Esensinews.com – Satu pendaki dikabarkan meninggal dunia korban tersebut adalah nama Muhammad Ainul Muksin, 26 tahun, pendaki asal Makassar. Ainul meninggal akibat gempa Lombok. Sedang total yang terjebak di Taman Nasional Gunung Rinjani adalah 689 pendaki.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB.
“Korban atas nama Muhammad Ainul Muksin, 26 tahun, pendaki asal Makassar,” ujarnya seperti dilansir Tribunews.com Senin (30/7/2018)
Selanjutnya kata Sutopo, Muhammad Ainul meninggal dunia akibat tertimpa material longsor di jalur pendakian Gunung Rinjani.
“Hingga saat ini masih tahap evakuasi, jadi korban pendaki atas nama Muhammad Ainul Mukhsin masih berada di atas,” tambahnya.
Ainul sendiri, diujarkan Sutopo, merupakan mahasiswa dan meninggal di Pelawangan.
Terkait kondisi korban pendaki yang meninggal, Sutopo menegaskan bahwa proses evakuasi pendaki yang ada di gunung lebih berat daripada yang ada di daerah.
Diutarakan Sutopo, hal tersebut dikarenakan ada dua jalur yang pendakian Gunung Rinjani, yakni jalur Senaru dan Sembalun.
“Jika berjalan kaki dari jalur Senaru, ujar Sutopo, membutuhkan waktu 7 sampai 10 jam. Kalau dari Sembalun, butuh waktu 8 sampai 10 jam,” pungkas Sutopo.