Inilah Gubuk Milik Emak Tanisem di Indramayu yang Belum Tersentuh Bantuan

Esensinews.com – Sungguh memprihatinkan keberadaan rumah milik Emak Tanisem Bt Raswad (almarhum) yamg terletak di Desa Langut, Blok Brak RT/RW (015/003), Kecamatan Lohbener Indramayu, Jawa Barat.  Pasalnya, sampai kini rumahnya belum tersentuh bantuan dari pemerintah setempat.

Mirisnya! rumah milik Emak Tanisem seorang janda (60) selama bertahun-tahun belum sama sekali tersentuh bantuan, padahal kondisi keberadaan rumahnya sangat memprihatinkan dan sudah lagi tidak layak huni

Seorang tetangganya, Joni (40) yang tidak jauh dari rumah Emak atau hanya beberapa meter saja kepada wartawan mengatakan, Emak Tanisem Raswad adalah seorang janda yang keseharianya ialah sebagai pemulung barang bekas  yang ia pungut dari jalanan.

“Untuk menghidupi kebutuhan sehari tidaklah cukup, ia juga dibantu cucunya yang tinggal satu rumah sama Emak Tanisem, sejak almarhum suaminya meninggal dia sedikit mengalami trauma,” kata dia

Selanjunya Joni menuturkan,  ia juga sudah membantu Emak Tanisem melalui Ketua RT yang baru ia menyampaikan keberadaan rumah yang tidak layak huni (rutilahu) miliknya. “Bilang nya insya allah, namun hingga saat ini masih blom tersentuh bantuan dari pihak mana pun,” ujarnya.

Keluarga emak sendiri yakni Darmo, berharap agar pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa membantu meringankan beban Emak Tanisem yang hingga saat ini belum dapat bantuan mengenai rumah tidak layak huni (rutilahalu)

Berdasarkan pantauan, rumah milik Emak Tanisem bt Raswad hanya terbuat dari bambu yang sudah lapuk sedangkan atap sebagian hampir roboh atau ambruk.

 

Penulis : Ridwan

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Astaga! Gerakan #2019GantiPresiden Disebut Berhubungan dengan Khilafah

Sen Sep 10 , 2018
Esensinews.com – Gerakan #2019GantiPresiden disebut sebagai konvergensi (pertemuan) kepentingan pihak-pihak yang ingin mendirikan kekhilafahan di Indonesia. Apapun topeng yang dipakai, tidak mampu menutup DNA dan tujuan akhir dari gerakan tersebut. “Yaitu mengganti sistem pemerintahan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan sistem kekhilafahan,” kata Pengamat Keamanan Timur Tengah yang tinggal di […]