Breaking News

Sean Gelael Akui Cukup Sulit Taklukan Sirkuit COTA Amerika

Esensinews.com – Pebalap Jagonya Ayam asal Indonesia, Sean Gelael, mengaku sedikit kesulitan saat menjalani FP1 GP Amerika di Circuit of The Americas (COTA), Jumat (19/10/2018).

Sean Gelael kesulitan saat di bagian cepat COTA karena ban depannya sudah mulai mengelupas.

“Ketika ban sudah mulai mengelupas saya butuh waktu agak lama untuk melaju cepat. Namun, apa pun itu sebagai pebalap saya ingin lebih baik dan lebih cepat di segala kondisi,” kata Sean Gelael.

Sean sebenarnya berharap cuaca kering dan lebih baik dari tahun lalu, namun yang ia dapat malah sebaliknya. Terlebih, Sean menggunakan mesin lama bukan baru seperti pebalap STR lainnya, Pierre Gasly.

Mesin Honda baru di mobil Sean dipasang sejak FP2 untuk Brendon Hartley. Karena menggunakan mesin baru untuk kedua pebalap setelah jatah habis, baik Gasly maupun Hartley akan kena penalti mundur beberapa posisi start dari hasil kualifikasi mereka.

Sementara itu, komponen-komponen power unit (mesin) baru yang digunakan Gasly dan Hartley adalah MGU-K (motor generator unit-kinetic), MGU-H (motor generator unit-heat), turbocharger, dan ICE (internal combustion engine). Penalti akibat penggunaan komponen melebihi jatah adalah start dari posisi belakang.

Menurut Hartley, dengan mesin lamac, penampilan Sean ini cukup bagus.un ini ku7

“Dia diprogramkan melahap banyak lap sehingga menjelang sesi berakhir bannya sudah aus. Itu pun selisih waktunya tak jauh dari Gasly yang memakai mesin dan ban baru,” ucap Hartley.

Sean menjadi pebalap paling sibuk di COTA dengan 21 lap. Dia memakai ban intermediate dan full wet. Catatan terbaiknya adalah 1:52.625.

 

Sumber : JagonyaAyam

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *