Demokrat dan Gedung Putih Belum Sepakat Terkait Anggaran Stimulus Corona

ESENSINEWS.com - Senin/03/08/2020
Demokrat dan Gedung Putih Belum Sepakat Terkait Anggaran Stimulus Corona
 - ()

ESENSINEWS.com – Gedung Putih dan para petinggi Partai Demokrat hingga hari Minggu (02/8/2020) masih belum menyepakati cakupan bantuan yang lebih banyak bagi 30 juta pekerja Amerika yang terpaksa menganggur karena pandemi virus corona.

Dalam acara “This Week” di stasiun televisi ABC, Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin berdebat tentang berapa banyak bantuan baru yang harus disetujui pemerintah di luar tunjangan pengangguran.

Tunjangan pengangguran tambahan sebesar 600 dolar per minggu, yang telah diberikan selama empat bulan, telah berakhir Jumat lalu (30/7/2020).

Pelosi dan sejumlah anggota faksi Demokrat ingin memperpanjang pembayaran tunjangan pengangguran itu hingga akhir 2020, sementara Presiden Donald Trump dan pemerintahannya awalnya ingin memotong bantuan tambahan itu menjadi 200 dolar saja per minggu, sambil mengupayakan paket yang akan menetapkan bantuan sebesar 70% dari apa yang telah dibayarkan kepada para pekerja sebelum dirumahkan akibat virus yang melanda Amerika itu.

Pelosi, Mnuchin, pemimpin faksi Demokrat di Senat Charles Schummer dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows Sabtu lalu (1/8/2020) mengatakan telah membuat kemajuan untuk mencapai kesepakatan tentang tunjangan pengangguran itu dan bantuan-bantuan lain guna mendorong perekonomian Amerika. Para pembantu mereka dijadwalkan memulai kembali diskusi tentang rincian paket itu hari Minggu (2/8/2020), sementara tim perunding utama berencana memulai kembali pembicaraan hari Senin (03/8/2020).

Tetapi Meadows dalam program “Face the Nation” di CBS News mengatakan “kita masih harus melewati jalan yang panjang. Saya tidak optimis bahwa akan ada solusi dalam waktu dekat ini.”

Kedua pihak masih berbeda pendapat soal besarnya jumlah bantuan untuk mengatasi dampak virus corona ini. Faksi Demokrat menyerukan tiga triliun dolar dalam rencana anggaran yang baru, sementara faksi Republik ingin membatasi hingga satu triliun dolar saja.

 

Sumber : VOA

Tinggalkan Komentar

Kolom

Mungkin Anda melewatkan ini

Webinar P3S : UGM Terus Tingkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan

Webinar P3S : UGM Terus Tingkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan

KSP Dorong BEM Nusantara Ciptakan Solusi Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi

KSP Dorong BEM Nusantara Ciptakan Solusi Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi

Syariah, Perda Syariah dan Negara

Syariah, Perda Syariah dan Negara

Bukan Hanya Indonesia, Ijasah Palsu Pun Guncang Spanyol

Bukan Hanya Indonesia, Ijasah Palsu Pun Guncang Spanyol

Ekonomi Indonesia: Magiconomics Destruktif

Ekonomi Indonesia: Magiconomics Destruktif

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya