Promo IKN Kebanyakan Micin

ESENSINEWS.com - 4 bulan Yang Lalu
Promo IKN Kebanyakan Micin
 - (ESENSINEWS.com)

Oleh : Ahmad Khozinudin
(Sastrawan Politik)

Ditengah derasnya penolakan rencana pindah ibukota negara, pemerintah justru mempromosikan IKN baru yang tak elok. Bukannya menekankan pentingnya proyek IKN bagi rakyat, tetapi justru cara promosinya norak, semakin terbaca meneguhkan kepentingan oligarki.

Seperti apa yang disampaikan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diklaim akan menarik minat banyak pihak di dunia.

Salah satunya, adanya landasan di proyek IKN untuk peluncuran pesawat dengan kecepatan tinggi. Melalui SpaceX (perusahaan teknologi yang didirikan oleh Elon Musk) akan dibangun landasan pesawat terbang dengan kecepatan tinggi.

Suharso membayangkan penerbangan ke AS yang kini ditempuh belasan jam, bisa dipersingkat menjadi dua jam saja.

“Jadi dari indonesia ke AS cuma 1,5 atau 2 jam. mudah mudahan tidak mampir ke kutub utara,” terangnya sambil bercanda. (19/1).

Kalau itu benar-benar terjadi, apa manfaatnya untuk rakyat Indonesia ? siapa yang diuntungkan dengan proyek landasan pesawat tersebut ? berapa sih rakyat yang mengakses moda pesawat untuk terbang ke Amerika ? untuk wisman Amerika ? itu proyek IKN untuk kepentingan rakyat Indonesia atau rakyat Amerika ?

Kenapa yang diutamakan adalah rakyat Amerika ? bagaimana dengan rakyat Indonesia ? bagaimana kelak jika sejumlah rakyat yang mayoritas tinggal di pulau Jawa membutuhkan pelayanan pemerintahan. Tidak difikirkan biaya terbang ke lokasi IKN baru ?

Kalau Jakarta, semua moda bisa dijangkau. Bisa via darat, laut dan udara. Darat ada bus, kereta, hingga fasilitas tol untuk kendaraan darat yang memadai.

Kalau pindah IKN itu sebenarnya apa sih manfaatnya bagi rakyat ?

Semestinya, promo IKN itu yang realistis, yang bisa menarik simpati rakyat. Misalnya, IKN pindah rakyat tidak perlu bayar pajak lagi. Faktanya, proyek IKN justru diambil dari pajak rakyat.

Bahkan, terakhir Sri Mulyani akan mengalihkan dana PEN untuk proyek IKN. Lalu, apa yang menarik buat rakyat ?

Gembar-gembor ke Amerika hanya beberapa jam. Memangnya siapa yang mau wara wiri ke Amerika ? rakyat ?

Sungguh, narasi yang disampaikan pemerintah kebanyakan micin. Tidak berempati pada derita rakyat, yang belum sepenuhnya terbebas dari berbagai kesulitan yang merupakan dampak dari pandemi. [

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya