Pilpres 2024 : Kaum Mileneal dan Emak-emak di Bandung Dukung Rizal Ramli jadi Presiden

ESENSINEWS.com - 2 minggu Yang Lalu
Pilpres 2024 : Kaum Mileneal dan Emak-emak di Bandung Dukung Rizal Ramli jadi Presiden
 - (ESENSINEWS.com)
ESENSINEWS.com— Beberapa kelompok masyarakat yang terpukul akibat ketidakadilan ekonomi pemerintah, berkeluh kesah kepada tokoh nasional, sekaligus ekonom senior, Dr Rizal Ramli di kediamannya di Dago, Bandung, Kamis (6/1/2022).

Mereka misalnya adalah anak-anak dari kaum milenial yang ternyata sangat kritis terhadap kondisi demokrasi dan ketidakadilan yang terjadi dalam berbagai bidang.

Selain itu, ada juga terdapat kaum emak-emak. Mereka umumnya mengeluhkan naiknya harga-harga sembako, harga gas, minyak goreng, sampai pelayanan BPJS yang makin menurun hingga persoalan perekonomian sehari-hari lainnya.

Sebagian mereka ada yang datang dari Cililin, Bandung Barat, Garut, dan Purwakarta dengan naik angkot dan sepeda motor.

“Saya mah jadi ruwet, pusing dengan keadaan sekarang,” keluh Lala Latifah emak-emak asal Cililin seperti dikutip dari “Catatan Pemerhati Sejarah dan Sosial, Arief Gunawan” dalam www.konfrontasi.com/.

Lala Latifah sejak subuh sudah berangkat dari rumah supaya bisa bertemu dengan Rizal Ramli untuk menumpahkan uneg-uneg-nya. Dengan membonceng sepupunya, dia datang dari Garut dengan sepeda motor ke Bandung.

“Kenapa Pak, minyak goreng sekarang mahal. BPJS juga makin turun pelayanannya?” tanya Yunita, emak-emak lainnya asal Bandung Barat. Ia mengaku bingung karena keadaan sekarang semakin sulit.

Sementara itu Yudi Muhammad Azis, milenial asal Garut Selatan mengemukakan pandangannya mengenai UU ITE yang menurutnya dijadikan alat oleh pemerintah untuk membelenggu kebebasan berpendapat. Selain itu ia menilai bonus demografi yang selama ini digembar-gemborkan implikasinya tidak jelas.

Dengan kondisi perekonomian seperti ini menurutnya bonus demografi hanya akan menambah ledakan jumlah pengangguran di kalangan generasi muda.

“Mau dibawa kemana bangsa ini, Pak?” tanya Yudi Muhammad Azis.

Hal lain yang menjadi uneg-uneg para emak-emak adalah keprihatinan mereka terhadap para ulama yang diperlakukan secara tidak adil oleh penguasa.

“Jangan sakiti ulama yang  menyuarakan kebenaran,” ujar Nurma Yunita.

Ternyata para emak-emak ini juga punya pandangan sendiri terhadap generasi milenial saat ini. Mereka  ingin agar generasi milenial memiliki kepedulian untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran.

“Kita harus dukung Milenial demi masa depan  bangsa ini, karena sekarang semua emak-emak bingung. Lebih banyak di-PHP-kan oleh pemerintah,” papar Nurma Yunita lagi. PHP yang dimaksud adalah singkatan Pemberi Harapan Palsu.

Menjawab keluhan tersebut mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menjelaskan secara sederhana. Dia mengatakan, pada dasarnya pemerintah saat ini tidak mempunyai niat untuk memperbaiki kehidupan rakyat.

Keberpihakan kepada rakyat hanya menjadi slogan dan istilah yang dipakai oleh para pejabat yang pura-pura merakyat melalui pencitraan. Mereka hanya berpura-pura memihak para rakyat.

Uniknya dari acara tatap muka yang ternyata lebih banyak berisi curhatan ini, emak-emak dan generasi muda milenial juga mendoakan Rizal Ramli agar dapat memimpin negeri ini pada 2024.

Salah seorang emak-emak misalnya berharap mudah-mudahan kalau Rizal Ramli menjadi presiden gaji PNS/TNI-Polri naik setiap tahun. Karena pada saat Rizal Ramli menjadi Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan di era Presiden Gus Dur hal itu terjadi, yaitu naik 125 persen dalam 21 bulan.

Emak-emak juga percaya kalau Rizal Ramli jadi presiden akan merangkul semua golongan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Tidak seperti yang terjadi hari ini.

“Saya percaya ini terjadi kalau Pak Rizal Ramli ditakdirkan Allah SWT jadi presiden,” ujar Nurma Yunita

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya