Ledakan Pipa Gas di Taman Anggrek Disoroti Pertamina

oleh

Esensinews.com – PT Pertamina ikut menyoroti peristiwa ledakan pipa gas yang terjadi di food court Mal Taman Anggrek pada Rabu siang (20/2/2019). Pertamina memberikan imbauan untuk para pengguna LPG agar memperhatikan standar penggunaan dan perawatannya.

Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami dalam keterangan persnya di Jakarta, mengatakan, pihaknya prihatin atas kejadian yang tidak diinginkan tersebut.

“Kami mengimbau semua pihak untuk lebih memperhatikan penggunaan LPG yang baik dan benar, serta rutin melakukan pengecekan seluruh aksesori pendukungnya,” ujarnya dikutip dari harianterbit.com.

Dia menjelaskan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah perawatan aksesori tabung gas, seperti selang dan kelayakan kompor sebagai upaya untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan.

Dia juga menambahkan bahwa penggunan LPG juga perlu memperhatikan ventilasi ruangan. Pasalnya ventilasi yang ruangan yang baik akan membantu mengurangi risiko kecelakaan.

“Saat kita akan menyalakan kompor, pastikan tidak ada bau atau suara gas berdesis dari selang. Pastikan kondisi selang tidak tertekuk, tertindih serta terjaga kebersihannya agar bisa diketahui apabila selang bermasalah,“ jelasnya.

Dia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135 untuk mendapat informasi dan penjelasan yang lebih mendetail terkait prosedur keamanan penggunaan LPG.

Seperti yang diberitakan Antara sebelumnya, proses pemindahan meteran gas yang tidak sesuai dengan prosedur telah mengakibatkan ledakan di area food court lantai empat Mal Taman Anggrek pada Rabu (20/2), sekitar pukul 10.20 WIB.

Polres Metro Jakarta Barat telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam peristiwa tersebut.

Pelanggaran prosedur itu berujung dengan peristiwa ledakan yang menyebabkan tujuh orang terluka. Dari empat korban yang dirawat, tiga harus dirawat intensif karena luka bakar yang mengenai saluran pernapasan yang dikhawatirkan akan membuat korban tidak bisa bernapas.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *