BPN Manado Targetkan 21 Ribu Bidang Program PTSL di 2019

ESENSINEWS.com - Senin/10/12/2018
BPN Manado Targetkan 21 Ribu Bidang Program PTSL di 2019
 - ()

Esensinews.com – Gebrakan luar biasa dilakukan Kepala Kantor ATR/BPN Kota Manado, Patrick Adlay A. Ekel A.Ptnh. Putra asal Langowan ini sukses merealisasikan 3 ribu target bidang tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL) pada dua kelurahan di Kecamatan Mapanget Kota Manado, yakni Kelurahan Buha (1.500 bidang) dan Kelurahan Bengkol (1.500 bidang) untuk tahun 2018, maka pada tahun 2019 mendatang, Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Manado menaikan target capaian sebesar 21 ribu bidang tanah bagi 23 kelurahan.

“Menuju Manado Terdaftar pada tahun 2023, maka tahun 2019 nanti, Kantor ATR/BPN Kota Manado memasang target capaian untuk program PTSL sebesar 21 ribu bidang tanah bagi 23 kelurahan yang tersebar pada 4 kecamatan di wilayah Kota Manado,” kata dia kepada esensinews.com, Minggu (08/12/2108) 

Lebih lanjut Ekel mengatakan, target sebanyak 21 ribu bidang tanah ini merupakan bagian dari harapan besar Kantor ATR/BPN Kota Manado guna mencapai target 65 ribu bidang tanah terdaftar pada 87 kelurahan dari 11 kecamatan di Kota Manado menuju ‘Manado Terdaftar 2023’ mendatang.

“Bilamana Manado sudah terdaftar bidang tanahnya, maka kita bisa mewujudkan One Map Policy atau Peta Tunggal berbasis bidang tanah dan menyelesaikan sengketa dan konflik pertanahan di Kota Manado. Insya Allah,” tutur dia.

Oleh sebab itu lanjut Patrick Ekel, hal ini sejalan dengan harapan Presiden RI Joko Widodo melalui program Nawacita, dimana program PTSL ikut mendorong masyarakat memperoleh kesejahteraan dan pemenuhan ekonomi rumah tangga.

Selain itu, Patrick Ekel yang pernah dipercayakan sebagai Kepala Kantor BPN Kabupaten Lampung Utara ini menyampaikan pernyataan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil pada Global Summit FIABCI (Global Business Summit Federation International des Administratur de Bien-conselis Immobiliers), di Hotel Westin Nusa Dua Bali, Jumat (07/12/2018) bahwa ‘Kami berharap tidak ada sengketa di Indonesia jika seluruh tanah terdaftar’.

Apa yang disampaikan Menteri Sofyan A. Djalil ini, kata dia, menjadi sebuah motivasi seluruh jajaran ATR/BPN yang tersebar di pelosok ibu pertiwi, termasuk instansi yang kini dipimpinnya untuk terus mensukseskan program PTSL di wilayah Kota Manado.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa pada acara Rapat Proyeksi dan Evaluasi Pencapaian Kinerja Tahun 2018 yang diselenggarakan di Semarang pada tanggal 26 – 28 November 2018, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN RI Abdul Kamarzuki juga mengatakan bahwa ‘Tanggungjawab Kepala Kantor dalam Penyusunan Pola Ruang PERDA RTRW adalah menyiapkan data mengenai Gambaran Umum Penguasaan Tanah’.

Demikian halnya juga yang disampaikan pada acara yang sama oleh Budi Situmorang selaku Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian ATR/BPN RI bahwa ‘Informasi Bidang tanah menjadi lebih penting jika disinkronkan dengan tata ruang. Untuk itulah, dirinya bersama jajaran Kantor ATR/BPN Kota Manado tetap menjalankan tanggungjawab tersebut sebaik mungkin.

“Karena Kerja Kita adalah Prestasi Bangsa. Kerja bersama kita, tentunya akan memberikan hasil yang berkualitas,” ujar Patrick.

Ditambahkannya, 21 ribu bidang tanah yang menjadi target instansinya pada tahun 2019 mendatang tersebar pada 23 kelurahan di 4 kecamatan yakni Kecamatan Mapanget, Singkil, Paal Dua dan Kecamatan Bunaken.

“Kami berharap adanya dukungan bersama seperti Gerakan Masyarakat (GERMAS) untuk Memasang Tanda Batas Bidang Tanah oleh masing-masing pemilik bidang tanah. Karena lebih cepat, tentunya lebih baik untuk Manado Terdaftar,” tandas dia.

Editor : Freddy

0Shares

Tinggalkan Komentar

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya