Wanita Ini Punya Harta Rp 372 T dari Jualan Permen dan Cokelat

Esensinews.com – Tidak ada yang menyangka jika kembang gula alias permen bisa mengantarkan seseorang menjadi salah satu orang terkaya di Amerika Serikat (AS). Hal itu dialami langsung oleh Jacqueline Mars yang merupakan cucu dari Frank C Mars dan putri Forrest Mars yang merupakan pendiri Mars Incorporated sejak 1991.

Mars Incoporated terkenal sebagai perusahaan yang memproduksi beberapa jenis permen dengan merek Milky Way, Snickers, dan Bar Mars. Perusahaan yang membuat Jacqueline kaya raya ini didirikan oleh kakeknya sejak tahun 1911.

Fran Mars, kakek Jacqueline mengawali perusahaan ini dengan membuat cokelat di dapur rumahnya. Ayah Jacqualine memperluas bisnis dengan memperkenalkan inovasi seperti nougat rasa-malt. Meskipun Mars telah tumbuh secara eksponensial, ia masih tetap merupakan bisnis milik keluarga.

Berkat perusahaan keluarganya itu, Forbes menempatkan Jacqualine Mars sebagai orang AS terkaya ke-18 dan orang terkaya ke-36 di dunia. Jacqualine Mars juga telah memiliki sepertiga saham perusahaan keluarganya dengan lama pengabdiannya hampir 20 tahun.

Kekayaan Jacqualine Mars menurut Forbes sebesar US$ 24,8 miliar atau setara Rp 372 triliun. Dirinya juga terkenal sebagai filantropi alias donator di National Symphony Orchestra dan Australian Outback doctors.

Awal mula titik menuju kesuksesan seperti sekarang dimulai dari kelulusannya dari Miss Hall’s Scholl di Massachusetts. Dia kemudian lulus dengan gelar antropologi dari Bryn Mawr Collage.

Mars Incorporated dikenal karena memproduksi beberapa item permen populer seperti Milky Way, Snickers, dan bar Mars. Perusahaan ini juga memproduksi barang-barang non-confectionary seperti Combos, Paman Ben’s Rice dan Domino.

Namun kesuksesan Jacqualine dalam usaha tidak tercermin di dalam kehidupan pribadinya yang harus bercerai dengan David H Berger pada 1984. Dua tahun kemudian, ibu dengan tiga anak ini kembali menjalin pernikahan dengan Hank vogel. Namun, kisah cintanya kembali kandas pada 1994.

Meski hidup tanpa seorang pemimpin rumah tangga, Jacqualine bersama saudaranya, John Franklin Mars dan Forrest Edward Mars Jr mengambil alih sementara Mars karena ayahnya meninggal dunia pada 1999.

John Franklin menjadi CEO Mars, sedangkan dirinya diangkat sebagai Vice President di Mars Incorporated. Mars menjadi salah satu dari 5 perusahaan swasta terbesar di AS.

Mars sempat menjadi berita utama karena kecelakaan mengemudinya. Dia membawa enam penumpang pada 4 Oktober 2013. Di antara empat penumpang adalah seorang wanita berusia 86 tahun yang meninggal di TKP dan hamil delapan bulan yang kemudian mengalami keguguran. Mars mengaku bersalah dan menyatakan penyesalan atas kejadian tersebut.

Keluarga Ellisor meminta hakim untuk tidak memenjarakan Mars dan mengungkapkan bahwa mereka telah memaafkannya. Hakim tidak memenjarakan Mars dan memerintahkannya membayar denda US$ 2.500 dan menangguhkan SIM-nya selama enam bulan.

Saat ini, Jacqualine Mars memiliki tiga orang anak dan enam cucu dan juga merupakan sebagai Vice President of the US Equestrian Team. Kekayaan Jacqualine Mars saat ini tidak hanya berasal dari warisan, namun juga kerja keras, disiplin, dan insting bisnis yang tajam hingga mengantarkan dirinya sebagai salah satu wanita paling sukses.

 

Sumber : Detik.com

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Berkat Barang Super Mewah, Bernard Arnault Raup Harta Rp 1.000 T

Jum Okt 26 , 2018
Esensinews.com – Bagi orang-orang yang hobi belanja barang-barang mewah tentu tidak asing dengan Louis Vuitton, sebuah merek terkenal asal Perancis yang memproduksi produk fashion kelas dunia. Di balik kesuksesan Luis Vuitton tersebut adalah sosok Bernard Arnault yang berdiri di belakangnya. Berdasarkan catatan Forbes, keluarga Arnault mengantongi kekayaan US$ 71 miliar […]