BPIP: Kedisiplinan Salah Satu Kunci Keberhasilan Penerapan Kenormalan Baru

ESENSINEWS.com - Senin/15/06/2020
BPIP: Kedisiplinan Salah Satu Kunci Keberhasilan Penerapan Kenormalan Baru
 - ()

ESENSINEWS.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 (virus corona) belum juga berlalu. Meski demikian, kehidupan harus tetap dijalani. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah menerapkan kondisi kenormalan baru/new normal agar masyarakat bisa tetap beraktivitas.

Kenormalan baru memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas dengan memperhatikan serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 (menggunakan masker, menjaga jaral atara satu individu dengan yang lainnya, dan mencuci tangan dengan sabun).

Menurur Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Benny Susetyo kunci keberhasilan penerapan kenormalan baru adalah kedisiplinan.

“kedisiplinan merupakan kunci keberhasilan penerapan new normal (kenormalan baru). Displin veritas yakni keutaman dan kebijakan untuk taat terhadap kaidah moral, peraturan demi tujuan kebaikkan bersama”, ujarn Benny, Minggu (14/6/2020).

Lebih lanjut, Rohaniwan yang juga akrab disapa Romo Benny itu menjelakan disiplin berasal dari Bahasa Latin, asal katanya “discipline” memiliki arti latihan atau pendidikan kesopnan serta kerohanian yang bertujuan untuk mengembangkan tabiat.

Dia menambahkan, “disiplin muncuk sebagai usaha memperbaiki prilaku individu, yang nantinya menciptakan taat azaz dan patuh pada peraturan atau norma yang berlaku”.

Benny menghimbau masyarakat tetap disiplin dalam masa pascapemulihan dalam berdaptasi di tengah kenormalan baru. “Displin kunci utama dalam adapatasi menuju kehidupan baru, maka dibutuhkan kedisplinan dalam menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas di kontor, dunia usaha, di pasar, mall, tranpotasi publik, perusahaan, serta menjalankan roda perekonomian”, ungkapnya.

Menurutnya, mentaati protokol kesehatan harus menjadi cara berpikir, bertindak, berelasi setiap individu. Dengan membangun kultur displin dalam diri sendiri kita menyelamatkan jiwa sesama manusia.

“Displin harus dibatin dalam perilaku hidup sehari-hari setiap warga negara untuk memasuki fase baru dalam adapatasi, menuju hidup kenormalan baru sampai vaksin covid (Covid-19) ditemukan,” pungkasnya.

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya