Gubernur Virginia Pertimbangkan untuk Mundur Usai Foto Rasis

oleh

Esensinews.com – Gubernur Virginia Ralph Northam, yang dilanda kontroversi berhari-hari terkait foto rasis di buku tahunan sekolah kedokterannya, hari Senin meminta nasihat dari para pembantu utama mengenai apakah ia akan mengundurkan diri, tetapi tidak memberikan tanda-tanda kepada publik bahwa ia akan menyetujui tuntutan luas untuk berhenti sebagai pejabat resmi tertinggi di negara bagian pantai Atlantik AS.

Hampir semua pemimpin politik senior di Virginia baik dari Partai Demokrat dan Partai Republik, serta kandidat presiden Partai Demokrat AS tahun 2020 mengatakan, Northam seorang Demokrat yang baru menjabat 13 bulan untuk masa jabatan empat tahun, harus mengundurkan diri.

Namun, sejauh ini ia menolak mundur dan mengatakan kepada para pembantu terdekatnya bahwa ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk memutuskan apa yang harus ia lakukan, apakah akan berhenti atau berusaha keluar dari badai kontroversial tersebut dan memulihkan reputasinya.

Ketika gambar dua orang, yang satu menunjukkan wajah hitam dan yang lainnya mengenakan kostum Ku Klux Klan yang berkerudung dan identik dengan kelompok rasis, muncul akhir pekan lalu dalam sebuah foto di halaman pribadi Northam di buku tahunan Sekolah Kedokteran Virginia Timur tahun 1984, ia pada awalnya mengaku sebagai salah seorang dari yang difoto itu.

Kemudian pada hari Sabtu, ia mengatakan bukan salah satu dari orang-orang yang ada dalam photo itu. Tetapi mengakui ia kemudian pada tahun itu, mengoleskan semir sepatu hitam di wajahnya meniru penyanyi pop Michael Jackson untuk ikut dan memenangkan sebuah kontes dansa.

Kehebohan mengenai gambar itu dengan cepat merebak.

Pendahulu langsung Northam mantan gubernur Terry McAuliffe mengatakan Northam yang sebelumnya menjadi letnan gubernur McAuliffe, “akan melakukan hal yang benar” dan akhirnya mengundurkan diri.

Dua senator Partai Demokrat dari Virginia Mark Warner dan Tim Kaine, yang juga mantan gubernur Virginia meminta Northam untuk mundur. Anggota parlemen negara bagian juga mengatakan Northam harus mengundurkan diri sehingga akan mengangkat Letnan Gubernur Justin Fairfax, seorang warga Amerika keturunan Afrika menjadi gubernur, membuatnya orang kulit hitam kedua di negara bagian itu yang menjadi gubernur.

Fairfax mengatakan “Ada banyak ketidakpastian saat ini.” Namun ia mengatakan siap untuk mengambil alih jabatan gubernur jika Northam mengundurkan diri. 

Sumber: VOA Indonesia

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *