke publik.

Salah satu yang memberikan ucapan bela sungkawa datangnya dari sahabat Wempy yakni Bupati Manggarai Herrybertus G.L Nabit. Ucapanya dikirim lewat karangan bunga.

“Selamat jalan sahabat, terima kasih telah berpartisipasi memberikan gagasan hebat untuk Manggarai dan Indonesia,” tulis Bupati.

Bukan saja Bupati Manggarai yang terpukul atas berpulangnya Wempy, tapo adapula koleganya di GMNI Karyono Wibowo, Lucius Karus (Formappi), Vian Suharyanto, Pengamat Politik Pangi Chaniago dan Direktur P3S Jerry Massie.

 

ESENSINEWS.com – Pengamat pendidikan Darmaningtyas beranggapan Peraturan Presiden No.75/2021 terkait dengan rektor Universitas Indonesia (UI) yang mmembolehkan rangkap jabatan bisa mencederai marwah kampus Pasalnya, perguruan tinggi sejatinya harus bersikap netral.

“Perguruan tinggi itu kan tetap harus netral. Dibentuk Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTBH) itu supaya universitas lebih punya kemandirian dan kebebasan baik akademik dan non akademik,” ujar Darmaningtyas weperti dilansir SuaraJogja.id, Selasa (20/7/2021).

Menurut dia, bangsa ini rusak ketika kaum cendekiawan yang harusnya mengambil jarak dengan kekuasaan tapi justru menjadi bagian dari kekuasaan. Bahkan sampai rela mengubah statuta universitas demi mempertahankan jabatannya.

“Akhirnya yang diperlukan sekarang adalah orang-orang yang mampu menjaga rasionalitas berpikir secara etis,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Rektor UI menjadi bulan-bulanan warganet di media sosial, khususnya Twitter, pada Selasa (20/7/2021) setelah terungkap bahwa Statuta Universitas Indonesia (Statuta UI) terbaru mengizinkan pimpinan kampus yang berlokasi di Depok, Jawa Barat itu merangkap jabatan di perusahaan milik pemerintah maupun swasta.

Seperti disaksikan Suara.com dari Bogor, Jawa Barat, topik Rektor UI menjadi salah satu topik paling ramai dicuitkan pengguna Twitter Indonesia hingga Selasa sore.

Isi cuitan tentang Rektor UI rata-rata berisi sindiran dan kritik terhadap Presiden Joko Widodo yang telah meneken Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI; Rektor UI yang kini boleh merangkap jabatan sebagai konsekuensi dari regulasi baru itu; dan UI yang dinilai kini kehilangan nilai-nilai moral sebagai institusi pendidikan.

“Pelajaran apa ya yang ingin disampaikan oleh Rektor UI kepada seluruh mahasiswa, alumni, dan bangsa Indonesia? Moral apa yang ingin dibangun @univ_indonesia bagi bangsa ini? Bahwa jabatan harus diperjuangkan dengan cara apa pun saat berkuasa?” cuit Ismail Fahmi, pakar teknologi informasi yang juga peneliti media sosial dari Drone Emprit.

Sementara itu Febri Diansyah, mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi dan eks peneliti antikorupsi pada Indonesian Corruption Watch, mengucapkan selamat kepada Rektor UI karena “aturannya udah berubah”.

“By the way, dulu saat diangkat jadi komisaris, pakai aturan lama atau baru? Pengangkatannya sah enggak? Terus bagaimana gaji dan fasilitas lain yang sudah pernah diterima?” tanya Febri.

Hingga berita ini ditayangkan, cuitan tentang Rektor UI sudah hampir 10.000 kali di Twitter Indonesia.

Adapun perubahan Statuta UI telah disahkan oleh Presiden Jokowi pada 2 Juli 2021 lalu lewat PP Nomor 75 Tahun 2021. Aturan baru ini menggantikan PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI.

Menurut Febri, perubahan yang berimbas pada bolehnya Rektor UI merangkap jabatan terletak pada Pasal 39 Statuta UI yang baru. Pasal 39 disebutnya mengubah ketentuan pada Pasal 35 statuta yang lama.

