Komplotan Gay Mencuri dengan Kekerasan Hingga Korban Meninggal Dunia

JAKARTA – Sejumlah orang yang merupakan komplotan gay melakukan aksi pencurian dengan menggunakan aplikasi Grindr, yang merupakan aplikasi pria penyuka sesama jenis.

Melalui aplikasi ini, komplotan gay tersebut mencari korban, kemudian diajak untuk berkencan pada, Minggu (26/1/2020).

Ketika itu, korban yang sedang menginap di Hotel All Seasson menemui pelaku di kamar 708 Hotel Studio One, di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedua hotel ini berjarak tidak begitu jauh.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto mengungkapkan, bahwa korban atas nama S.K (47) menemui tersangka A.S alias Y yang sedang menunggu di kamar hotel tersebut.

“Pada saat korban masuk ke dalam kamar 708 tersebut. Beberapa saat kemudian, tersangka yang lain langsung menggerebek kamar tersangka dan melihat tersangka A.S alias Y sedang bersama korban dan dalam keadaan telanjang.”

“Setelah itu para tersangka meminta korban untuk membayar sejumlah uang dengan cara intimidasi, namun korban menolak sehingga terjadi cekcok. Tersangka kemudian merebut satu unit handphone (hp) milik korban dan mengakibatkan korban tegang, kemudian kejang-kejang hingga akhirnya tewas,” ungkap Heru dalam press conference di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).

Kemudian pada hari yang sama, sekitar jam 13.00 WIB, Polres Metro Jakarta Pusat mendapatkan informasi adanya mayat seorang laki-laki berinisial S.K. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa mayat tersebut adalah korban pencurian dengan kekerasan.

Setelah itu, Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menangkap empat orang yang telah melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara intimidasi. Dari tangan tersangka, polisi mendapatkan satu unit hp merk Xiaomi Redmi 8 milik korban yang dicuri.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dari kejadian tersebut, pihak Polres Metro Jakarta Pusat menghimbau, agar masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terlebih jika harus menemui seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Saat ini, para pelaku atau tersangka telah ditahan dan akan dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

0Shares

Read Previous

Kemenkes RI Dukung Perizinan Pabrik CV. Biofar Shrimp Skincare

Read Next

Berikut Daftar Pejabat BUMN yang Dicopot Erick Thohir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *