Sabtu/24/10/2020

ESENSINEWS.com

Terluas Dalam Sajian Berita

Rapat Paripurna DPRD Terkait HUT ke-56 Provinsi Sulut

3 min read

ESENSINEWS.com – Terkait hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke-56, DPRD menggelar Rapat Paripurna di Gedung Cengkeh DPRD, Rabu (23/9/2020)

Rapat Paripurna diawali dengan acara peresmian miniatur rumah adat 3 etnis di Sulut dan patung pahlawan nasional asal Sam Ratulangi oleh Gubernur Olly Dondokambey sebagai wujud nyata komitemen DPRD untuk pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

Rapat paripurna ini dibuka Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw (AA) sekaligus memimpin jalanya sidang. Andrei didampingi Gubernur Olly Dondokambey SE, Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw dan Para Wakil Ketua.

Mencermati wabah virus Covid-19 kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Angouw dalam kesempatan tersebut memulai sambutanya dengan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Secara khusus kami sampaikan salut dan hormat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang mengambil langkah berani untuk membuka kegiatan diluar rumah agar masyarakat dapat bekerja kembali sehingga roda ekonomi kembali berputar dan pemulihan ekonomi terjadi.” kata dia.

“Ini adalah masa-masa sulit dalam kehidupan manusia, termasuk kita di Sulut. Namun dalam sejarah umat manusia, kita pernah melewati masa sulit ini, meski dalam keadaan yang berbeda. Oleh sebab itu dalam suasana dan semangat usia Provinsi kita ke-56 tahun, saya mengajak kita untuk mulai menumbuhkan dalam diri kita spirit pantang menyerah, tidak mudah mengeluh dan selalu bersyukur tidak peduli seberapa berat kehidupan yang kita hadapi.

Kita semua harus percaya bahwa“ Badai pasti berlalu”, bahwa Tuhan ada selalu bersama-sama kita! Kita harus memiliki keyakinan yang kokoh Covid19 tak akan menghentikan kita.” kata Andrei.

Turut hadir dalam acara virtual ini Ketua DPR RI Puan Maharani. Dirinya mengatakan bahwa Sulut menjadi daerah percontohan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu, Puan mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukan angka fantastis disertai juga dengan pertumbuhan ekonomi Sulut yang lebih tinggi dibandingkan nasional.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Olly mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulut di tengah pandemi Covid-19 ini sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu.

“HUT Provinsi pada tahun ini kita peringati dalam nuansa yang berbeda dan sederhana, karena pandemi Covid-19. Kita rasakan sendiri, jika semarak menyambut dan merayakan HUT Provinsi kali ini, tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Namun dalam kondisi apapun, selayaknya kita mampu mensyukuri dan memaknai peringatan HUT ke-56 Provinsi tercinta kita ini, sebagai momentum refleksi terhadap apa yang telah diperjuangkan oleh
founding fathers, para pendahulu kita,” ucap Gubernur.

Olly menuturkan, di usia 56 tahun Provinsi Sulut, spirit persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa dan daerah harus tetap terjaga agar progres pembangunan di Sulut akan semakin baik, yang pada muaranya dapat menjadikan Sulut semakin hebat lagi.

“Menjadi harapan, dalam peringatan momentum bersejarah hari ini, seluruh masyarakat dari Miangas sampai Pinogaluman, akan bersama-sama larut dalam suasana sukacita melintasi sejarah panjang Sulawesi Utara yang semakin mapan diusia 56 tahun, sambil memaknai tahapan demi tahapan pembangunan yang berkelanjutan, serta menyatakan tekad, sikap dan komitmen untuk terus berjuang bersama, bergotong royong, bersatu padu memberikan kerja dan karya yang paripurna, demi kemajuan daerah, perkembangan pembangunan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Lanjut Olly, realita membuktikan bahwa kemajuan yang signifikan Provinsi Sulut tahun demi tahun hingga hari ini genap berusia 56 tahun, diraih karena stabilitas keamanan daerah yang kondusif dan terkendali; toleransi antar umat beragama yang terus terjaga; kerukunan di tengah masyarakat yang terpelihara; serta solidaritas dan semangat gotong-royong seluruh rakyat Sulawesi Utara yang senantiasa menggelora.

“Bahkan survei Setara Institute dan survei indeks kerukunan umat beragama Kementerian Agama RI dalam beberapa tahun terakhir ini, menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah paling rukun dan paling toleran di Indonesia,” tandasnya.

Dia juga menjelasan bahwa kemajuan daerah yang mampu tercipta secara signifikan, ditopang oleh geoposisi wilayah Sulut yang berada di bibir pasifik, serta kebijakan strategis pembangunan daerah dan optimalisasi sektor-sektor unggulan Sulut, antara lain seperti pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan pariwisata.

“Dengan semangat kerja bersama dan gotong royong kita selama ini, kita berhasil mewujudnyatakan sejumlah program pembangunan, yang pencapaiannya sangat menggembirakan. Indikator makro ekonomi Provinsi Sulawesi Utara senantiasa menunjukan progres positif,” tutup Olly.

Rapat paripurna HUT ke-56 Provinsi Sulut ini dimeriahkan juga dengan penyerahan rekor MURI kepada Provinsi Sulut, penyerahan penghargaan kepada teladan yang berpretasi dan penyerahan penghargaan kepada Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkompinda, pejabat struktural Pemprov, anggota DPRD Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Krusial