Breaking News

Memanfaatkan Efek #2019GantiPresiden untuk Jokowi-Ma’ruf

Oleh: Inas N Zubir
(Ketua Fraksi Hanura)

#2019GantiPresiden, belum tentu efektif menggalang suara untuk Prabowo, pasalnya adalah gagasan 2019 ganti presiden masih terbelah antara kelompok yang mendukung Prabowo, kelompok yang sebelum pengumuman cawapres mendukung capres lain-nya dan HTI.

Sedangkan di level grass root, akan bertanya-tanya, kenapa Jokowi mesti diganti? apa yang salah dengan Jokowi? Maka akan berseliweranlah data dan fakta yang di hembuskan, ada yang terbantahkan, ada yang belum terbantahkan dan ada yang hoax dari tim Prabowo-Sandi.

Blunder kalau fihak Prabowo menarasikan bahwa tidak ada pembangunan di era Jokowi dan itu akan dibantah oleh grass root itu sendiri karena masyarakat juga tidaklah bodoh meneriman begitu saja informasi, bahkan ada yang sudah menikmati proses pembangunan yang begitu masif di era Jokowi, sehingga mereka-mereka ini secara tidak langsung akan menjadi marketing Jokowi-Ma’ruf.

Setiap kali masyarakat bawah yang sebelumnya tidak perduli dengan Jokowi kemudian akan bertanya-tanya, ada apa dengan 2019GantiPresiden, kemudian mereka akan mencari tahu ada apa dengan Jokowi, oleh karena itu perlu disebarluaskan informasi kepada grass root tentang hasil-hasil kerja Jokowi kepada masyarakat bawah, apalagi yang berkaitan dengan program-program grass root Jokowi.

Karena gerakan 2019GantiPresiden tidak dapat menawarkan program-program grass root bahkan tidak memunculkan nama capres dan cawapres mereka, maka tidak akan pernah melekat nama Prabowo-Sandi dalam benak mereka.

Oleh karena itu gerakan 2019GantiPresiden secara tidak disadari akan memberikan efek promosi untuk program-program serta hasil kerja nyata Jokowi dan hal ini harus dicermati oleh tim Jokowi-Ma’ruf untuk dikapitalisasi agar gerakan ini menjadi gerakan yang menguntungkan bagi Jokowi-Ma’ruf.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *