Esensinews.com – Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan Agung RI, mengadakan pelatihan terhadap Puluhan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) se-Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018). Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk merubah institusi Kejaksaan ke arah lebih baik seiring perkembangan zaman. 

Selain para Kajati, para Kajari di kota Provinsi dan pejabat eselon II juga ikut dalam kegiatan ini yang dibuka Wakil Jaksa Agung Arminsyah.

Saat membuka pelatihan agen perubahan tahun 2018 itu, Arminsyah menyatakan Agen Perubahan (Agent of change) sangat penting dan strategis, harus dilaksanakan.

“Karena pelatihan ini merupakan momentum bagi kami bersama untuk selalu mengingatkan kita masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, ditata, dibenahi, disempurnakan, terlebih didorong dengan niatan baik dan segenap usaha untuk menyelerasakan orientasi pemikiran dan cara kerja sebagai kehendak untuk berubah dan melakukan pembaharuan,” tegas dia.

Pembukaan Agen Perubahan itu dihadiri para Jaksa Agung Muda dan KaBadiklat Kejaksaan Agung RI  Setia Untung Arimuladi 

Menurutnya sebagai pemimpin perubahan ada tiga proses upaya perubahan yakni pertama, mendorong dan memantapkan niat, hasrat, dan tekad untuk berubah. Kedua, melakukan identifikasi atas permasalahan yang ada. Ketiga, mengimplementasikan ide, gagasan, dan cara pandang perubahan menjadi sebuah tindakan yang rill dan konkret.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu kejaksaan sempat menerima apresisasi dan penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi, dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terhadap 13 satuan kerja Pelopor perubahan di lingkungan Kejaksaan.

“Sepatutnya dapat menjadi sumber inspirasi bagi satuan kerja masing-masing Kepada Kajati dan Kajari yang hadir,” ucap dia.

Editor : Divon

0Shares