Dipicu Selingkuh, Suami Tega Bunuh Istrinya

by -17 views

ESENSINEWS.com – Seorang lelaki berinisial D (40), Minggu (10/11/2019) siang tega menghabisi nyawa isterinya sendiri Sandra Mokalu (38), dimana keduanya berdomisili di Kecamatan Langowan Barat.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, aksi sadis yang dilakukan pelaku dipicu karena ketahuan selingkuh.

Penemuan mayat korban berawal dari keterangan saksi bernama Meyfrado Rori (12) yang adalah anak korban, dimana sekitar pukul 9.00 WITA saat bangun tidur Meyfrado mencari kedua orangtuanya.

Saat Meyfrado masuk kenkamar, ia melihat ada bercak darah di dalam kamar orangtuanya tepatnya pada kasur, bantal dan dinding.

Setelah itu saksi Meyfrado menyampaikan apa yang dilihatnya itu kepada saksi kedua atas nama Desterlita (15) yang juga merupakan saksi Meyfrado.

Karena sibuk menonton televisi, saksi Desterlita nampaknya tidak terlalu mengindahkan apa yang disampaikan saksi Meyfrado.

Setelah itu, datang paman saksi Meyfrado dan Desterlita yang bernama Deki Rorie Lucky Manaroinsong dan ibu Olga Rorie, dengan maksud membawa anak ketiga korban yang masih berusia 1,5 tahun.

Saat itu, saksi Meyfrado menyampaikan apa yang dilihatnya itu kepada sang paman dan segera dibuktikan dengan melihat langsung ke kamar.

Jejak mayat korban akhirna ditemukan di kamar mandi dengan kondisi tak bernyawa dan terdapat luka potong di bagian leher.

Segera setelah itu, hal itu langsung dilaporkan kepada pemerintah desa setempat.

Saksi juga sempat menjelaskan bahwa kedua orangtuanya tak jarang terlibat perselisihan karena diduga oleh korban bahwa pelaku telah berselingkuh dengan tetangga, dimana masalah tersebut dempat diurus oleh pemerintah.

Keterangan lain datang dari perangkat desa Jowi Sumual yang merupakan wilayah domisili korban, pelaku dan juga saksi, bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut.

Sekitar pukul 14.30 WITA, ada informasi dari saksi lain atas nama Josis Tambuwun (63), bahwa pada pukul 14.00 WITA saat dirinya hendak kembali ke gubuk usai mengambil air nira di Perkebunan Kembes Desa Koyawas, melihat lelaki gantung diri dengan tali nilon di sebuah pohon.

Saksi Josis meceritakan penemuan mayat lelaki yang gantung diri itu kepada Jhoni Polandos dan langsung menghubungi pemerintah setempat.

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Langowan IPTU Ferdy Suluh usai meninjau lokasi kejadian.

“Kedua mayat korban dibawa ke RSUD Noongan akan tetapi pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Kasus ini juga sedang ditangani pihak Polres Minahasa yang turut melakukan olah TKP,” kata Suluh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *