Demi Kencan dengan Petenis Cantik Kanada, ‘Fans’ Rela Rogoh Kocek Rp1.263 Miliar

ESENSINEWS.com, JAKARTA – Seorang penggemar “gila” rela mengeluarkan dana 70.000 poundsterling (sekitar Rp 1,263 miliar) hanya untuk kencan dengan petenis cantik asal Kanada, Euginie Bouchard.

Meski demikian, uang tersebut bukan untuk bersenang-senang. Semua dana itu akan dimanfaatkan untuk kegiatan amal.

Sang penggemar menjadi penawar tertinggi dalam paket lelang yang dilakukan Eugenie Bouchard (termasuk tiket menonton pertandingannya).

Petenis 26 tahun ini mengadakan event tersebut sebagai bagian dari “All In Challenge” bersama badan amal Amerika, 15 Seconds of Fame.

Menurut laporan, ada 37 penawaran yang masuk. Penawaran dimulai dari angka 2.000 poundsterling (sekitar Rp 36,091 juta).

Dari semua penawar tersebut, tidak ada yang bisa menandingi jumlah fantastis yang diajukan oleh sang pemenang, yang tak disebutkan namanya.

Angka yang luar biasa tersebut membuat Bouchard terkejut. Melalui akun Instagram, mantan peringkat lima dunia WTA tersebut menulis: “Ini… gila… kalian luar biasa!!!”

Berikut ini bunyi promo untuk kegiatan amal tersebut:

“Dapatkan yang lebih dari 15 Seconds of Fame dengan Genie Bouchard. Pemenang yang beruntung dan seorang tamu akan pergi ke turnamen tenis pilihan mereka.”

“Itu benar, US Open, French Open, Wimbledon atau Australian Open. Genie memiliki tiket pesawat,” katanya.

“Duduklah di kotak pemain di sebelah tim Genie dan pelatih saat anda mendukung untuk kemenangannya.”

“Nikmati makan malam bersama bintang tenis dan bahkan dapatkan raket dan sepatu kets yang ditandatangani Genie sendiri.”

Bukan kali ini saja Bouchard melakukan hal tersebut. Si cantik yang kini menempati ranking 332 dunia (terendah dalam kariernya) sudah kerap terlibat dalam kencan dengan orang asing.

Dia pernah bertemu dengan seorang follower-nya di Instagram setelah kalah dalam taruhan pada Super Bowl 2017.

Bintang asal Kanada ini sangat menikmati momen tersebut, bahkan dia mengatur pertemuan kedua dengan John Goehrke yang beruntung.

Sepanjang kariernya, Bouchard belum pernah meraih gelar juara grand slam. Meski demikian, Bouchard tercatat sebagai petenis pertama Kanada yang mencapai final sebuah grand slam.

Prestasi tertinggi itu dia raih pada tahun 2014. Sayang, pada partai puncak grand slam lapangan rumput tersebut, Bouchard dikalahkan petenis kidal asal Ceko, Petra Kvitova.

Bouchard pun pernah mencapai semifinal Grand Slam Australian Open dan French Open pada 2014. Pada tahun tersebut pun dia sempat melaju hingga babak keempat US Open.

 

 

Sumber : The Sun

0Shares

Read Previous

Pemerintah harus Punya Program Masuk Kehidupan Baru

Read Next

PT Garuda Indonesia Rumahkan 800 Karyawan Tenaga Kontrak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *