Jokowi Dilapor ke Bawaslu, Moeldoko Sebut Kampungan

Esensinews.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Moeldoko mengaku heran dengan pihak-pihak yang melaporkan kebijakan Presiden Jokowi menggratiskan jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Menurut Moeldoko, kebijakan menggratiskan Suramadu merupakan tugas pokok Jokowi sebagai Presiden untuk menyejahterahkan rakyat.

“Jadi jangan dilihatnya (kebijakan itu-red) sepotong-potong, kampungan lah itu,” ujar Moeldoko di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma’ruf, jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, dikutip Sindonews.com Rabu (31/10/2018).

Moeldoko yang juga Kepala Staf Kepresidenan berharap semua pihak melihat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah secara utuh. Menurutnya, keputusan menggratiskan Suramadu dalam kapasitas Jokowi kepala negara dan kepala pemerintahan.

Sehingga, kata dia, tidak nyambung jika keputusan Jokowi tersebut dikaitkan dengan kapasitasnya sebagai calon presiden. Menurutnya, tugas Jokowi mau ada pilpres maupun tidak tetap sebagai presiden.

Selain itu, mantan Panglima TNI itu menegaskan, kebijakan itu keluar setelah presiden mendengar aspirasi dari masyarakat daerah yang menilai sulitnya investasi masuk karena biaya pengiriman logistik yang mahal.

“Sekarang sudahlah lepasin aja karena juga pemasukan kepada negara juga gak terlalu signifikan, tapi signifikan untuk investasi pengembangan wilayah madura itu. Nah ini melihatnya utuh,” tuturnya.

Editor : Ateng Sanusi

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Misteri Sopir Taksi Online Hilang di Palembang

Rab Okt 31 , 2018
Esensinews.com – Soyfan, seorang sopir taksi online di Palembang, sudah tiga hari tak pulang ke rumah setelah mengantar penumpang di kawasan KFC Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Sumatera Selatan (Sumsel). Istri Sofyan, Fitriana, merasa cemas karena akun pemesan dengan penumpang yang diantar suaminya berbeda. Ibu dari empat anak itu pun segera […]