Breaking News

Kapolda Papua Hadiri Acara Halal Bihalal di Kantor Kementerian Agama Jayapura

Esensinews.com – Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafly Amar hadir dalam kegiatan halal bihalal di Kantor Kementrian Agama, Provinsi Papua, Jalan Raya Abepura Kotaraja Kota Abepura, Senin (02/7/2018) Pukul 12.00 s/d 12.30 WIT.

Selain Kapolda, hadir juga dalam kegiatan tersebut yakni, Perwakilan Pejabat Kodam XVII Cenderawasih, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Jayapura beserta seluruh staf.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Papua dalam acara halal bihalal ini tentunya bukan di antara umat islam saja bahkan dengan seluruh masyarakat lainnya, karena konsepnya adalah saling maaf-memaafkan.

Dikatakannya, saling maaf-memaafkan adalah sesuatu yang mulia apalagi kita antar umat sesama manusia maka tentu adalah sesuatu yang baik apabila semangat saling maaf memaafkan ini menjadi sebuah tradisi di antara kita semua.

“Karena untuk bisa memaafkan orang lain itu adalah sesuatu persoalan yang tidak gampang, berarti kalau dengan tulus ikhlas dalam rangka menerima segala sesuatu yang kemungkinan saja ada kesalahan-kesalahan dilakukan oleh diri kita kepada orang lain dan orang lain kepada diri kita maka tentu adalah sesuatu yang baik apabila secara tulus ikhlas dengan tradisi maaf-memaafkan ini menjadi ajang silaturahmi di dalam upaya kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama, Kakanwil Pendeta Amsal.

“Tentunya kita sadar tantangan kebangsaan hari ini adalah bagaimana kita bisa memelihara kemajemukan bangsa kita dalam sebuah suatu suasana yang tetap rukun dan harmonis diantara seluruh pemeluk agama yang ada,” tandas Kapolda.

Kementerian agama menjadi Leading Sektor di dalam kepentingan umat, lintas agama tentu memiliki tantangan tersendiri seperti di daerah Papua ini.

Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih kepada kementerian agama terus bersama-sama dengan kita semuanya bergandengan tangan agar kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara ini walaupun kita berbeda agama Suku satu sama lainnya tetapi semangat persaudaraan di antara kita tidak pernah padam dan ini juga lah yang kita rasakan di tanah Papua ini.

“Tidak menjadi suatu persoalan diantara kita karena kita sama-sama menjalankan syarat agama sesuai dengan keyakinan kita,” urainya.

Karena menurut dia, negara telah memberikan jaminan bahwa kita adalah negara yang berdasarkan Pancasila apapun agama yang dipeluk oleh warga negara tentu harus dihormati, tentunya tugas negara lah menjaga kerukunan itu tugas negara lah yang meyakinkan semua pihak bahwa konstitusi negara menjamin setiap umat manusia dapat memeluk agama sesuai dengan keyakinannya dan dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan tata cara yang diyakininya dalam agama masing-masing.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada tokoh-tokoh agama yang banyak mengawal dalam menghadapi pesta demokrasi, keterlibatan tokoh-tokoh agama lintas agama agar masyarakat kita menjadi masyarakat yang tentunya menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan nilai-nilai keahlian berdasarkan kepada keyakinan agama masing-masing,” kata dia.

Demikian pula tutur Boy, keimanan adalah landasan bagi kita maka semakin baiklah perilaku manusia karena berdasarkan nilai-nilai akhlak pada ajaran agama dalam kehidupan apapun dan kita yakin akan terhindar dari jalan yang sesat di dalam menyikapi setiap persoalan.

“Hari ini kita bersyukur kepada Tuhan karena pesta demokrasi masih dalam keadaan kondusif dan damai, hati Memang panas Tapi tentu kita tetap mengedepankan berpikir yang jernih objektif. Hanya agama lah Yang menuntun kita untuk berpikir secara jernih objektif, makanya kami dari kepolisian sangat mendorong sekali agar nilai-nilai agama ini menjadi pijakan utama kita dalam melaksanakan tugas karena kita juga harus yakin Pancasila mengamanatkan kita seperti itu, sebagai warga negara tentunya sila pertama ketuhanan yang maha esa ini memberikan suatu makna bahwa kita harus menjadi insan yang bertaqwa beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Oleh karena itu lanjutnya, seluruh agama-agama yang ada diharapkan berlomba-lomba untuk mengajak semua umatnya agar hal-hal yang dimuliakan dalam agama kita itu menjadi sesuatu kehidupan kita sehari- hari.

 

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *