Pemerintah AS Perangi Penjualan Barang Palsu Melalui Online

ESENSINEWS.com, Washington -Presiden Donald Trump, Jum’at (31/1/2020), menandatangani perintah eksekutif dengan harapan pemerintahnya dapat mengurangi jumlah penjualan barang palsu di dunia maya.

Direktur Kantor Urusan Kebijakan Perdagangan dan Manufaktur di Gedung Putih, Peter Navarro, juga menyerukan kepada situs-situs seperti Amazon, eBay dan Walmart.com untuk melakukan lebih banyak hal guna memerangi penjualan barang palsu secara online.

Pemalsu biasanya mendapatkan produk mereka dari situs-situs populer itu dengan menggunakan pihak ketiga, di mana pembeli dapat menciptakan akun dan mendaftarkan barang-barang mereka untuk dijual.

Kantor pusat perusahaan Alibaba di Hangzhou, Zhejiang, China. Alibaba Bertahan dalam Daftar ‘Pasar Barang Palsu’ AS

Perintah eksekutif itu memerintahkan Departemen Keamanan Dalam Negeri DHS untuk menegakkan hukum dan memastikan bahwa perusahaan yang menjualan produk-produk dari luar negeri tidak mengirim barang palsu. Perintah itu juga memerintahkan DHS untuk mendaftarkan perusahaan-perusahaan yang dicurigai mencoba mengimpor barang ke Amerika, meskipun telah dilarang melakukannya.

Produk-produk palsu membahayakan perekonomian dan bisa berbahaya bagi pembeli karena mereka mungkin membeli produk kecantikan yang telah terkontaminasi atau obat-obatan palsu yang menggunakan bahan berbahaya, demikian petikan pernyataan Navarro kepada wartawan.

DHS mengatakan pada tahun 2018 lalu telah menyita hampir 34 ribu barang palsu, atau meningkat sepuluh kali lipat dibanding tahun 2000.

 

 

Sumber : VOA

0Shares

Read Previous

Hilangnya Berita Tentang BP Jamsostek di Kumparan.com Berjudul : Karut Marut Investasi BP Jamsostek

Read Next

Sah! Muslimin, Direktur Riset Charta Politica Pimpin BMKJ Jakarta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *