Dosen Politeknik Manado Ini Temukan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro

ESENSINEWS.com - Rabu/22/01/2020
Dosen Politeknik Manado Ini Temukan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
 - ()

ESENSINEWS.com, Manado— Politeknik Negeri Manado patut berbangga atas capaian yang telah diraih oleh salah satu dosennya dengan penemuan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) berbasis Turbin Ulir pertama di Indonesia.

Penemuan PLTMH berbasis Turbin ulir ini sudah diresmikan beberapa hari yang lalu, tepatnya, Jumat (17/1/2020) oleh Menristek-Brin Prof Bambang P S Brodjonegoro Phd di Desa Tatelu, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Salah satu dosen yang dimaksud adalah sosok perempuan tangguh yang bernama Tineke Saroinsong.

Dosen yang berparas cantik itu tercatat sebagai dosen yang mengajar program studi Teknik Mesin di Politeknik Negeri Manado.

Tineke Saroinsong mengisahkan, awal dari penelitian ini di lakukan mulai dari tahun 2010 dengan awalnya pendanaan dari internal Politeknik Negeri Manado.

“Kami bersama tim mulai melakukan penelitian PLTMH ini mulai dari tahun 2010 dan akhirnya kami berhasil menciptakan salah satu terobosan PLTMH berbasis turbin ulir ini,” ucap Tineke Saroinsong.

Lanjut Tineke menjelaskan, proses kerja dan tenaga minimum/maksimal yang dihasilkan dari PLTMH berbasis Turbin ulir ini.

“Turbin ulir ini bisa menghasilkan listrik dengan kapasitas 20.000 watt, debit 0,97 m3 per detik, evisiensi 0,75% maka dengan begitu output yang dihasilkan 15.000 watt.

Turbin ulir ini juga bisa dioperasikan pada head yang rendah yaitu 0,5 meter sampai 5 meter dan bisa memanfaatkan debit air saluran irigasi,” ujar Tineke.

Tambahnya, untuk membuat turbin ulir ini bisa memakan waktu satu sampai 2 bulan saja.

“Untuk pembuatan turbin ulir ini tidak memakan waktu yang terlalu lama, hanya memerlukan waktu satu sampai dua bulan saja, dengan cost 250-300 juta per turbin ulir,” ujarnya.

Sementara itu, Menristek-Brin Prof Bambang Brodjonegoro Phd di sela-sela sambutanya dalam peresmian PLTMH ini, sangat mengapresiasi hasil dari temuan ini.

“Ini adalah suatu inovasi tepat guna, dimana penemunya Ibu Tineke (Dosen Politeknik Negeri Manado).

Saya sangat mengapresiasi Ibu Tineke dengan penemuan ini, saya yakin ibu memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan listrik oleh masyarakat di daerah terpencil.

PLTMH ini adalah energi terbaru yang bersih karena sumbernya dari air sehingga menjaga lingkungan,” ucap Bambang Brodjonegoro.

Saya juga berpesan, para peneliti kedepannya untuk memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat disekitar.

“Kiprah para dosen di perguruan tinggi tidak hanya mencerdaskan SDM tetapi juga memberikan masukan melalui teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Buat program ini lebih dikenal di berbagai daerah di Indonesia dan menarik minat swasta untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi, sehingga Indonesia punya produk yang dikembangkan dan dipasarkan oleh industri Indonesia yang dihasilkan warga Indonesia,” tutupnya.

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya