Suksesnya Asian Games 2018 di Era Presiden Jokowi

Oleh: Yusuf Muhammad

Saya tidak menyangka acara Asian Games 2018 bisa sukses dan mendunia.

Menurut saya, Asian Games 2018 adalah Asian Games tersukses dalam sejarah Indonesia, baik dari segi prestasi maupun dari segi penyelenggaraannya.

Banyak diantara masyarakat yang pada awalnya kurang bergairah menyambut perhelatan akbar Asian Games 2018. Bahkan dua pekan menjelang asian games berlangsung, masyarakat masih sibuk dengan “waring hitam” yang menutupi kali Sentiong di samping Wisma Atlet tempat para atlet menginap.

Bahkan untuk memancing gairah masyarakat, Presiden Jokowi pun rela kemana-mana pergi sering mengenakan pakaian bertema Asian Games 2018. Presiden Jokowi memang terlihat sangat serius mempersiapkan perhelatan Internasional tersebut, hal itu dapat dilihat dari jumlah rapat terbatas yang hingga 11 kali diadakan untuk kesiapan Asian Games 2018.

Presiden ingin memastikan, mulai dari kesiapan infrastruktur, pembangunan venue maupun nonvenue, termasuk juga persiapan teknis, pelaksanaan mulai dari pembukaan pertandingan dan penutupan, sampai untuk prestasi kesiapan atlet-atlet yang akan bertanding pada Asian Games nanti.

Bahkan keseriusan untuk persiapan Asian Games 2018 juga dibuktikan dengan ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48 Tahun 2017 oleh Presiden Jokowi.

Sungguh luar biasa, hanya dalam waktu yang relatif singkat namun pemerintah pihak terkait berhasil mempersiapkan semua persiapan Asian Games 2018 dengan nyaris sempurna. Tak heran jika warga dunia khususnya Korea sampai “demam Jokowi” karena aksi Presiden yang memukau.

Saat pembukaan Asian Games, Presiden Jokowi melakukan aksi mengendarai moge Yamaha FZ-1R serta pertunjukan tari “Ratoeh Jaroe”. Presiden Jokowi melakukan aksi freestyle, mulai dari melompati mobil, burn out hingga melakukan trik stoppie. Presiden Jokowi juga sempat menghentikan motornya untuk membantu pelajar sekolah dasar menyeberang. Banyak makna yang terekam dalam video pendek yang ditampilkan saat menjelang acara pembukaan Asian Games 2018.

Meski aksi tersebut dilakukan oleh “stuntman,” namun hal itu tetap mendapatkan banyak pujian dari warganet, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Ketika memberi sambutan di Open Ceremony Asian Games 2018, Presiden Jokowi juga menyampaikan pesan yang damai, mempersatukan dan menyejukkan ditengah memanasnya situasi politik dalam negeri menjelang pemilu 2019. Apalagi dengan adanya momen pelukan antara Presiden Jokowi dan Prabowo beberapa saat lalu, tentu hal itu semakin menyejukkan banyak pihak, terutama bagi masing-masing pendukung baik yang pro Jokowi maupun yang pro Prabowo.

Banyak yang turut andil untuk menyukseskan acara Asian Games 2018 ini, namun demikian, hal itu tidak terlepas karena keseriusan dan kerja keras dari Presiden Jokowi sebagai pemegang komando tertinggi. Andai saja ada kegagalan, tentu Presiden Jokowi akan disalahkan dan pasti para pembenci akan mencaci maki Presiden Jokowi. Tapi bersyukur kegagalan itu tidak terjadi.

Di Asian Games 2018 ini, menurut saya pemerintah tidak hanya sukses mempersiapkan infrastrukturnya tapi juga sukses dalam ‘merangsang’ semangat para Atlet Indonesia. Terbukti hingga sehari menjelang penutupan Asian Games 2018, atlet Indonesia telah mampu meraih total 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu.

Untuk diketahui, pemerintah telah menggelontorkan dana senilai total Rp210 miliar untuk bonus bagi para atlet, pelatih dan asisten pelatih Asian Games 2018. Bahkan bagi atlet yang belum berhasil mendapat medali pun diberikan bonus Rp20 juta. Bagi atlet yang berhasil meraih emas, selain mendapatkan uang mereka juga diberi rumah hingga diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sungguh apresiasi dan perhatian yang luar biasa jika dibandingkan di era pemerintahan sebelumnya. Dan yang terpenting, semua bonus dari pemerintah telah dicairkan oleh Presiden Jokowi sebelum closing ceremony Asian Games 2018 malam ini, di Gelora Bung Karno (GBK), minggu, (2/9/18).

Kerja keras para atlet, pelatih dan asisten pelatih telah terbayar lunas sebelum closing ceremony Asian Games 2018.

Banyaknya dana yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut bukan berarti pemborosan, namun pemerintah hanya ingin mengapresiasi sekaligus memberi jaminan kepada para atlet, bahwa menjadi seorang atlet berprestasi bukanlah suatu mimpi buruk yang menjadikan masa depan menjadi suram. Kita tentu sudah tahu, di era sebelumnya, banyak atlet berprestasi yang terpaksa hidupnya menderita, padahal mereka pernah mati-matian berjuang untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Kunci kesuksesan Asian Games 2018 adalah semangat optimisme dan kerja keras dari para atlet hingga pelatih, bukan semangat pesimisme. Terbukti dari target 16 emas, ternyata kita mampu meraih 31 emas dan berada di peringkat empat, padahal di Asian Games sebelumnya kita hanya mendapat 4 emas dan ada diperingkat 17. Sungguh ini lompatan prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia.

Jadi, menjelang closing ceremony asian games 2018 ini, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih, para penyelenggara, pemerintah, serta pihak-pihak terkait yang ikut mensuksesnya perhelatan akbar Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

 

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Serena Williams Lolos ke Perdelapan Final US Open 2018

Ming Sep 2 , 2018
Esensinews.com – Serena Williams kembali Ke Stadion Arthur Ashe pada Minggu untuk berhadapan dengan petenis non unggulan asal Estonia Kaia Kanepi pada 16 besar AS Terbuka, sedangkan unggulan teratas putra Rafa Nadal dan juara bertahan putri Sloane Stephens juga tampil. Williams tidak pernah kehilangan set pada empat pertemuan sebelumnya dengan […]