Esensinews.com – Banyak orang kaya dunia yang dikenal sebagai filantropis. Seberapa besar mereka menyumbang kekayaannya?

Perusahaan peneliti orang kaya dunia, Wealth-X, mengungkap siapa saja crazy rich yang paling dermawan. Berikut lima crazy rich paling dermawan di dunia.

1. Bill Gates
Bill Gates menjadi salah satu crazy rich dunia yang paling dermawan. Bos Microsoft ini tercatat telah menyumbangkan hartanya hingga US$27 miliar.  Indeks kedermawanannya mencapai 32%.

Bill Gates memang senang beramal. Ia pun mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation bersama istrinya. Yayasan sosial tersebut memberikan dana untuk berbagai sektor seperti pembangunan, pertanian, perpustakaan global, kemiskinan, kesehatan, hingga pendidikan.

5 Crazy Rich Dunia Hobi Berderma dan Terus Kaya Raya Foto: Reuters

2. Warren Buffett
CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett juga menjadi filantropis yang paling dermawan. Ia telah menyumbang US$21,5 miliar. Indeks kedermawanannya mencapai 35%.

Orang terkaya dunia itu juga paling sering melakukan kegiatan sosial. Ia bahkan pernah berjanji menyumbangkan 85% hartanya ke Bill & Melinda Gates Foundation pada 2006. Bahkan di 2011, dia lah pelopor untuk membentuk Giving Pledge. program orang kaya menjadi filantropi dengan menyumbangkan sebagian harta mereka buat yang membutuhkan.

 

5 Crazy Rich Dunia Hobi Berderma dan Terus Kaya Raya Foto: CNBC

3. Azim Premji
Kali ini orang terkaya dunia asal India Azim Premji yang menjadi filantropis dunia. Ia tercatat sudah menyumbangkan kekayaan US$8 miliar. Total kedermawanannya mencapai 50%.

Seperti Bill Gates, bos Wipro, perusahaan konsultan IT asal India itu, juga mendirikan yayasan sosial bernama Azim Premji Foundation. Yayasan sosialnya fokus pada pendidikan dan IT di India. Selain itu, Azim Premji juga mendirikan universitas nirlaba buat pelatihan guru-guru.

4. Charles Franceis Feeney
Banyak yang tak mengira kalau Charles Franceis Feeney mampu menyumbangkan hartanya melebihi apa yang dimilikinya sekarang. Total sumbangannya mencapai US$6,3 miliar seumur hidup namun jumlah hartanya saat ini jauh dari angka tersebut. Indeks kedermawannnya lebih dari 100%;

Charles mendirikan Feeney Foundation yang menyumbang untuk pendidikan, penelitian, kesehatan, serta hak asasi manusia.

5. Mark Zuckerberg
Bos Facebook Mark Zuckerberg menjadi pria muda yang juga dijuluki sebagai filantropi paling dermawan dunia. Ia diketahui menyumbang US$1,9 miliar untuk badan amal yang dibuatnya Chan Zuckerberg Foundation. Sebelumnya, Mark juga pernah dinobatkan sebagai crazy rich muda paling dermawan di Amerika Serikat setelah menyumbang US$990 juta pada 2014.

5 Crazy Rich Dunia Hobi Berderma dan Terus Kaya Raya Foto: Infografis, Arie Pratama

Esensinews.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno memuji setinggi langit upaya PT PLN (Persero) untuk bertahan dalam gejolak ekonomi global sepanjang tahun ini.

Dalam sambutan penutupan Fun Family Day Hari Listrik Nasional ke-73 di JCC Senayan, Minggu (18/11/2018), Rini menyatakan PLN bisa melewati berbagai tantangan dengan baik dan sukses.

“Saya bangga, ada banyak sekali ujian dan cobaan tahun ini, tetapi saat ini, akhir November, air tahun, ternyata PLN bisa menunjukkan bagaimana kehebatannya,” kata Rini di hadapan lebih dari 20.000 karyawan dan anggota keluarga besar PLN.”Kita bisa melewati masa-masa sulit, melakukan berbagai challenge yang ditugaskan oleh Pemerintah. Dan sekarang kita sama-sama lihat, elektrifikasi meningkat pesat tahun 2018.”

Ia menyampaikan, PLN juga berperan besar dalam penanganan dampak bencana alam yang terjadi di Lombok, Palu, Donggala. Rini kembali menyatakan apresiasi terhadap PLN.

“Saya pergi ke lokasi bencana, saya melihat sendiri karyawan PLN berjuang menghadirkan listrik kembali untuk warga korban bencana. Saya melihat usaha keras semua karyawan PLN.”

“Saya ingin mengatakan, kita bisa membuat Indonesia terang-benderang, dan maju bersama.”

Sebelumnya, akhir Oktober lalu perusahaan setrum negara ini mencatat  rugi Rp 18,48 triliun untuk kinerja di kuartal III-2018. Kerugian itu terjadi karena terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan naiknya harga bahan bakar (komoditas).

Kinerja PLN tahun ini berbalik dengan tahun lalu, di mana perseroan bisa mencetak laba bersih Rp 3,05 triliun. Berdasar laporan keuangan yang dipublikasikan di situs Bursa Efek Indonesia, kerugian dipicu kenaikan beban usaha 12%.

SUMBER : CNBC Indonesia

Esensinews.com – Petarung putri Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol, berhasil mengalahkan Angelie Sabanal (Filipina) dalam pertandingan tarung bebas (MMA) ONE Championship kelas atom yang berlangsung di Stadion Istora, Senayan, Sabtu (17/11/2018).

Priscilla mengaku bahwa dirinya bertanding kurang lepas walaupun berhasil meraih kemenangan atas Angelie Sabanal – peraih medali perak Kejuaraan Nasional Muay Thai di Filipina – dalam tiga ronde.

“Saya merasa bertanding kurang lepas tadi karena tiga hari sebelumnya terkena cedera. Saya lebih banyak mengendalikan tendangan dan mengikuti arahan pelatih,” kata Priscilla seusai pertandingan seperti dilansir Kompas.com.

Selain itu, Priscilla yang merupakan mantan atlet wushu sudah mengantisipasi semua pergerakan lawan sehingga bisa menangani serangan bertubi-tubi dari Angelie.

“Saya sudah antisipasi semua pergerakan lawan, sampai ketika dia terpeleset pada ronde ketiga,” ujarnya.

Pada ronde pertama, Priscilla menguasai jalannya laga dengan tampil tenang dan terus mengejar lawan untuk mendapatkan poin serangan.

Hingga pada ronde kedua, petarung asal Indonesia itu mendapatkan kesempatan poin pukulannya dengan serangan bertubi-tubi ke sisi atas petarung asal Mindanau itu.

Akhirnya, pada ronde ketiga yang menjadi ronde penetuan, Priscillia kembali mendapat peluang saat Angelie terjatuh karena terkena pukulan di kepalanya.

Esensinews.com – Haris Simamora (HS) dibutakan dendam membara hingga tega membunuh satu keluarga di Bekasi. Dia lalu merencanakan pembunuhan sadis itu. Ini rentetan pengakuan Haris.

Haris tega membunuh Daperum Nainggolan, Maya Ambarita, Sarah Nainggolan, dan Arya Nainggolan pada Senin (12/1/2018) malam. Jasad keluarga kecil itu ditemukan warga sekitar pada Selasa 13 November 2018 sekira pukul 06.30 WIB dikutip detik.com.

Jejak pelarian Haris diburu tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota. Haris akhirnya diamankan tim gabungan di kaki Gunung Guntur pada Rabu 14 November sekitar pukul 22.00 WIB.

Haris mengungkapkan sejumlah pengakuan. Dia menghabisi Daperum sekeluarga gegara kerap dihina tidak berguna. Kini, Haris telah berstatus tersangka dan ditahan Dia dijerat Pasal 365 ayat 3, 340, dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Berikut pengakuan Haris pembunuh satu keluarga di Bekasi:

Baper Dihina

Haris sering dihina tak berguna oleh korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Daperum Nainggolan.

“Setiap datang ke rumah (korban), dia dihina. Dianggap tidak berguna dan sebagainya,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (16/11/2018).

Hinaan itu, menurut pengakuan Haris, cukup sering dilontarkan dan membuat Haris sakit hati.

Rencanakan Pembunuhan

Dendam membakar Haris gegara baper dihina oleh korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris lalu diduga merencanakan pembunuhan sadis itu.

“Dia sudah merencanakan beberapa hari,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (16/11/2018).

Misteri Linggis 

Haris menceritakan melakukan pembunuhan itu pada Senin 12 November 2018. Haris mengaku menggunakan linggis dalam aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat.

“Sekitar pukul 23.00 WIB (Senin 12 November 2018), dia melakukan aksinya. Pas mereka tidur, dia ke belakang bawa HP. Dia sudah sering ke situ, dia tahu tempat perkakas di mana, dia lihat linggis. Akhirnya linggis dipakai untuk itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada Jumat (16/11/2018).

Linggis itu dipakai Haris untuk membunuh Daperum dan Maya yang sedang tidur. Polisi sempat mencari linggis tersebut pada Kamis (15/11) malam. Namun pencarian ditunda karena cuaca tidak mendukung. “Sampai sekarang belum ditemukan karena dibuang ke Kalimalang. Kemarin penyidik ke sana, karena hujan, banjir, deras airnya, makanya kita tunda,” kata Argo.

Linggis yang dipakai jadi senjata pembunuhan masih jadi misteri.

“Ada Apa, Om”?

Kegaduhan pembunuhan itu, sempat membagunkan buah hati Daperum dan Maya dari tidur nyenyaknya. Anak-anak itu lalu keluar dari kamar tidurnya.

“Saat kejadian (pembunuhan Daperum dan Maya), anak itu bangun mengetahui dan sempat bertanya, ‘Ada apa Om?’,” ucap Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat konferensi pers di kantornya, Jumat (16/11/2018).

Haris lalu mengajak keponakannya itu kembali ke kamar tidur. Bahkan dia sempat meninabobokan kedua bocah itu sebelum mencekiknya.

 

 

 

 

Editor : Sinta Merry

 

Esensinews.com – Petenis Serbia, Novak Djokovic akan menghadapi petenis Jerman, Alexander Zverev di final turnamen akhir tahun ATP Finals di London, Minggu (18/11/2018).

Djokovic lolos dengan mengalahkan petenis Afrika Selatan, Kevin Anderson 6-2, 6-2 di babak semi-final.  Ia kini mengincar gelar juara keenam di turnamen akhir tahun ini dikutip kompas.

Di final, Djokovic bertemu Zverev yang lolos dengan menyingkirkan petenis Swiss, Roger Federer 7-5, 7-6 (7/5). Zverev menggagalkan ambisi Federer untuk meraih gelar juara yang ke 100 sepanjnag karirnya dengan memenangi ATP Finals di O2 Arena, London ini.

Djokovic unggul segalanya atas Anderson.  Ia mematahkan servis petenis Afrika Selatan ini di awal set kedua dan gim kelima, serta mendominasi dengan servis yang akurat.

ATP Finals tampaknya akan menjadi puncak permainan Djokovic yang  hanya kalah dua kali sejak Juli lalu. Padahal Djokovic mengawali musim 2018 dengan kondisi baru pulih dari cedera siku.

Ketika pertandingan dilanjutkan, Zverev mampu menang dan kemudian berbalik unggul 5-4.

Pertandingan juga ditandai dengan permintaan pembawa acara di lapangan agar penonton menghormati Zverev dengan tidak mencemooh karena tindakan Zverev memang berdasarkan peraturan di lapangan.

“Mungkin para penonton tidak suka, namun saya agak kecewa dengan cemmooh penonton di akhir pertandingan,” kata Zverev.  “Mungkin mereka tidak mengerti apa yang terjadi. Di akhir pertandingan saya sudah meminta maaf kepada Roger dan dia bilang saya tidak perlu melakukan hal (permintaan maaf) itu,” lanjut Zverev.

Editor : Sinta Merry

Esensinews.com – Masa kampanye harus dibuat sebagai ‘pesta demokrasi’, bukan untuk menakut-nakuti rakyat. Pernyataan itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir dalam peluncuran ‘Jokowi App’ di acara #01Fest, Epicentrum Walk, Jakarta, Sabtu, 17 November 2018.

“Aplikasi Jokowi App merupakan bagian dari TKN untuk mendekatkan pasangan capres – cawapres Jokowi – Amin dengan rakyat. Dengan berita-berita di aplikasi ini, kita meluruskan banyak berita bohong yang beredar,” kata Erick.

Dipandu host Arie Daginkz dan Thessa Kaunang, Erick bersama Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong mengajak masyarakat Indonesia beramai-ramai mengunduh aplikasi ‘Jokowi App’ dari Google Play Store ponsel Android masing-masing. “Untuk pengguna iOS, aplikasi ini bisa segera diunduh di App Store pada pekan depan,” ungkapnya.

Selain Erick dan Usman, dari hadir pula Bendahara TKN Sakti Wahyu Trenggono, Koordinator Pemenangan Pemilu Rully Chairul Azwar, Direktur Program dan Kampanye Aria Bima, Direktur Konten Fiki Satari, Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Ida Fauziah, Direktur Relawan Maman Imanul Haq, Wakil Direktur Saksi Lukman Edy dan lain-lain.

‘Jokowi App’ terdiri dari beberapa kanal, di antaranya ‘Lebih Dekat Jokowi’, ‘Lebih Dekat KH Ma’ruf Amin’, ‘Kerja Jokowi’, ‘Indonesia Maju’, ‘Sudut Pandang’ dan ‘Suaraku’.

Pada kanal ‘Suaraku’, para caleg, relawan, dan masyarakat luas dapat berkontribusi melalui fitur user generated content. Pengunduh aplikasi dapat memberikan informasi kegiatan, masukan, maupun testimoni, baik dalam bentuk teks, meme maupun video.

Selain itu, aplikasi ini menyediakan pula game dan ruang interaktif yang memberikan poin, untuk ditukar dengan berbagai hadiah merchandise resmi ‘Jokowi-Amin’.

“Relawan harus satu dan solid untuk memperjuangkan pasangan nomor satu,” tegas Erick.

#01Fest di Epicentrum Walk malam ini juga dipakai sebagai momen peluncuran merchandise resmi pasangan ‘Jokowi-Amin’. Pengunjung acara antusias menyerbu Lapak01 tempat penjualan jaket, kaos, sepatu, mug, topi dan berbagai merchandise resmi ‘Jokowi-Amin’.

“Yang jelas merchandise kita keren, tak kalah dengan merchandise Asian Games,” kata Erick Thohir, yang sebelumnya dikenal sukses sebagai Ketua INASGOC, komite penyelenggara Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Senada dengan Erick, Direktur Program TKN, Aria Bima menegaskan, baik Jokowi App maupun merchandise paslon nomor urut 01 memang dikemas bergaya anak muda.

“Alat peraga ini dikesankan milenial. Minimal milenial suka, tapi yang tua kayak saya pun tidak takut menampilkannya, bahkan menambah kemudaan saya,” kata Aria Bima.

Politisi PDI Perjuangan ini melanjutkan, TKN menggunakan survei untuk menentukan model mana yang paling disukai anak muda. “Yang jelas, yang paling disukai dari seluruh simbol ini adalah #01 yang warna-warni. Ini menggambarkan keberagaman yang ada di Indonesia,” ungkapnya.

Jadi, tunggu apalagi? Segera unduh aplikasi ‘Jokowi App’ di ponsel Anda dan temukan kegembiraan politik dalam masa kampanye Pemilu yang menyatukan Indonesia!

 

 

 

Editor : Freddy

Catatan: Arief Gunawan, Wartawan Senior.

 

TEORI Agenda Setting dalam praktek media esensinya adalah menempatkan media sebagai “pusat penentuan kebenaran” yang dapat mengarahkan kesadaran dan perhatian publik kepada isu-isu tertentu.

Untuk mengarahkannya media melakukan priming (penonjolan) dan framing (membingkai) isu-isu yang dianggapnya penting.

Salah satu contoh dari peran media sebagai pengarah kesadaran dan pengarah perhatian publik juga pernah terjadi dalam Pilpres Amerika pada tahun 1988, melalui peristiwa Willie Horton, yang berakibat pada kekalahan capres dari Partai Demokrat, Michael Dukakis yang bersaing dengan capres dari Partai Republik, George W Bush Senior.

Siapa Willie Horton ?

Willie Horton adalah seorang pesakitan, warga kulit hitam dengan reputasi kejahatan yang tergolong sadis: pembunuh, pemerkosa, dan juga perampok.

William R Horton lahir pada 12 Agustus 1951.

Debutnya sebagai kriminal ia genapi dengan membunuh seorang petugas pom bensin, seorang remaja kulit putih berusia 17.

Setelah merampok uang di brankas ia membuang mayat ABG malang bernama Joseph Fournier itu ke tong sampah dengan 19 luka tusukan.

Akibat kejahatan yang dilakukan pada 1974 itu Horton dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan Northeastern, Massachusetts.

Pada 6 Juni 1986 Horton mendapatkan jatah dari program cuti narapidana yang diberlakukan oleh gubernur dan aparatur hukum Massachusetts, namun Horton tidak pernah kembali.

Dalam masa pelarian itu, pada April 1987 Horton kembali melakukan aksi keji. Ia melakukan dua kali perkosaan terhadap perempuan kulit putih di Oxon Hill, Maryland.

Kedua korbannya ini setelah diperkosa kemudian dibunuh dengan cambuk dan ditembak. Ia juga menyerang seseorang yang dia rampas mobilnya.

Kontroversi atas program cuti Horton ini oleh kubu George Bush Senior digunakan sebagai isu utama untuk menyerang dan menjatuhkan Michael Dukakis yang merupakan Gubernur Massachusetts pada waktu program cuti terhadap Horton diberlakukan.

Program cuti itu sendiri sebenarnya dimaksudkan sebagai bagian dari upaya merehabilitasi para narapidana.

Bush Senior secara berulang-ulang menyuarakan masalah program cuti narapidana dan efek kejahatan Horton ini di dalam pidato-pidato kampanyenya, yang tentu saja sangat menyudutkan Dukakis yang saat itu sudah mulai menenangkan nominasi capres dari Partai Demokrat.

Media-media pendukung Bush juga ikut menggoreng isu ini dengan bumbu-bumbu berita sensasional untuk menimbulkan efek kengerian di dalam masyarakat akibat program cuti dari Dukakis itu.

Tak dapat dihindari berita-berita dengan nuansa rasisme juga bermunculan, yang menyulut semangat anti warga kulit hitam. Media massa pendukung Bush Senior benar-benar mengipasi berkembangnya bara histeria di dalam masyarakat, sehingga isu-isu substantif yang rasional yang seharusnya menjadi pokok utama bahasan dan perdebatan kedua kubu capres, seperti isu pemulihan ekonomi, bergeser ke persoalan yang tidak signifikan dan rawan konflik seperti disintegrasi sosial.

Kondisi yang dibangun oleh media massa pendukung Bush Senior ini tentu saja dilakukan berdasarkan Agenda Setting. Melalui tiga unsur utama media yaitu pemberitaan, editorial, dan iklan.

Kubu Bush Senior bahkan membayar sangat mahal salah satu konsultan tersohor dunia untuk membuat berbagai content iklan untuk menjatuhkan citra Dukakis di mata publik dan menyalurkan iklan-iklan tersebut ke media massa.

Bagaimana dengan di sini ?

Dengan kampanye Pilpres 2019 yang kini sedang berlangsung ?

Esensinya ternyata ada kesamaannya dengan histeria kasus Willie Horton. Yaitu kampanye Pilpres 2019 saat ini wacananya tidak substantif, bahkan boleh dibilang dangkal dan primitif. Menyentuh SARA serta potensial menumbuhkan disintegrasi sosial.

Kedua kubu lebih banyak berkubang ke dalam hal-hal yang tidak penting, seperti perang kata-kata di
sosmed, memproduksi istilah-istilah atau kosakata, yang hanya memunculkan debat kusir semantik belaka. Bukan adu ide, gagasan, atau saling menawarkan solusi konkret atas berbagai persoalan ril yang sedang dihadapi oleh bangsa saat ini, terutama masalah perekonomian nasional.

Masyarakat tidak disuguhi oleh solusi, sehingga tidak melihat jalan keluar yang jelas bagi persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini.

Ada banyak kalangan berpendapat taktik ala Willie Hortonisasi ini sengaja dipakai untuk menutupi ketidakmampuan tim ekonomi dan ketidakmampuan di bidang lainnya.

Taktik ala Willie Hortonisasi dipakai untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari hal-hal yang substantif dan dari kondisi yang nyata yang sedang menghimpit rakyat negeri ini.

Siapa sutradara atau dalang pengadopsi taktik ala Willie Hortonisasi ini?

Siapapun dia, taktik seperti ini sangat berbahaya sebab misi dan “hasil kerjanya” adalah kehancuran dan perpecahan bangsa. ***

Willie Hortonisasi Pilpres 2019 www.twitlonger.com/show/n_1sqnk22?new_post=true

Esensinews.com – Dalam pertemuan ABAC Dialog with Leaders dengan tema _Inclusion in the Age of Disruption: Charting a Common Future,_ Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Perdana Menteri Vietnam Nguyễn Xuân Phúc, dan Utusan Khusus Cina Taipei Morris Chang membahas isu perdagangan, ekonomi global dan digital ekonomi.

Pertemuan yang dihelat di APEC Haus pada Sabtu, 17 November 2018 dihadiri pula oleh perwakilan ABAC dari keempat negara dan dimoderasi oleh Richard Cantor dari Amerika Serikat. Dari Indonesia hadir Ketua ABAC Indonesia Anindya Bakrie.

Dalam dialog tersebut, sebagaimana disampaikan Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Andre Omer Siregar yang turut mendampingi Presiden Jokowi mengatakan bahwa Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dengan menggunakan platform digital adalah prioritas Pemerintah Indonesia sejak tahun 2014 dan Indonesia diperkirakan menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara tahun 2020.

Sebagai gambaran, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa di Indonesia pada tahun 2017 tercatat 132,7 juta pengguna internet dan 92 juta pengguna _smart phone_, sehingga pemerintah harus terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur digital dengan penambahan serat optik Palapa Ring dan penataan spektrum frekuensi untuk menyediakan akses digital yang terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, Indonesia akan terus mengimplementasikan Peta Jalan Kebijakan E-Commerce untuk mendukung pengembangan e-commerce sebanyak 17 persen dan mencetak 1000 technopreneurs pada tahun 2020.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia memberikan perhatian besar terhadap generasi muda untuk Revolusi 4.0 melalui pendidikan vokasi, politeknik, dan balai latihan kerja. Oleh karena itu, pemerintah mendukung pemanfaatan teknologi di semua sektor misalnya Ruangguru di bidang pendidikan, atau GoJek di bidang transportasi. “Semua ini dilakukan untuk mendorong ekonomi yang inklusif,” kata Presiden Jokowi.

Untuk memastikan pembangunan yang inklusif di era digital, Presiden Jokowi mengingatkan agar ketimpangan digital harus diatasi melalui penyusunan peta jalan pengembangan _internet of things_, penyediaan _platform_ pemasaran digital bagi UMKM misalnya Tokopedia, Qlapa, serta pemanfaatan digital bagi daerah tertinggal melalui kerjasama dengan _marketplace_ dalam mengembangkan _platform e-commerce_ berbasis potensi daerah seperti pertanian dan perikanan, dan perbaikan kurikulum sekolah agar lebih siap menyambut era digital atau _digital-ready_.

“Di era digital ini, jangan sampai dilupakan aspek inklusifitas dimana manfaat pembangunan melibatkan dan dapat dinikmati semua orang. Dikhawatirkan bahwa mengabaikan inklusifitas dapat memperburuk kesenjangan. Dan kesenjangan akan menciptakan masalah sosial dan bahkan konflik,” ucap Presiden Jokowi.

Di akhir dialog tersebut, Presiden Jokowi secara tegas mengingatkan bahwa ketegangan antar negara besar dalam perdagangan dunia hanya akan merugikan masyarakat. “Dan ini pula yang juga dapat mendorong konflik sosial,” ujar Presiden Jokowi.

Port Moresby, 17 November 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.