Berikut 8 Pejabat Eselon I yang Dilantik Mendikbud Secara Daring

ESENSINEWS.com,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melantik 26 pejabat secara daring, Jumat (8/5/2020). Dari pelantikan 26 pejabat ini terdiri dari 8 pejabat tinggi madya (Eselon 1) di lingkungan Kemdikbud. Sedangkan sisanya yakni 17 anggota Lembaga Sensor Film periode 2020-2024, dan 1 rektor Universitas Singaperbangsa. Dalam sambutannya, Mendikbud […]

ESENSINEWS.com,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melantik 26 pejabat secara daring, Jumat (8/5/2020).

Dari pelantikan 26 pejabat ini terdiri dari 8 pejabat tinggi madya (Eselon 1) di lingkungan Kemdikbud. Sedangkan sisanya yakni 17 anggota Lembaga Sensor Film periode 2020-2024, dan 1 rektor Universitas Singaperbangsa.

Dalam sambutannya, Mendikbud Nadiem menekankan perlunya diberikan ruang kebebasan dan inovasi di ranah pendidikan.

“Pendidikan manusia Indonesia seutuhnya harus senantiasa mengikuti perkembangan zaman dan tentunya memperhatikan pelaku pendidikan itu sendiri yaitu manusianya,” ujar Mendikbud di Jakarta seperti dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud.

Wujudkan konsep Merdeka Belajar

Menurut Nadiem, insan-insan pendidikan harusnya dilihat sebagai subyek bukan obyek. Untuk itu Kemdikbud yang bertanggung jawab atas kebijakan-kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan yang digulirkan haruslah memberi kebebasan kepada insan pendidikan dan insan budaya untuk:

  • berkreasi
  • berinovasi
  • berpartisipasi aktif memajukan pendidikan dan kebudayaan

Tentu ini semua adalah upaya untuk mewujudkan konsep Merdeka Belajar.

“Bagi para pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemdikbud yang baru saja dilantik agar hal tersebut menjadi tantangan dan motivasi kuat untuk mewujudkan Merdeka Belajar berjalan secara efektif dalam sistem pendidikan untuk di Indonesia,” ujar Nadiem.

Merdeka Belajar akan memberikan peluang bagi sistem pendidikan untuk berkembang lebih luas dalam menghadapi tantangan zaman dan alam.

Oleh karena itu para pejabat pimpinan tinggi madya harus segera melakukan koordinasi internal dan penyesuaian tugas dengan situasi terkini.

“Tetap semangat untuk bekerja, semakin kreatif dan inovatif demi menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang tengah menghadang di depan mata khususnya dalam mewujudkan pelaksanaan Merdeka Belajar,” jelas Nadiem Makarim.

Didorong terus berprestasi

Tak hanya itu saja, meski di tengah wabah virus corona ini, Mendikbud berpesan agar para pejabat yang dilantik memberikan prestasi terbaik.

“Saya harapkan saudara dapat terus berkarya dan memberikan prestasi terbaik demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Marilah kita berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” katanya.

“Tetap semangat berkarya dan bekerja dari rumah, berkomitmen untuk menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, serta tidak mudik atau bepergian ke luar kota dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan,” pesan Mendikbud Nadiem.

Melansir akun resmi Instagram Kemdikbud, berikut ini 8 Pejabat Eselon 1 yang dilantik Mendikbud:

  1. Prof. Ainun Na’im, Ph.D., sebagai Sekretaris Jenderal;
  2. Hilmar Farid, Ph.D., sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan;
  3. Prof. Dr. H. Muchlis Rantoni Luddin, M.A., sebagai Inspektur Jenderal;
  4. Totok Suprayitno, Ph.D., sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan;
  5. Dr. Iwan Syahril, Ph.D., sebagai Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
  6. Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi;
  7. Prof. Endang Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., sebagai Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa;
  8. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., sebagai Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Sumber : Kompas.com

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Italia Catatkan 30 Ribu Kematian Akibat Corona

Sab Mei 9 , 2020
ESENSINEWS.com, ROMA – Negeri Pizza Italia hari Jumat (8/5/2020) menjadi negara ketiga di dunia yang mencatat lebih dari 30 ribu (30.200) kematian akibat virus corona, hanya Inggris (31.200) dan AS (78.600) mencatat lebih banyak kematian. Italia mengatakan, Jumat 243 orang meninggal, yang jauh lebih rendah dibandingkan lebih dari 900 per […]