Pasal 35 dalam PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI memuat aturan yang melarang Rektor “merangkap sebagai pejabat pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta.”

Selain itu di butir huruf (e), Rektor UI juga dilarang merangkap sebagai “pejabat pada jabatan lain yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI.

Sementara di Statuta UI terbaru, pada butir (c) Pasal 39 tertulis bahwa Rektor UI dilarang merangkap “sebagai direksi pada badan usaha milik negara/swasta maupun swasta.

Aturan yang melarang Rektor UI untuk menjabat pada jabatan yang memiliki pertentangan kepentingan dengan UI sudah tak ada lagi.

Rektor UI saat ini, Ari Kuncoro diketahui juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen Bank Rakyat Indonesia (BRI). Profil Ari Kuncoro sebagai wakil komisaris utama/independen masih terpampang di website resmi BRI hingga saat ini.

ESENSINEWS.com  Kepala daerah yang tak mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali, terancam pidana paling lama 1 tahun.

Demikian disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Hal tersebut diatur dalam pasal UU nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

“Kami kenakan pasal 14 UU No 4 tahun 1984 tentang Wabah penyakit Menular,” kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (4/7/2021).

Adapun pada pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular disebutkan bagi yang menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah maka pidana penjara selama satu tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

Selain itu, karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah pidana kurungan selama enam bulan atau denda setinggi-tingginya Rp500 ribu.

Namun demikian, kata Agus, pihaknya tidak merinci perihal kepala daerah yang diduga menolak mendukung PPKM darurat Jawa-Bali.

“Ini bisa siapa saja karena pasalnya menyebut barang siapa artinya siapa saja yang menghalangi dan seterusnya akan kita proses,” ungkap dia.

Tak hanya itu, Agus menyatakan pihaknya juga akan memproses para spekulan yang menjual obat-obatan di luar Harga Eceran Tertinggi (HET) dan penyebar berita bohong selama PPKM darurat.

“Termasuk spekulan, penyebar berita hoax juga akan kita proses,” tukasnya

ESENSINEWS.com –  lagi tokoh nasional yang juga adik Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yakni wafat Rachmawati Soekarnoputri lantaran Cobid-19.

Samuel Lengkey & Partners Law Firm pun turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya tokoh bangsa yang vokal ini.

“Saya menerima kabar duka atas berpulangnya salah satu tokoh bangsa Ibu Rachmawati Soekarnoputri,” ujar Samuel di Jakarta (03/7/2021).

Dijelaskannya kalau Putri Presiden pertama RI Soekarno itu dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sekitar pukul 06.15 WIB.

Menurut Samuel, perjuangan Almarhumah terhadap ideologi dan orang-orang kecil akan selalu dikenang.

“Semoga keluarga besar diberikan kesabaran dan penghiburan dari Tuhan” ujar dia.

ESENSINEWS.com – Kabar duka datang dari dunia pewayangan Tanah Air. Dalang kondang asal Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Ki Manteb Sudharsono tutup usia pada usia 72th, pagi ini. Ki Manteb meninggal di rumahnya, Pada Jumat (02/07/2021)  Pukul 09:45 WIB

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Sekretaris Paguyuban Dhalang Surakarta (Padhasuka), Ki Sugeng Nugroho. “Mas Manteb wafat pagi ini, Baru saja saya dikabari oleh Mbak Warti (Istri Ki Manteb), Mas Manteb wafat di rumahnya. Ini saya sedang perjalanan ke rumah duka,” katanya.

Ki Manteb Sudharsono adalah sesepuh dalang gaya Surakarta. Gaya sabetnya yang terkenal hingga dia menjabat julukan ‘dalang setan’ karena kepiawaian dan kecepatan memainkan anak wayang, terutama dalam adegan perang,

Keponakan Ki Manteb Ade Irawan mengatakan kondisi kesehatannya menurun setelah melakukan siaran langsung pertunjukan wayang kulit melalui streaming pada (28/6/2021). Kesehatannya sempat membaik namun Kamis (1/7/2021) kembali turun. Keluarga hendak membawa ke rumah sakit, namun karena penuh sehingga hanya menjalani perawatan di rumah hingga meninggal dunia.

Ki Manteb Sudharsono memiliki enam anak dan satu anak angkat serta seorang istri. Jenazah dimakamkan di permakaman keluarga di Dusun Keliteran RT. 02 RW. 08 di Desa Doplang dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada Jumat (2/7/2021).

Ade Irawan yang juga keponakannya mengakui sebelum meninggal dunia, Ki Manteb sempat memperbaiki seperangkat wayang kulit di rumahnya di Dusun Sekiteran, Kelurahan Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

“Saya bertemu terakhir dengan Pakde, saat memperbaiki wayang kulit yang rusak di rumah joglonya itu dua pekan lalu,” kata Ade Irawan, keponakan Ki Manteb, di rumah duka di Dusun Sekiteran, Jumat (2/7/2021).

Ia mengatakan bahwa Ki Manteb selama ini menderita sakit paru-paru dan kemudian terserang Covid-19. “Setelah dites usap antigen hasilnya dinyatakan positif Covid-19 termasuk istrinya,” katanya.

Keluarga sepakat melarang warga melayat ke rumah duka hingga dua hari ke depan. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di rumah duka dan sekitarnya dan akan dilakukan lagi setelah jenazah dimakamkan.

Ki Manteb Sudharsono mendapat penghargaan Nikkei Asia Prize Award atas kontribusinya dalam pelestarian dan kemajuan budaya Indonesia, khususnya wayang kulit pada tahun 2010. Ki Manteb Sudharsono juga pernah memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan mendalang selama 24 jam 28 menit tanpa istirahat.

ESENSINEWS.com, Jakarta – Nama Renny Rorong bagi kalangan Kawanua (Sulut) sudah tak asing lagi. Nama beliau kian meroket dan kerap diperbicangkan.

Menurut Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie, tak salah Renny Rorong diangkat duduk sebagai Komisaris Independen di PT Askrindo Insurance.

“Beliau right and deserve duduk di salah satu perusahaan yang dikelola BUMN ini. Dengan experiance, expert and ability (pengalaman, keahlian dan kemampuan) beliau saya pikir perusahaan ini bakal maju dan berkembang,” kata Jerry.

Renny juga kata Jerry pintar lobi dan pendekatan ini sangat dibutuhkan sebagai seorang Komisaris selain terobosan dan strategi.

Dengan dipilihnya tokoh kawanua yang cukup lama berkiprah di perbankan nasional ini, maka akan ada terobosan yang bakal dilakukannya.

“Pengalaman dipadu dan diramu dengan keahlian saya percaya omset atau benefit perusahaan ini akan melesat. Tak salah penunjukan atas Renny Rorong,” katanya.

Luar biasanya lagi, ucapan selamat terus mengalir dan berdatangan atas pengangkatan Renny sebagai Komisaris Askrindo.

 

Diketahui, sejak tanggal 26-27 Juni 2021, tercatat pasien positif Covid-19 di Indonesia terus naik secara signifikan yaitu sebanyak 21.342 orang.

Terkait hal itu Pemkot Manado terus gencar dengan programnya Vaksinasi Hebat.

Sementara ada cara unik dari Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang yaitu pemberian voucher atau undian berhadiah bagi warga yang akan divaksin.

“Pemerintah Kota akan mengadakan undian berhadiah dengan total hadiah puluhan juta rupiah bagi masyarakat yang sudah menerima vaksinasi covid-19,” kata Andrei, Minggu (27/6/2021).

“Semoga semuanya ini dapat menjadi pemicu agar seluruh warga kota dapat memberi diri untuk divaksin agar mempersemit ruang gerak penyebaran virus corona ini” ujar dia.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Manado Erwin Kontu mengatakan hadiah yang akan diundi nanti antara lain voucher belanja kurang lebih sebesar Rp25 juta rupiah, 100 unit rice cooker dan 5 sepeda.

“Nanti akan diundi secara elektronik pada puncak HUT Kota Manado tanggal 14 Juli nanti” ucap dia.

 

ESENSINEWS.com – Suasana haru terlihat saat upacara pelepasan jenazah almarhum Teddy Kumaat yang disemayamkan di ruang paripurna DPRD Sulut, Jumat (25/6/2021) siang.

Diketahui, Alm. Teddy Kumaat tutup usia 56 tahun merupakan Mantan Wakil Walikota Manado Periode tahun (2020-2005) dan juga Anggota DPRD Provinsi Sulut periode (2014-2019) dari Partai PDIP.

Jenasah disambut dengan penuh penghormatan oleh beberapa legislator DPRD Sulut bersama Sekertaris Dewan Glady Kawatu beserta seluruh staff DPRD Sulut, dan wartawan yang bertugas meliput di DPRD Sulut.

Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen pun bertindak sebagai Inspektur upacara pelepasan almarhum Teddy Kumaat.

Legislator DPRD Sulut dan Sekretariat DPRD Sulut pada kesempatan itu memberikan lagu puji-pujian dihadapan Alm. Teddy Kumaat beserta keluarga besar yang hadir.

Silangen dalam sambutannya, memberikan penguatan iman kepada keluarga dengan mengimani dan melihat peristiwa yang luar biasa dimana Tuhan berkenan apa yang dialami keluarga.

”Dihari ini, teristimewa di Sulut, putra sulut telah dipanggil pulang yakni yang kekasih Alm. Teddy Kumaat. Pengabdiannya untuk Manado dan Sulut patut diberi penghargaan tinggi. Karya pengabdian beliau sungguh luar biasa. Alm. Teddy Kumaat penuh belas kasihan terhadap sesama. Semua yang dikerjakan beliau untuk daerah patut diapresiasi. Kematian adalah awal hidup kekal,” jelas Silangen.

”Kami segenap pimpinan dan anggota DPRD Sulut dengan ini melepas kepergian jenazah Alm. Teddy Kumaat disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas segala karya dan jasa yang telah diberikan selama bertugas di DPRD Sulut. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan yang Maha Kuasa dalam menghadapi dukacita ini. Semoga keluarga diberi penghiburan sejati dari Tuhan Yesus Kristus,” tambahnya.

Diketahui, persemayaman almarhumah dihadiri sejumlah Legislator DPRD Sulut yakni Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Anggota DPRD Sulut Rocky Wowor, Berty Kapojos, Heri Rotinsulu, Imelda Rewah, Hilman Idrus, Fanny Legoh, Arthur Kotambunan, Careig Runtu, Winsulangi Salindeho, Yongkie Limen dan Cindy Wurangian.

ESENSINEWS.com – Sidak mendadak dilakukan Wali Kota Manado, Andrei Angouw. Hal ini dilakukan terkait melihat dari dekat masing-masing SKPD.

Kali ini walikota melakukan inspeksi mendadak di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Manado.

Kedatangan Andrei sebagai tindak lanjut laporan dari masyarakat terkait pelayanan di Kantor PTSP.

Seti Kantor Walikota Manado, Andrei Angouw yang baru saja turun dari mobil dinasnya langsung menuju Kantor PTSP.

Andrei menjelaskan sidak ini karena adanya pengaduan masyarakat yang dirasakan tidak maksimal, menuju Manado yang lebih baik memang butuh pemimpin yang berkarakter.

Usai melihat secara dekat aktivas di PTSP, orang nomor satu Kota Manado ini langsung meminta Kepala dan pejabat PTSP untuk menghadap ke ruang kerjanya.

Kepala Dinas (Kadis) Kadis PTSP Kota Manado, Jimmy Rotinsulu dalam kesempatan ini menyatakan memang benar Bapak Walikota Manado mengunjungi dan memantau proses pelayanan di kantor PTSP.

Selanjutnya, Jimmy menjelaskan bahwa tidak ada birokrasi belit-belit, tapi ada kesalahan dalam pengisian data.

“Tidak ada birokrasi yang berbelit-belit karena pengurusan izin sekarang sudah Online Single Submission (OSS) hambatan terjadi karena kesalahan alamat tapi sudah di perbaiki,” ucapnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.