208 Sekolah yang Terdampak Banjir Sudah Rampung

ESENSINEWS.com - Senin/06/01/2020
208 Sekolah yang Terdampak Banjir Sudah Rampung
 - ()

ESENSINEWS.com – Menurut data Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) yang diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per 3 Januari 2020, ada 290 sekolah terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta. Kondisinya yakni, 201 bangunan terendam banjir, sedangkan 89 sekolah mengalami gangguan pada akses menuju sekolah. Lalu, sebanyak 8.420 siswa di Ibu Kota terdampak banjir.

Pada Sabtu (4/1/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa sebanyak 208 sekolah sudah rampung dibersihkan dan bebas banjir, sehingga siap untuk mulai kembali berkegiatan pada Senin (6/1/2020).

“Sekarang semua sumber daya kita digunakan untuk membantu membersihkan sekolah-sekolah agar pada hari Senin mereka bisa berkegiatan. Paling tidak, kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berlangsung dengan adanya rekayasa ruangan yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi tiap-tiap sekolah,” ungkap Anies kepada AyoJakarta.com, Sabtu (4/1/2020).

Anies pun mengapresiasi pihak sekolah yang cekatan mengamankan aset-aset pendidikan saat air mulai meluap, misalnya seperti SMAN 8 Jakarta. Air setinggi dua meter yang sempat menggenangi sekolah di bilangan Jakarta Selatan itu perlahan surut saat pompa air mulai dinyalakan.

Hal ini pun dibenarkan oleh Rita Hastuti selaku kepala sekolah. “Dua hari ini dilakukan kegiatan pembersihan lumpur, kemudian pembersihan menggunakan air bersih, kemudian dengan disinfektan. Kami berharap anak-anak mulai belajar di hari Senin,” kata Rita seperti dikutip AyoJakarta.com, Sabtu (4/1).

Siswa belum siap kembali ke sekolah

Kendati bangunan sudah disiapkan secara maksimal, tapi ternyata banyak siswa dan orang tua yang mengaku belum siap jika anaknya harus kembali ke sekolah hari ini, Senin (6/1). Bukan tak rela, tapi seragam dan perlengkapan sekolah lainnya masih basah semua.

Anies pun tanggap akan hal tersebut. “Semua siswa yang rumahnya, keluarganya, terdampak banjir dan memerlukan pasokan kami siapkan, dari mulai pakaian alat tulis dll, insyallah, kami siapkan semua bagi masyarakat,” ungkapnya, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (5/1).

Sementara itu, SDN Pasar Baru 01, telah mengumumkan bahwa murid yang terdampak banjir diperbolehkan untuk tak kenakan seragam ke sekolah.

“Kami sudah koordinasi dengan para guru bagi anak-anak yang enggak punya seragam karena kebanjiran, boleh pakai pakaian bebas asal rapi,” jelas Kepala Sekolah SDN Pasar Baru 01, Tri Astuti, seperti dikutip Antaranews, Minggu (5/1).

Pendataan sekolah dan siswa terdampak banjir

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim memaparkan, banjir yang melanda Jakarta telah menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum termasuk sekolah. Karenanya saat ini Kemendikbud tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan pendataan sekolah terdampak banjir.

Bantuan pun tengah dipersiapkan oleh direktorat teknis Kemendikbud berupa tenda sekolah darurat, perlengkapan sekolah, alat permainan edukatif (APE), laptop untuk pembelajaran, serta buku-buku cerita. Tak hanya bantuan materi, Kemendikbud juga akan melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga untuk mengadakan layanan psikososial untuk para siswa/i.

Lalu, untuk rehabilitasi bangunan  sekolah terdampak banjir, Nadiem mengatakan bahwa Kemendikbud masih akan melakukan koordinasi dan pengkajian terlebih dahulu dengan melibatkan Pemda, BNPB, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selain di Provinsi DKI Jakarta, tim dari Kemendikbud juga melakukan peninjauan dan pendataan sekolah terdampak banjir di wilayah Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Depok, dan Bogor, serta Kabupaten Bekasi, Bogor, Lebak, dan Bandung Barat.

Sumber: Lokadata.id

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya