Amien Rais Soal Capres, Busyro: Jangan Menggurui di Muhammadiyah

ESENSINEWS.com - Rabu/28/11/2018
Amien Rais Soal Capres, Busyro: Jangan Menggurui di Muhammadiyah
 - ()

Esensinews.com – Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Busyro Muqoddas menilai ancaman politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais yang hendak menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah jika tak bersikap dalam pemilihan presiden 2019 adalah sikap senior kepada yuniornya.

“(Pernyataan menjewer) itu bahasa Pak Amien sebagai senior kepada Pak Haedar sebagai yuniornya, bisa dipahami seperti itu,” ujar Busyro di sela Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta, Selasa 27 November 2018.

Amien Rais adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah jauh sebelum Haedar memimpin. Amien Rais terpilih lewat Muktamar ke-43 dan memimpin Muhammadiyah dalam periode cukup singkat dari 1995-1998 sebelum digantikan Ahmad Syafii Maarif (1998-2005), Din Sjamsuddin (2005-2015) hingga beralih ke Haedar Nashir (2015-2020).

Busyro mengatakan sikap Haedar merespon Amien Rais dengan menegaskan jika Muhammadiyah tak akan terlibat politik praktis merupakan sikap resmi yang disampaikan juga dalam berbagai pertemuan yang digelar Muhammadiyah. “Jadi sikap Pak Haedar (yang menolak politik praktis) bukan sikap pribadi, itu sikap resmi dalam rapat-rapat pimpinan.”

Busyro menuturkan Muhammadiyah sejak awal selalu menegaskan diri menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengusung kepribadian independen. Sehingga siapapun presiden yang terpilih, ujar Busyro, akan didukung dan dikontrol oleh Muhammadiyah.

Di tingkat pimpinan, kata Busyro, Muhammadiyah sadar benar jika warganya sudah matang dalam berpolitik. Oleh sebab itu, Muhammadiyah pun tak akan pernah mengeluarkan sikap resmi kepada warganya untuk mendukung salah satu calon presiden. “Muhammadiyah tak mau menegaskan pilih ini atau itu, itu namanya menggurui.”

 

 

 

 

 

Sumber : Tempo.co

Tinggalkan Komentar

Kolom

Mungkin Anda melewatkan ini

Braien Woworuntu Minta Pemprov Sulut Perhatikan Cagar Budaya di Desa Palamba, Langowan Selatan

Braien Woworuntu Minta Pemprov Sulut Perhatikan Cagar Budaya di Desa Palamba, Langowan Selatan

Korupsi Surya Darmadi Capai Rp100 Triliun

Korupsi Surya Darmadi Capai Rp100 Triliun

Berkas Belum Lengkap Alasan JPU Tunda Pembacaan Tuntutan

Berkas Belum Lengkap Alasan JPU Tunda Pembacaan Tuntutan

Ini Dia 10 Kerajaan Paling Berpengaruh di Indonesia

Ini Dia 10 Kerajaan Paling Berpengaruh di Indonesia

Gantikan Wenny Lumentut, Syeni Kalangi Nahkodai Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut

Gantikan Wenny Lumentut, Syeni Kalangi Nahkodai Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut

Tag

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya