Korban Kebakaran di Gedung Kemenhub Termasuk Janggal

Esensinews.com – Kewajiban masyarakat mengetahui dan mentaati langkah-langkah keselamatan bila terjadi kebakaran di dalam gedung, prosedur tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Pemprov DKI Jakarta tentang No.143 Tahun 2016 tentang Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung dan Manajemen Keselamatan Kebakaran Lingkungan, termasuk memilih jalur evakuasi tangga darurat bila terjadi kebakaran di gedung tinggi.

Selain itu, ada juga SNI 03-1746-2000 (Revisi SNI 03-1746-1990) tentang Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Sarana Jalan ke Luar untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.

Dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi pada kebakaran di Gedung Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu pada tanggal 8 Juli 2018 lalu, menimbulkan kejanggalan adanya korban nyawa yang justru tewas menghirup asap di dalam ruang evakuasi bila terjadi kebakaran.

Untuk diketahui bahwa, ruang tangga darurat atau tangga kebakaran adalah standar area keselamatan penghuni gedung tinggi bilama ada terjadi bencana kebakaran, karena didesain khusus untuk menahan api dan memiliki ruang udara tekan dan supaya asap tidak masuk ke dalam ruang tangga, bisa juga menggunakan pressure fan yang berfungsi untuk memberikan tenakan pada udara di dalam ruangan.

Dilansir dari berbagai sumber, korban meninggal akibat kekurangan oksigen dan keracunan CO yang terkandung dalam asap, bukan karena luka bakar. Korban Pertama, Muhammad Ridwan Emaldi (29), pegawai Kementerian Perhubungan. Jenazah kedua dan ketiga adalah Santoso (40) dan Khoirul (37) merupakan pekerja kontraktor.

Dua korban tewas ditemukan di dalam ruang tangga darurat lantai 12 dan seorang korban tewas ditemukan di lantai 5.

Menurut keterangan dari petugas pemadam kebakaran bahwa dugaan tempat pertama titik kebakaran di P1 sisi 7, api relatif kecil, kemudian menyebar ke titik lainnya dan asap tebal menyebar ke atas.

 

Penulis : Rinaldo

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Karyono Wibowo Nilai Sektor Ekonomi akan jadi Isu Utama Pilpres

Rab Agu 15 , 2018
Esensinews.com – Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai isu ekonomi diprediksi akan menjadi isu utama dalam pertarungan Pilpres 2019 antara Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi. Jadi menurut Karyono, pasangan calon yang menguasai isu pertumbuhan ekonomi berpeluang besar untuk menang dalam Pilpres 2019. “Ternyata publik masih masih mengharapkan pemimpin yang […]