WNA Asal Nigeria Tetap Tersangka Pemalsuan KTP

Esensinews.com – Gugatan praperadilan yang diajukan warga negara Nigeria, Charles George Albert yang diadili oleh Pengadilan Negeri Singaraja, dinyatakan ditolak.

Alhasil, Warga Negara Asing (WNA) yang sempat tersandung kasus tindak pidana keimigrasian itu, tetap menyandang status sebagai tersangka.

Putusan itu kontan disambut suka cita oleh pihak Kantor Imigrasi Singaraja yang duduk sebagai termohon dalam gugatan praperadilan itu.

“Menolak permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya. Membebankan biaya perkara yang timbul berupa nihil,” kata hakim Dewi Sukrani.

Menurut hakim, langkah penyidik di Kantor Imigrasi Singaraja melakukan penangkapan terhadap Charles pada tanggal 2 Mei 2018 lalu, adalah sah.

Maka dengan mempertimbangkan hal tersebut, hakim menyatakan permohonan untuk membatalkan surat perintah penangkapan yang diterbitkan imigrasi, dapat ditolak.

Selain itu permohonan Charles untuk menyatakan proses penahanan tidak sah, cacat hukum, dan tidak mempunyai kekuatan hukum, juga ditolak.

Alasannya pemohon tidak dapat membuktikan bahwa penahanan dan perpanjangan penahanan yang dilakukan imigrasi, adalah tidak sah.

Sementara dua poin permohonan lainnya yang diajukan dalam sidang praperadilan juga ditolak hakim tunggal. Menurut hakim, pemohon telah keliru menempakan tindak penyidikan sebagai objek sengketa praperadilan.

Selain itu permohonan yang diajukan tidak bersifat hukum serta bukan merupakan objek sengketa praperadilan sehingga patut untuk ditolak.

 

Sumber : Radarbali

0Shares

goeh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Denny Sumargo Sempat tak Berpikir Menikah

Sab Agu 4 , 2018
Esensinews.com – Mantan pemain basket nasional Denny Sumargo mengaku sempat menarik diri dalam urusan asmara. Hal itu ia lakukan, lantaran sekitar empat tahun lalu pernah gagal menikah dengan mantan kekasihnya. “Saya sekitar 4 tahun lalu ya sebenarnya sudah punya pasangan dan hampir nikah, cuma enggak jadi toh. Enggak jadi karena […]