Ini 4 Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

oleh

ESENSINEWS.com – Kopi bisa dikatakan sulit dipisahkan dari keseharian masyarakat dunia, terutama bagi para pekerja. Ini terbukti menjamurnya kedai penjual kopi di seluruh dunia.

Meski begitu, banyak orang khawatir tentang kebiasaan meminum minuman pahit ini. Apalagi, banyak penelitian yang menyatakan kopi dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari menyebabkan susah tidur hingga serangan jantung.

Padahal, segudang manfaat kopi hitam tanpa gula berikut ini adalah alasan kuat bagi Anda untuk menjadikan minum kopi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Kopi pada dasarnya merupakan produk alam yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Hanya saja dengan menambahkan gula ke dalamnya, malah dapat menyebabkan pergeseran kandungan nutrisi. Apalagi jika kadar pemanis buatan itu melebihi ambang batas yang direkomendasikan.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), jumlah asupan gula tambahan yang aman adalah 9 sendok teh (36 gram atau setara 150 kalori) per hari bagi pria dan 6 sendok teh (25 gram atau setara 100 kalori) per hari bagi wanita.

Konsumsi gula berlebih akan meningkatkan risiko Anda terkena penyakit, seperti diabetes tipe 2.

Di Indonesia, kopi hitam dikenal sebagai minuman yang dapat menaikkan level energi sehingga akan menghilangkan kantuk sekaligus membuat Anda bersemangat dalam melakukan aktivitas.

Namun, penelitian mengungkap bahwa kopi hitam memiliki manfaat yang lebih dari itu.

Minuman juga kaya akan antioksidan yang memainkan peranan sangat penting bagi kesehatan tubuh.

. Membantu membakar lemak

Banyak orang percaya salah satu manfaat kopi hitam tanpa gula adalah membakar lemak sehingga mempercepat penurunan berat badan pada orang yang sedang diet.

Klaim ini pun didukung oleh penelitian yang menyatakan metaboilisme tubuh seseorang memang meningkat 3-11 persen setelah minum kopi hitam.

Hanya saja, efek tersebut akan berkurang dalam jangka panjang.

Dengan kata lain, metabolisme pada tubuh Anda akan sama beradaptasi seiring dengan semakin seringnya mengonsumsi minuman yang satu ini.

2. Menurunkan risiko diabetes

Ketika Anda minum kopi tanpa gula, efeknya justru dapat menurunkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2.

Tak tanggung-tanggung, kemungkinan penurunan risiko ini bisa mencapai 23-50 persen, bahkan dalam salah satu studi sampai 67 persen.

3. Mencegah penyakit Alzheimer

Manfaat kopi hitam tanpa gula ini sangat berguna untuk hari tua mendatang.

Pasalnya, Alzheimer merupakan salah satu penyakit neurogeneratif yang paling sering mengakibatkan demensia, yaitu penyakit yang biasanya menyerang orang lanjut usia (berumur di atas 65 tahun) dan hingga kini belum ditemukan obatnya.

Studi menyebut bahwa peminum kopi hitam memiliki risiko 65 persen lebih rendah untuk mengalami Alzheimer.

Meski demikian, Anda juga sebaiknya juga menjalani pola hidup sehat secara keseluruhan, terutama dengan menjaga pola makan dan berolahraga teratur.

4. Menyehatkan organ hati

Berbagai penyakit hati, seperti hepatitis dan pembengkakan hati, dapat berujung pada sirosis.

Sirosis sendiri adalah kondisi saat hati menjadi besar karena tumbuhnya jaringan luka di organ tersebut.

Menariknya, risiko Anda terkena penyakit hati yang berujung sirosis dapat dikurangi dengan rutin mengonsumsi kopi hitam.

Penelitian menyebut orang yang rutin minum kopi hitam setiap hari memiliki risiko lebih rendah untuk terkena sirosis hingga 65 persen.

Perlu diingat bahwa manfaat kopi hitam tanpa gula bukan dimaksudkan untuk menggantikan fungsi obat secara medis.

Bila Anda memiliki masalah kesehatan di atas, periksakan diri ke dokter.

Bahaya minum kopi hitam berlebihan

Meski punya empat manfaat baik di atas, Anda tetap tidak boleh berlebihan dalam meminumnya.

Studi menyebut minum kopi lebih dari 2 cangkir per hari dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, terutama bagi Anda yang lahir dengan kelainan genetik tertentu.

Konsumsi berlebihan dari kopi hitam yang tidak disaring (termasuk kopi tubruk dan espresso) juga dapat meningkatkan level kolesterol total di dalam tubuh. Meski demikian, efeknya masih dalam skala sedang saja.

 

 

Sumber : Sehatq.com

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *