Esensinews.com – Pemerintah provinsi  Sulawesi Utara (Sulut) menyadari kebutuhan listrik yang meningkat signifikan sebagai bagian dari peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, baik berskala rumah tangga maupun industri.

Demikian dijelaskan Gubernur Olly Dondokambey ketika menyampaikan sambutan HUT ke-54 Provinsi Sulawesi Utara, 23 September 2018, pada rapat paripurna istimewa DPRD Sulut, pekan lalu.

“Kondisi kelistrikan di Sulut mengalami surplus sebesar 25 megawatt dengan sumberdaya terpasang 520,9 megawatt, daya mampu 400 megawatt,” tutur Olly Dondokambey.

Selanjutnya kata Olly, hal ini mampu mendorong ketersediaan listrik untuk skala industri dan rumah-tangga hingga 2018. Prosentase rumah tangga memiliki akses listrik mencapai 98,83 persen.

“Saya berkomitmen, ke depan seluruh rumah tangga di daerah ini memiliki akses listrik, dan semua kebutuhan energi listrik untuk industri dan perdagangan dapat terpenuhi,” terang Olly pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Andrei Angouw, didampingi wakil ketua Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Selain itu tambahnya, pemenuhan energi listrik ini berasal dari berbagai sumber, dengan meerhatikan sumber energi terbarukan.

“Sedangkan untuk infrastruktur di bidang pengelolaan lingkungan, telah direncanakan pembangunan tempat pengolahan akhir regional Ilo ilo Manado,” tandas mantan Wakil Ketua Banggar DPR ini pada rapat paripurna juga dihadiri Wagub Steven Kandouw dan sejumlah kepala daerah.

 

Editor : Jerry Palohoon

0Shares