Gus Nur Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Kasus Video Hina NU

by -9 views

ESENSINEWS.com – Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menanggapi tuntutan JPU dengan santai. Gus Nur membacakan Surat Al-Fatihah setelah dituntut 2 tahun penjara atas kasus video hina NU.

“Dua saja. Yang pertama, mudah-mudahan siapa pun di balik sidang tuntutan dua tahun tadi, Kejagungnya, Kejaksaannya, semua di ruang sidang ini diampuni oleh Allah,” kata Gus Nur seusai persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (5/9/2019).

“Yuk, sama-sama baca Al-Fatihah satu kali untuk Pak Jaksa, untuk Kejagungnya. Tuntutan 2 tahun saya balas dengan Al-Fatihah. Mudah-mudahan jasmani dan rohani beliau sehat,” imbuhnya.

Kemudian Gus Nur mengaku tidak mempermasalahkan siapa yang melaporkan dirinya. Tapi Gus Nur ingin pemilik akun yang menyebarkan videonya berhadapan di persidangan. 

“Ini urusan saya dengan akun di media sosial. Titik. Itu kesimpulannya. Seandainya di persidangan ini saya berhadapan dengan akun itu. Gentle.Kalau gitu, imbang. Kita malah berhadapan dengan orang yang tidak ada hubungannya dengan akun itu di persidangan. Di persidangan, saudara saksi dan pelapor mengaku tidak ada dengan akun itu. Kan ini yang menuduh Gus Nur radikal dan Wahabi,” terangnya

Penasihat hukum Gus Nur, Andre Ermawan, siap mematahkan tuntutan 2 tahun yang disampaikan JPU. Andre mengaku akan membeberkan fakta yang meringankan. 

“Kami selaku pengacara Gus Nur akan semaksimal mungkin melakukan pembelaan. Banyak tadi memang fakta yang disampaikan oleh jaksa penuntut umum terhadap Gus Nur dengan tuntutan 2 tahun dan meminta agar Gus Nur segera ditahan,” kata Andre.

“Tentunya kami melihat fakta-fakta yang dipersidangkan. Itu adalah hak JPU. Tentunya kami sudah siap dan Gus Nur pun siap. Jadi kami akan patahkan tuntutan tersebut dengan fakta-fakta hukum di persidangan dari saksi ahli yang meringankan,” imbuhnya.

Menurut Andre, fakta persidangan yang diungkap dalam tuntutan JPU berdasarkan saksi ahli. Sedangkan fakta-fakta dari saksi ahli yang meringankan tidak diungkapkan dalam tuntutan. 

“Karena di situ tidak ada fakta-fakta yang meringankan. Untuk itu, kami minta waktu dua minggu dan Gus Nur pun akan membuat pleidoi atas dirinya,” pungkas Andre.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *