Direktur Eksekutif IPI : JK-AHY, JK-Anies Bersanding bakal Gerus Elektabilitas Jokowi

ESENSINEWS.com - Jumat/06/07/2018
Direktur Eksekutif IPI : JK-AHY, JK-Anies Bersanding bakal Gerus Elektabilitas Jokowi
 - ()

Esensinews.com РWacana poros ketiga yang digaungkan Partai Demokrat dengan menyandingkan Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Jusuf Kalla-Anies Baswedan dapat menggerus elektabilitas Joko Widodo pada Pilpres 2019 nanti. 

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo saat menjadi nara sumber pada diskusi tentang “Peta Kekuatan Capres Pasca Pilkada Serentak”, di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2018).

Menurutnya, kalau seandainya muncul poros ketiga maka berpotensi menggerus elektabilitas Jokowi. Masalahnya, adalah elektabilitas Jokowi saat ini masih di kisaran 50 persen.

Berdasarkan hasil survei kuantitatif  yang dilakukanya pada 20 April sampai 20 Mei 2018 kata Karyono, dengan sampel 2040 responden, margin of error sekitar 2,2 persen, elektabilitas Jokowi sekitar 50 persen.

“Memang dari hasil survei itu Jokowi memang masih tinggi. Kalau kita bicara elektabilitas capres 2019, memang masih didominasi dua figur calon, Jokowi dan Prabowo. Tokoh-tokoh lain seperti Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, AHY, Muhaimain Iskandar, Sri Mulyani, dan Airlangga Hartarto. Ketum-ketum partai itu masih di bawah 5 persen. Jadi di bawah Prabowo itu ada Anies, ada AHY,” terangnya.

Selanjutnya ujar dia, bila dalam “top of mind”, jawaban spontan, apabila hari ini pilpres, langsung spontan menjawab Jokowi dengan 43,5 persen dan Prabowo 16,2 persen.

Sementara ia berpendapat dengan elektabilitas Jokowi sekitar 50 persen itu untuk ukuran incumbent belum pada posisi aman dan sangat rawan kalah dari lawannya.

Hal itu berbeda dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di periode kedua, dimana elektabilitasnya sekitar 70 persen, meskipun hasil akhirnya mengalami penurunan.

“Untuk kasus Jokowi saat ini, tim koalisinya jangan terlalu congkak, jangan sekedar membuat Jokowi itu senang confident. Beliau harus diberi masukan dengan kondisi riil. Ada pendapat pak Jokowi dipasangkan dengan siapa pun jadi, jangan. ini berbahaya. Saya sayang dengan Pak Jokowi, makanya saya ingatkan,” kata dia.

Tinggalkan Komentar

Kolom

Mungkin Anda melewatkan ini

Ketua KPK Beberkan Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia

Ketua KPK Beberkan Kasus Korupsi Terbesar di Indonesia

Kementan “Ditantang” Copot Izin Dupont Agricultural Products

Kementan “Ditantang” Copot Izin Dupont Agricultural Products

RR Maju Capres Terinspirasi Macron dan Lee

RR Maju Capres Terinspirasi Macron dan Lee

Kapolda: Polda NTB Sediakan Posko Bantuan Bencana Gempa 6,4 SR Lombok Timur

Kapolda: Polda NTB Sediakan Posko Bantuan Bencana Gempa 6,4 SR Lombok Timur

Berikut 13  Jenderal Polisi yang Lolos Administrasi Capim KPK

Berikut 13 Jenderal Polisi yang Lolos Administrasi Capim KPK

Tag

Baca Informasi Berita Aktual Dari Sumber terpercaya