Mendagri Utarakan ASN harus Bertindak Netral dalam Pilpres

Esensinews.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bertindak netral dalam pemilihan pilpres (Pilpres) 2019. Begitu pula, kepala daerah boleh tidak netral asalkan sesuai aturan Bawaslu sebab kepala daerah merupakan jabatan politik yang dipilih rakyat melalui pesta demokrasi.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Ecovention Ancol, Jl Lodan Timur, Jakarta Utara, Sabtu (17/11/2018).

“Penting netralitas ASN. Kami ikut dengan apa yang menjadi prinsip Kapolri dan TNI, Polri dan ASN itu harus netral. Yang boleh tidak netral tapi ada batas aturan Panwas dan Bawaslu adalah kepala daerah. Kepala daerah kan dipilih oleh satu partai atau gabungan partai,” tegas mantan Sekjen PDI-P ini.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kepala daerah harus mengajukan cuti jika ingin melakukan deklarasi terhadap pasangan capres cawapres. Kepala daerah juga tidak boleh membawa ajudan dan staf PNS-nya ketika menghadiri acara dukungan terhadap capres cawapres.

“Saya sampaikan kalau mau mendukung dan deklarasi paslon 01 dan 02 tolong ajukan cuti. Kalau mau deklarasi itu silakan tolong gunakan Sabtu-Minggu tanpa menggunakan anggaran, bawa ajudan dan staf-staf dari ASN. Semua sudah diatur oleh MenPAN-RB,” terangnya.

Bagi PNS di bawah kepala daerah kata dia, hanya boleh menjelaskan mengenai keberhasilan program pemerintah. Namun tetap tidak boleh menyerukan dukungan terhadap pasangan calon tertentu.

“Kalau aparat itu bolehnya hanya satu menjelaskan masyarakat tentang keberhasilan pak Jokowi dan JK sebagai presiden terpilih itu tapi kalau sudah kampanye pilih nomor 1 2 itu nggak boleh. Program pembangunan dan Pileg Pilpres harus bisa dibedakan,” ucapnya.

 

 

 

 

Editor : Freddy M

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bapak dan Anak asal Lahat Ditemukan Meninggal Dunia di Jalan Raya Sukabumi-Bogor

Sab Nov 17 , 2018
Esensinews.com – Bapak dan anak asal Provinsi Sumatera Selatan ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (16/11/2018) pukul 20.00 WIB. Keduanya yaitu Sumarjo (55) dan anaknya Sumardi Susilo (25), warga Desa Bedeng Bandar Agung, Kabupaten Lahat. Jasad bapak dengan anak itu ditemukan meninggal […]