Ridwan Kamil Heran Anies Mulai Kunjungi Ponpes di Jabar

ESENSINEWS.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut aktivitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke sejumlah pesantren di Tasikmalaya hal yang wajar.

Terkait pertemuan Anies dengan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Tasikmalaya Sabtu (1/2/2020) lalu, Ridwan menilai hal tersebut tak perlu diperdebatkan.

Sebab, kapasitas Uu hanya tuan rumah di pesantren milik keluarganya.

“Saya kira dalam kondisi hari ini siapapun yang ingin bersilaturahmi ya harus diterima,” ungkap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (7/2/2020).

“Jadi kalau saya pun melakukan hal yang sama ke tempat lain juga harapannya disambut dengan baik. Karena syariatnya siapa yang bertamu harus dihormati.”

Emil tak menampik jika pertemuan itu akan ditafsir secara politis. Namun, ia menilai keterkaitan dengan kontestasi Pilpres 2024 masih terlalu pagi.

Apalagi, lanjut dia, situasi politik pascapilpres 2019 akan memunculkan banyak kejutan.

“Kalau dihubung-hubungkan dengan politik saya kira masih jauh. Kalau politik kan membuka komunikasi, nanti siapa bagaimana suka ada kejutan-kejutan di akhir proses,” kata Emil.

“Ini menunjukan politik itu bukan matematika tidak bisa dihitung jauh-jauh hari. Tapi kalau komunikasi itu harus dibangun saya kira itu baik.” jelasnya.

Seperti dilansir dari Kompas.com, pertemuan itu berlangsung pada 1 Februari 2020 lalu.

Dalam pertemuan itu, Anies sempat berfoto bersama Uu dan salah seorang pengurus pesantren.

Untuk diketahui, Pesantren Miftahul Huda merupakan pesantren milik keluarga Uu Ruzhanul Ulum.

Uu pun tak membantah soal pertemuan tersebut. “Iya ada pertemuan,” kata Uu saat ditemui usai acara Kopdar bersama DPRD Jabar di Green Forest Resort, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (6/2/2020).

0Shares

goeh

Read Previous

Sambangi Kejagung, LSM GIAK Disambut Hangat Jaksa Agung

Read Next

Polisi Buru Pengendara yang Tutup Pelat Motornya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *