Takut Terjangkit Virus Corona, Korsel Tutup Pangkalan Militer dan Dua Kota

oleh

Perdana Menteri Korea Selatan (Korsel) Chung Sye-kyun mengatakan kondisi saat ini darurat karena muncul 100 kasus baru dan dua kematian akibat infeksi virus Corona terjadi di negara itu.Dikutip dari BBC, Sabtu (22/2/2020), kota-kota di sebelah selatan Korsel yaitu Daegu dan Cheongdo telah dinyatakan sebagai zona perawatan khusus. Jalan-jalan di Daegu sekarang sebagian besar telah sepi.

Selain itu, semua pangkalan militer dalam keadaan ditutup setelah tiga tentara dinyatakan positif. Sekitar 9.000 anggota sebuah sekte diminta untuk melakukan karantina mandiri setelah diidentifikasi sebagai penyebar virus Corona.

Pihak berwenang menduga wabah yang terjadi saat ini di Korsel berasal dari Cheongdo, merujuk pada kehadiran sejumlah besar pengikut sekte tersebut dalam pemakaman saudara pendiri kelompok agama itu dari 31 Januari hingga 2 Februari.

Pada hari Jumat, orang kedua yang tertular virus Corona di Korsel meninggal. Korban adalah seorang wanita berusia 50-an tahun. Menurut kantor berita Yonhap, ia meninggal di barat daya kota Busan setelah dipindahkan ke sana dari rumah sakit terdekat.

Laporan mengatakan ia sebelumnya adalah pasien rumah sakit jiwa Cheongdo, rumah sakit yang sama dengan pasien pertama virus Corona di negara itu yaitu seorang lelaki lanjut usia. Sebanyak 15 pasien lainnya juga dinyatakan positif.

Pada hari Kamis lalu, 53 kasus baru virus Corona dilaporkan terjadi di Korsel. Kini, total 204 kasus infeksi virus dilaporkan terjadi di negara itu. Jumlah ini menjadikannya wilayah atau lokasi terbesar kedua di luar China setelah kapal pesiar Diamond Princess yang merapat di Jepang.

Virus Corona Covid-19 berasal dari kota Wuhan yang ada di provinsi Hubei, China. Virus ini menyebar pada akhir tahun lalu dan kini telah menyebar ke sejumlah negara.

Hingga saat ini, secara global, virus ini telah menewaskan 2.248 dengan mayoritas terjadi di China. Sementara 76.787 kasus infeksi virus telah dilaporkan dan 18.864 orang dinyatakan sembuh.

Sumber : BBC/Sindo
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *