Rabu/21/10/2020

ESENSINEWS.com

Terluas Dalam Sajian Berita

Bila Cukup Bukti, AMP3 Desak Tersangkakan Bupati Mimika Eltinus Omaleng

1 min read

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Papua (AMP3), menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri, Senin (28/9/2020)

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Papua (AMP3), menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri, Senin (28/9/2020)

Esensinews.com, Jakarta – Sekelompok massa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Papua (AMP3), menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri, Senin (28/9/2020).

Massa AMP3, mengatakan terpaksa melakukan hal ini di tengah pandemi Covid-19, lantaran menilai proses hukum dalam dugaan keterlibatan Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng ikut dalam menyebarluaskan, video mesum mantan anggota DPRD Kabupaten Mimika melalui beberapa grup whatsApp tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

“Demi keadilan kami terpaksa meski di tengah covid-19, kami datang ke Gedung Mabes Polri karena merasa proses hukum kasus menyebarluaskan, video mesum mantan anggota DPRD itu tidak tepat,” kata Koordinator AMP3, Ifan dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

AMP3, kata Ifan, mendesak Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis memerintahkan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw segera menaikan status Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng sebagai tersangka, bila dalam prosesnya ditemukan alat bukti yang cukup.

“Kami juga mendesak Pak Kapolri, untuk memerintahkan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw agar segera menangkap Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng,” tandasnya.

Ivan menambahkan, Polisi meski segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan
Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng pada kasus menyebar luaskan video mesum mantan anggota DPRD Kabupaten Mimika. Hal ini penting agar tidak menimbulkan stigma negatif dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Biar tidak terlihat tebang pilih dalam kasus ini, maka harus segera diusut tuntas. Semua proses pemeriksaan pun harus transparan,” tutupnya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Krusial