ESENSINEWS.com – Politisi PDI Perjuang Adian Napitupilu punya kisah menarik, yakni meminjamkan uang ke DPR-RI, lembaga tempatnya bernaung sebagai wakil rakyat.

Kisah itu terjadi pada 2018. Kala itu, sehari sebelum  Lebaran. Adian kedatangan para pekerja di DPR-RI, seperti pekerja taman dan cleaning service.

Mereka mengadu bahwa mereka tidak digaji oleh perusahaan outsourcing yang menyalurkan mereka ke DPR, perusahaan outsourcing itu ternyata telah kabur.

“Lalu saya pun telepon Setjen DPR, bertanya soal nasib mereka (para pekerja). Setjen pun mengatakan bahwa mereka sudah menagih ke perusahaan nya tapi tidak ketemu,” ujar Adian.

Namun, Adian tetap menegaskan bahwa para pekerja itu harus dibayar sebelum keringat mereka mengering. Persoalan keuangan perusahaan bukanlah urusan pekerja.

Tapi Setjen DPR tetap menemui kesulitan teknis, apalagi saat itu sehari menjelang lebaran.

“Saya pun mengatakan, ini khan sekitar Rp1,8 miliar. Kalau saya pinjamkan 1,8 miliar, kalian (DPR) bisa kembalikan kapan. Mereka bilang dua atau tiga bulan, ya sudah,” ungkap Adian.

Adian langsung menghubungi istrinya, serta kawan-kawannya sesama aktivis 1998 yang kini sudah ada menjelma menjadi pengusaha dan beragam latar belakang untuk menggalang dana.

Walhasil, pada hari itu juga terkumpul uang sebesar Rp1,8 miliar.

“Menurut saya, langkah itu memang harus dilakukan Setjen DPR. Sebab mereka harus selamatkan para pekerja itu,” ujar Adian.

 

Sumber : Gesuri.id

0Shares