Drama “Playing Victim” Ala Neno

Oleh : Rudi S. Kamri

Hampir semua orang tahu Neno Warisman itu pemain drama yang handal. Dia pemain watak dan berkarakter di setiap perannya. Dia bisa memainkan karakter menangis tersedu-sedu dan mengharu biru. Pada saat airmata penonton belum kering, Neno Warisman sudah tertawa terkekeh-kekeh sedang berganti peran yang lain. Penonton terkecoh.

Kiprah wanita aktivis PKS yang bernama asli Titi Widoretno Warisman untuk selalu menyerang Pemerintahan Jokowi bukan hal yang aneh. Bukan karena agama atau apa karena Neno memang figur emak-emak yang digunakan oleh PKS untuk menghantam Pemerintah. Kalau saat ini Neno Warisman menggunakan kendaraan agama karena dia merasa dengan politisasi agama membuat dia mudah membohongi orang-orang yang kadar kecerdasan spiritualnya sangat minim.

Perlu diingat relijiusitas dan kecerdasan spiritualitas itu amat sangat berbeda. Dan Neno dengan cerdik bermain di area kelompok orang yang hanya sekedar relijius tapi tidak mempunyai kecerdasan spiritualitas.

Mantan istri Widiono Doni Wiratmoko yang lahir 21 Juni 1964 ini berulang kali memainkan peran didzolimi oleh aparat dan masyarakat. Dengan akting yang memelas dia sengaja memerankan orang yang teraniaya.

Padahal sejatinya dia adalah orang yang mendzolimi Presiden Jokowi. Dia sebenarnya yang menganiaya masyarakat dengan memberikan informasi sesat dan sengaja menyesatkan pikiran masyarakat.

Berjuang untuk jagoannya agar dipilih pada Pilpres 2019 atau deklarasi mendukung Prabowo 2019 itu *SANGAT BERBEDA* dengan gerakan ganti Presiden. Deklarasi mendukung Prabowo atau Jokowi secara konstitusional SAH. Tapi memprovokasi masyarakat dengan gerakan ganti Presiden 2019 pada saat tahapan pemilu belum dilakukan itu menurut saya merupakan tindakan *TIDAK BERETIKA* dan *TIDAK KONSTITUSIONAL,*. Jadi sejatinya Neno dan pasangannya yang melambai Mardani Ali Sera itulah yang sedang mendzolimi Presiden Jokowi.

Ibu tunggal dengan 3 orang anak itu akan terus merajalela keseluruh Indonesia untuk melakukan gerakan penyesatan masyarakat padahal tahapan kampanye belum dilakukan. Tapi Neno, Mardani dan gerombolannya kemaren terkecoh oleh Ahmad Dhani. Mereka berpikir Dhani yang asli Surabaya itu mempunyai pengaruh kuat di masyarakat Surabaya. Kenyataannya ???? Preeeetttttttt
Sebagian besar masyarakat Surabaya menolak kehadiran mereka. Rasakno ko’en

Hanya orang yang berakal sehat, yang punya nurani bersih dan orang yang mempunyai kecerdasan spiritualitas yang bagus yang tidak akan terpengaruh atau tersesatkan oleh gerakan Neno dkk.

Kenapa Neno dkk tetap gencar melakukan gerakan ganti Presiden ? Karena sebenarnya PKS dan Gerindra sendiri tidak punya program tandingan untuk melawan keberhasilan pemerintah. Untuk itu gerakan pembodohan seperti yang dilakukan Neno Warisman dkk yang diandalkan mereka.

Mungkin sebentar lagi mereka akan meniupkan issue Jokowi anak haram, Jokowi diragukan ayah ibunya, Jokowi antek Asing dan beberapa tuduhan palsu dan murahan yang dilemparkan ke masyarakat melalui agen-agennya seperti Neno dkk. Hanya masyarakat murahan yang akan termakan issue mereka. Dan saya yakin mayoritas masyarakat Indonesia bukan masyarakat murahan.

Mengapa issue agama Jokowi tidak lagi diserang ? Karena semua orang waras di dunia ini tahu bahwa kualitas keislaman Jokowi *Jauh Lebih Hebat* dibanding Prabowo. Apalagi ada KH Ma’ruf Amin. Orang waras mana yang berani memperbandingkan kesantrian dan kualitas keagamaan antara KH Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno ????

Jadi jangan kaget, ke depan Neno Warisman dkk akan semakin berperan “playing victim”. Dia akan semakin masuk kemana-mana bukan untuk deklarasi ganti Presiden tapi sekedar cari pijakan supaya dia bisa membuat video menyayat hati dan merasa terdzolimi lagi. Karena dia tahu gerakan mereka sudah ditolak dimana-mana. Dan kita orang waras yang tahu skenarionya hanya akan mentertawakan kelakuan bodoh mereka.

Pertanyaannya adakah agenda terselubung PKS melalui Neno Warisman dkk ?

Apakah gerakan mereka hanya sekedar ingin menaikkan Prabowo menjadi Presiden ?
Saya tidak yakin……

Yang saya yakini ada *dusta besar* yang disembunyikan di balik kutang eh gerakan Neno Warisman DKK….

*Salam Satu Indonesia*
27082018

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Emas Kesembilan di Cabor Pencak Silat di Rebut Sugianto

Rab Agu 29 , 2018
Esensinews.com – Kontingen Indonesia kembali menambah perbendarahan medali emas melalui pesilat Sugianto di Asian Games ke-18  Tahun 2018. Sugianto meraih emas kesembilan dengan meraih poin tertinggi di kelas seni tunggal putri di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (29/8/2018). Sugianto meraih poin tertinggi, yakni 471, […]