Somad : Sombong Amad

ESENSINEWS.com - Jumat/23/08/2019
Somad : Sombong Amad
 - ()

Penulis : Ferry Padli (Pemerhati Sosial)

Abdul Somad merupakan pendakwah sekaligus Kampret yang pada Pilpres 2019 lalu mendukung Prabowo. Ceramahnya banyak digandrungi masyarakat, bukan karena kontennya tapi karena lucunya itu yang dinanti-nanti.

Kalau bicara soal konten, ceramah si Somad ini justru sering bermasalah. Beberapa pernyataannya malah sering mengundang kontroversi, seperti mengatakan bahwa orang muslim yang membeli kopi di kedai Starbucks akan masuk neraka, karena perusahaan kopi multinasional itu ditudingnya pro LBGT.

Banyak netizen yang mencela soal pernyataan Somad ini. Karena menurut mereka, si Somad munafik. Mengingat banyaknya platform yang digunakannya untuk menyebarkan dakwah seperti YouTube, Facebook dan Twitter memiliki kebijakan yang sama dengan Starbuck, yakni pro terhadap LGBT.

Kemudian si Somad ini, meskipun gak ganteng-ganteng amat tapi juga suka menghina fisik orang lain. Beberapa waktu yang lalu, saat sedang mengisi ceramah di Medan, Sumut ia merendahkan aktris, Rina Nose dengan sebutan buruk/jelek dan pesek.

Rina Nose Siapa? Artis? Yang pesek itu? Saya kalau artis jelek kurang berminat. Apa kelebihannya? Pesek, buruk, itu saja,” ujar Somad dalam video-nya yang beredar di YouTube.

Akibat dari pernyataan itu, Rina lantas memberi jawaban menohok kepada Somad. Melalui akun instagram pribadinya, presenter D’academy Indonesia itu menyindir:

Saya memang jelek, pesek, buruk dan tidak memiliki kelebihan apa-apa. Saya sudah tau sebelum Anda mengatakannya, tapi dengan segala keterbatasan dan kelemahan ilmu saya, saya tidak sampai hati mengatakan hal buruk tentang orang lain”, tulisnya di akun @rinanose16.

Somad kemudian juga diperingatkan oleh Ketua GP Ansor, Yaqut Cholil Quomas. Melalui akun twitternya, @GPAnsor_Satu, Gus Yaqut berpesan :

Masya Allah.. Ustadz lupa yaa, memperolok manusia itu sama saja menghina penciptanya? Dakwahlah yg santun, stadz.. mbok yaa jangan karena sudah tenar, sampean kehilangan kesantunan”.

-000-

Tapi, jangankan sesama manusia, simbol agama orang lain saja dihina oleh si Somad ini. Salah satu video ceramahnya, yang baru-baru ini viral di dunia maya, berisi konten ia mengatakan bahwa di dalam salib yang merupakan simbol agama Kristen Katolik dan Protestan itu terdapat jin kafir.

Saya terlalu terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk. Karena di salib itu ada jin kafir,” kata Somad dalam ceramahnya yang dianggap telah menista agama tersebut.

Karena perkataan ustad Kampret itu dinilai telah menyakiti hati umat agama lain, ia pun dilaporkan ke polisi oleh Brigade Meo, NTT.

Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen,” ungkap Anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo, (17/08).

Ceramah Somad yang viral di medsos itupun dianggap sudah meresahkan dan mencederai umat Kristen. Oleh sebab itu, menurut Jemmy, Somad harus mempertanggungjawabkan perkataannya.

Apa yang dikatakan Ustad Abdul Somad dalam videonya itu sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih umat Kristen,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Somad pun banyak mendapat kecaman dari netizen.

Berikut diantaranya :


Ustadz itu seharusnya ngademin, bukan malah manasin. Bisa jadi gara-gara khotbah dia, banyak yang terinspirasi utk menolak keberadaan gereja, merusak tanda salib di kuburan non muslim, vandalisme thd patung salib dst. Mnrtku UAS memang harus minta maaf kpd bangsa Indonesia”, cuit @rizieqdivist.


Suka heran sama orang yg parno dengan salib dan simbol non mayoritas lainnya. Bitch please, kalo iman mu goyah cuma cem gituan, berarti iman mu setipis kartu ATM”, cuit @Adithooker


Ustad yg hatinya penuh kebencian akibat kurang memahami agamanya. Sesungguhnya dia justru merendahkan agamanya sendiri”, cuit @duansitorus.

Begitulah ..manusia kalo dia udah merasa diri nya paling benar…seolah 2 dia itu orang terdekat nya pemilik jagat raya ini… kalo merasa dekat dengan pemilik jagat raya ini…harus nya dia paham..perbedaan yg di ciptakan pemilik jagat raya ini..karungin..biar g gduh ngri ini”, cuit @ardaCampina

Pertanyannya, apakah si Somad menyesal karena telah merendahkan sesembahan agama lain dan berusaha meminta maaf? TIDAK. Ia pun membela diri dengan mengatakan, yang dibicarakannya adalah soal akidah Islam, yang disampaikan di internal umat.

UAS ini kalau bicara, lupa dengan ayat-ayat Al Quran yang bagus. Contohnya adalah An’ Aam (6):108, yang artinya :

“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan”.

Gak mau meminta maaf inilah yang menunjukkan kalau si Somad ini berjiwa kerdil dan merasa benar sendiri. Karena, yang mau meminta maaf atas kesalahan itu hanyalah orang-orang yang berjiwa besar saja dan rendah hati.

Pas banget dengan kepanjangan namanya, SOMAD = Sombong Amad.


Gagasan tidak turun dari langit yang abstrak, tetapi muncul dari tanah dan pekerjaan ~ Alain.

 

Sumber : Seword.com

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya