Pemerintah Gelontorkan Dana Rp62 Triliun, Setiap Orang Papua Hanya Dapat Rp17 Juta

ESENSINEWS.com - Rabu/28/08/2019
Pemerintah Gelontorkan Dana Rp62 Triliun, Setiap Orang Papua Hanya Dapat Rp17 Juta
 - ()

ESENSINEWS.com – Ngopi (Ngobrol Perkembangan Indonesia) bersama Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Kabinet Kerja, Rizal Ramli, di Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). Ngopi tersebut mengangkat tema Isu Rasial Papua.

Menurut Rizal Ramli dalam pemaparannya, bahwa permasalahan Papua adanya ketidakadilan dan minimnya kesejahteraan, padahal sambung RR, rakyat Papua hanya berjumlah 3,5 juta jiwa.

Lanjut Rizal, minimnya kesejahteraan itu tak sebanding dengan dana Rp62 triliun yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Papua. “gak sampai kerakyatnya, di kampung-kampung, di gunung-gunung, makan aja susah, sekolah apalagi, kesehatan nggak ada,” kata Rizal Ramli.

Sementara dalam hitungan pria yang dekat dengan aktivis ini menyampaikan, dana sebesar itu bila dibagikan kepada 3,5 juta orang Papua, sebesar Rp17,7 juta per orang. Tapi saat ini rakyat tidak dapat apa-apa.

“Saya betul-betul tidak terima, dan marah ini sumber ketidakadilan luar bisa,” ungkap Rizal.

Ia juga setuju dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang menilai masyarakat Papua tidak butuh pembangungan infrastruktur, namun kehidupan yang layak dan nyaman.

“Kita ganti sistemnya. Kita minta BRI kasih ATM bagi seluruh rakyat Papua. Mending Rp2,5 juta mereka bisa pakai buat makanan, pendidikan, kesehatan dan itu cara lebih bagus ketimbang kalau kita lewat birokrasi. Birokrasi kita ini korup kok,” tutur RR.

Selain itu Rizal juga menambahkan, dalam mengatasi masalah Papua tidak perlu dengan kekerasan, justru kekerasan memicu perlawanan yang lebih keras, “Lakukan dengan dialog kebudayaan, itu jauh lebih efektif,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Kolom

Mungkin Anda melewatkan ini

China Diduga Bohong soal Angka Kematian Akibat Corona, 21 Juta Pengguna Ponsel Hilang

China Diduga Bohong soal Angka Kematian Akibat Corona, 21 Juta Pengguna Ponsel Hilang

Konflik AS dan China soal WHO, Pertemuan Virtual G20 Terpaksa Dibatalkan

Konflik AS dan China soal WHO, Pertemuan Virtual G20 Terpaksa Dibatalkan

Peneliti UI : Kartu Merah buat Charta Politika, Indikator, SMRC

Peneliti UI : Kartu Merah buat Charta Politika, Indikator, SMRC

Peristiwa 18 April: Gempa M 7,8 Hancurkan San Francisco hingga Meninggalnya Einstein

Peristiwa 18 April: Gempa M 7,8 Hancurkan San Francisco hingga Meninggalnya Einstein

Mandala Dicoret, Elza Syarief Siap Tuntut KPU

Mandala Dicoret, Elza Syarief Siap Tuntut KPU

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya