ESENSINEWS.com – Meski masih ada sembilan seri tersisa, KTM jelas menjadi salah satu peserta yang menggoreskan prestasi gemilang di MotoGP2020. Bagaimana tidak? Sejak bergabung sebagai tim pabrikan seutuhnya pada 2017, baru pada tahun ini mereka akhirnya benar-benar siap bertarung di papan atas.

Kesiapan mereka terbukti lewat para ridernya yang makin kompetitif, terbukti dari kemenangan Brad Binder di Ceko, serta kemenangan Miguel Oliveira dan finis ketiga yang diraih Pol Espargaro di Styria. Prestasi ini pun tak pelak membuktikan bahwa motor RC16 kini resmi jadi salah satu motor paling mengancam.

Performa RC16 yang meningkat tajam ini pun tak terlepas dari kontribusi sang test rider, Dani Pedrosa, yang bergabung dengan KTM sejak akhir 2018, meninggalkan Honda yang telah ia bela selama 18 tahun. Hal ini dinyatakan Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Mike Leitner, kepada Paddock GP, Senin (31/8/2020).

Pendorong Kualitas Performa RC16

Test rider KTM, Dani Pedrosa (c) KTM/Philip Platzer Test rider KTM, Dani Pedrosa (c) KTM/Philip Platzer

“Secara umum, Dani melakukan pekerjaan dengan sangat baik sejak ia mulai uji coba dengan kami tahun lalu. Banyak kontribusi datang berkat pengalamannya. Saat ia bergabung dengan proyek kami, saya tahu ia akan mendorong kualitas motor kami,” ujar Leitner, yang juga crew chief Pedrosa di Repsol Honda sampai 2013.

“Saat kami harus menjajal banyak perangkat dalam pekan balap selama dua tahun, sulit bagi para pembalap kami untuk fokus. Uji coba sambil balapan sangatlah sulit. Atas alasan ini, Dani memberikan bantuan besar dalam memberi arahan yang baik,” lanjut pria asal Austria ini.

Kata-kata Leitner pun disetujui oleh Manajer Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal. Meski tak pernah bekerja secara langsung dengan Pedrosa, Poncharal juga sangat yakin bahwa kemenangan timnya lewat Oliveira merupakan bukti adanya dampak positif dari masukan-masukan Pedrosa soal pengembangan RC16.

Semua Kru KTM ‘Nurut’ pada Dani Pedrosa

“Tim uji coba KTM bekerja sangat baik, apalagi mereka punya sosok terbaik yang bisa dijadikan test rider, dan KTM memanfaatkannya dengan sangat baik! Entah apa yang dilakukan pabrikan lain dengan Michele Pirro (Ducati), Jorge Lorenzo (Yamaha), dan Stefan Bradl (Honda), tapi Dani nyaris setiap saat berkendara,” ujar Poncharal.

Pria Prancis ini pun menyatakan seluruh pekerja KTM sangat menghormati Pedrosa sebagai rider top. Tiga kali juara dunia tersebut juga benar-benar menyimak masukan para pembalap KTM. Pedrosa juga tak pernah segan-segan memberitahu KTM ketika salah satu perangkat baru mereka tak bekerja dengan baik.

“Sekalinya Dani memvalidasi sebuah perangkat sebagai nilai plus, kami semua langsung memakainya! KTM telah menggaet banyak nama besar dalam setiap departemennya, dari mesin, elektronik, sasis, aerodinamika, WP Suspensions… dan semua bekerja seperti orang gila!” tutup Poncharal.

 

Sumber: Paddock GP

0Shares