Demokrasi Pancasila Menurut Perspektif Robby Walalangi

oleh

ESENSINEWS.com – Indeks Persepsi Demokrasi Indonesia menurut survei terus turun, lantaran sejumlah persoalan diantaranya politik identitas sampai ke intoleransi.

Menurut Pemerhati Sosial Robby Walalangi demokrasi sebagai Kedaulatan adalah Rakyat, Kekuasaan adalah Rakyat, Penguasa adalah Rakyat, Pemerintah adalah Rakyat

Siapakah Rakyat? mereka adalah WNI Pribumi dan Non Pribumi yang ber KTP
Pancasila kata Ketua Yayasan STIE ‘Pioneer’ Manado adalah Karakter Diri, Wujud Diri, sebagai Kepribadian Diri yaitu kepribadian diri bangsa Indonesia.

Selanjutnya kata dia yang menjadi slogan bela negara yakni, “Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Pancasila, Saya Indonesia”.

“Karno berkata Saya Pancasila yang menjadi slogan bela negara seperti yang tertulis diatas. Pancasila oleh Bung Karno adalah predikat nama bagi manusia Bangsa Indonesia itu sebabnya Pancasila ditulis sambung Pancasila bukan Panca-Sila.

Oleh karena itu tutur Robby, Pancasila merupakan karakter Diri Manusia ideal sesuai ciptaan Tuhan yang azasi/hakiki terdiri atas 5 karakter yang saling terkait/terpadu sebagai suatu suatu kesatuan sila yaitu Eka Sila Gotong Royong yang menjadi budaya diri Anak Bangsa Indonesia paduan adat, suku etnis Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Demukian pula kajian falsafah Pancasila rumusannya sebagai berikut

Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa yang Berkemanusiaan yang adil dan beradab  Berpersatuan Indonesia Berkerakyatan yang adil dan bijaksana dalam permusyawaratan/perwakilan yang ber Keadilan Sosial bagi rakyat Imdonesia.

Sila ke-2 Kemanusian yang adil dan beradab yang Berketuhanan YME yang Berpersatuan Indonesia yang Berkerakyatan dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dalam perwakilan serta Berkeadilan Sosial bagi rakyat Indonesia.

Sila ke-3 Persatuan indonesia ber Ke-Tuhanan YME dan ber Kemanusian yang adil dan beradab serta ber Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sila ke-4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang Berketuhanan YME yang berKemanusiaan yang adil dan beradab yang Berpersatuan Indonesia yang Berkeeadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang berkeTuhanan YME dan Berprikemanusiaan adil dan beradab yang Berpersatuan Indonesia yang Berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Rumusan Pancasila setiap sila ujarnya, harus terkait dengan sila-sila lain karena sila-sila tersebut saling terkait atau terpadu satu sama lain, tidak berdiri sendiri-sendiri, lantaran Pancasila adalah sistem Kepribadian Bangsa Indonesia yang berazas religi dan budaya dan sudah mengikat secara hukum sebagai azas kenegaraan yang harus dilaksanakan oleh setiap WNI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai manusia Pancasila yang pancasilais

Demokrasi Pancasila kata dia, adalah kehidupan berbangsa dan bernegara dlm wujud hidup kehidupan dan Penghidupan di semua sektor dan bidang (Poleksosbud Hankam) harus berdasarkan Pancasila merupakan harga mati dalam wujud NKRI harha mati.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *