Lonjakan Kasus Covid-19 di India 20 Kali Lipat

ESENSINEWS.com - 2 minggu Yang Lalu
Lonjakan Kasus Covid-19 di India 20 Kali Lipat
 - (Ilustrasi: Warga mengunjungi kompleks Mehtab Bagh di belakang Taj Mahal di Agra, India, pada (16/11/2021). [SAJJAD HUSSAIN / AFP])

ESENSINEWS.com- Update Covid-19 Global pada Rabu, 12 Januari 2022, pukul 08.30 WIB, tercatat ada penambahan kasus Covid-19 lebih dari 2,76 juta, serta angka kematian yang bertambah 7.836 jiwa.

Data pada situs worldometers, terdapat enam negara yang paling mendominasi jumlah kasus infeksi Covid-19 terbaru dengan laporan mencapai ratusan ribu.

Di antaranya, Amerika Serikat 671.993 kasus, Perancis 368.149 kasus, Italia 220.532 kasus, India 185.112 kasus, Spanyol 134.942 kasus, dan Argentina yang mencapai rekor baru dengan 134.439 kasus.

Sedangkan angka kematian terbanyak dilaporkan Amerika Serikat dengan angka 2.172 jiwa.

Akibat berbagai penambahan dalam 24 jam terakhir itu, akumulasi data kasus Covid-19 di seluruh dunia menjadi 313,93 juta dengan catatan kematian lebih dari 5,52 juta jiwa.

Lonjakan Kasus di India Meningkat 20 Kali Lipat

Dalam beberapa hari terakhir, kasus baru Covid-19 di India kembali mencapai rarusan ribu per hari.

Negara itu pernah mengalami lonjakan kasus harian hingga ratusan ribu terakhir kali pada periode April – Mei 2021 ketika wabah varian delta pertama kali terjadi di sana.

Laporan kasus baru India dalam 24 jam terakhir yang mencapai lebih dari 180 ribu disebut naik 20 kali lipat dibandingkan bulan lalu, laporan Channel News Asia. Padahal tingkat tes harian Covid-19 di sana jauh di bawah kapasitas.

Di sisi lain, kerumunan di Sungai Gangga kemungkinan akan kembali terjadi pekan ini. Diperkirakan hampir 1 juta umat Hindu akan berkumpul di tepi sungai pada Jumat (14/1) dan Sabtu (15/1) untuk mandi suci.

“Kerumunan dapat membengkak antara 800.000 hingga 1 juta. Kami berusaha menerapkan semua protokol Covid-19,” kata seorang menteri Benggala Barat Bankim Chandra Hazra, sekaligus penanggungjawab pelaksanaan festival Gangasagar Mela, mengatakan kepada Reuters.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya telah mengupayakan air suci bisa diturunkan menggunalan drone, agar masyarakat tidak menumpuk di tepi sungai. Namun, kebanyakan umat Hindu ingin berenang langsung di sungai.

“Kami tidak dapat mencegahnya,” ujarnya.

Sebuah festival keagamaan besar serupa di India utara pada tahun lalu juga menyebabkan tersebarnya varian delta hingga terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Para dokter di India telah mengajukan banding ke pengadilan negara bagian dengan meminta izin pelaksanaan festival tahun ini dicabut. Para tenaga kesehatan itu khawatir kalau acara tersebut juga akan menyebabkan virus “penyebar super”.

India saat ini masih menjadi negara kedua dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Jumlahnya lebih dari 36 juta kasus dengan kematian 484.359 jiwa.

 

 

Sumber : Suara.com

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya