Breaking News

Motif Pembunuhan atas Herdi di Penjaringan Mulai Terkuak

Esensinews.com – Akhirnya polisi mulai mengungkap motif dibalik penembakan terhadap Suherdi (44) alias Herdi Sibolga di Jalan Jelambar, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (20/7/2018).

Latar belakang sehingga pelaku menembak korban berdasarkan pemeriksaan kepolisian yakni dilatarbelakangi persaingan bisnis minyak solar.

“Penembakan itu dilakukan atas perintah AX,” ujar Argo kepada sejumlah wartawan Sabtu (28/7/2018).

Disebutkannya Herdi sebagai korban merupakan pengusaha minyak. Diduga sakit hati kepada korban sehingga pelaku AX tega menyuruh orang lain menghabisi nyawa Herdi secara sadis. Padahal, korban selama ini dikenal baik.

Berdasarkan informasi dari pelaku, korban Herdi Sibolga diketahui sebagai pengusaha sukses di bidang minyak solar perkapalan selama satu tahun terakhir.

Sementara AX juga pengusaha dengan bidang yang sama. Pelaku telah menjalankan usahanya selama tiga tahun terakhir namun kalah sukses dengan korban.

Terkait apakah komplotan penembak Herdi masuk dalam sindikat pembunuh bayaran, Argo menyebutkan sejauh ini polisi belum dapat memastikannya.

Sejauh ini, empat orang pelaku penembakan terhadap Herdi telah berhasil diringkus. Keempat pelaku tersebut berinisial AS alias N, JS, PWT, dan SM. Selanjutnya ucap Argo, polisi tengah memburu otak penembakan tersebut yakni AX.

Dari keempat orang pelaku polisi menyita satu unit sepeda motor merk Yamaha NMax warna abu-abu bernomor polisi B4243SCV. 

Motor itu digunakan pelaku saat melakukan penembakan kepada Herdi. Lalu, dua potong baju, dan topi, serta lakban yang digunakan eksekutor atau tersangka pada saat kejadian. 

Selanjutnya, kamera CCTV yang merekam kejadian, pistol FN yang digunakan untuk menembak korban, mobil Kijang Innova dan atribut yang digunakan pelaku.

“Para pelaku akan dijerat Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup,” ungkap dia.

 

Editor : Donny P

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *