India dan Australia Siap Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

oleh

Esensinews.com – Musibah tsunami yang melanda Selat Sunda tak ayal menghadirkan duka mendalam bagi berbagai pihak. Tidak terkecuali dari para pemimpin dunia yang menyampaikan ucapan duka sekaligus menawarkan bantuan kepada Indonesia. 

PM India Narendra Modi mengaku sedih dengan musibah tsunami yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik parah di Lampung dan Banten. “Belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan semua yang terluka lekas pulih. India siap membantu,” tulis Modi di akun Twitter resminya seperti dikutip, Senin (24/12/2018).

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Indonesia Joko Widodo terkait tsunami yang melanda Selat Sunda. Demikian keterangan Kremlin seperti dikutip kantor berita TASS, Senin (24/12/2018).

“Rusia berbagi kesedihan dengan negara sahabat, yaitu Indonesia. Saya meminta Anda menyampaikan simpati dan dukungan yang tulus kepada kerabat dan rekan yang meninggal dunia akibat musibah tersebut. Kami berharap situasi segera pulih kepada semua yang terdampak bencana alam ini,” kata Putin.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi di Selat Sunda. “Hari yang sangat sulit bagi teman-teman kami di Indonesia. Rasa duka cita kami kepada semua yang kehilangan orang yang mereka cintai. Seperti biasa, kami siap memantu sesuai kebutuhan,” tulis Morrison di akun Twitter resminya.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi di Selat Sunda. “Hari yang sangat sulit bagi teman-teman kami di Indonesia. Rasa duka cita kami kepada semua yang kehilangan orang yang mereka cintai. Seperti biasa, kami siap memantu sesuai kebutuhan,” tulis Morrison di akun Twitter resminya.

Tsunami melanda Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Ahad (23/12/2018) pukul 16.00 WIB, sebanyak 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka, dan 28 orang hilang.

Sedangkan kerusakan fisik meliputi 556 unit rumah rusak, sembilan unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, dan 350 kapal/perahu rusak.

Sumber : CNBC

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *